News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

ASEAN, Repatriasi Pengungsi Rohingya dan Kerumitan Kerumitannya

Abdu Rahman sebenarnya enggan menempuh pelayaran penuh marabahaya yang membuat nyawanya terancam setiap waktu. Tapi apa daya, pemuda Rohingya berusia 23 tahun itu tak punya pilihan, selain meninggalkan kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh.
Rabu, 13 Desember 2023 - 13:37 WIB
Repatriasi, solusi untuk akar masalah pengungsi Rohingya
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com- Abdu Rahman sebenarnya enggan menempuh pelayaran penuh marabahaya yang membuat nyawanya terancam setiap waktu. Tapi apa daya, pemuda Rohingya berusia 23 tahun itu tak punya pilihan, selain meninggalkan kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh.

"Perjalanan yang benar-benar mengerikan," kata Abdu Rahman, kepada stasiun televisi Australia, ABC, yang mewawancarai dia di Aceh setelah 17 hari mengarungi lautan ganas.

Aceh adalah wilayah Indonesia terdekat ke Myanmar. Untuk mencapai Aceh, seseorang harus berlayar sejauh 3.500 km dan mengarungi Laut Benggala dan Laut Andaman.

Sebelum mencapai Aceh, sebenarnya ada Kepulauan Andaman milik India dan pantai barat Thailand serta pantai utara Malaysia.

Namun, Abdu Rahman, seperti ribuan warga Rohingya lainnya sebelum dia, lebih memilih Aceh dan Indonesia, meski harus terlebih dahulu terkatung-katung di lautan.

Abdu dan ratusan Rohingya lainnya sampai kehabisan perbekalan dan harus menunggu hujan turun hanya demi bisa minum.

Dia adalah satu dari ratusan warga Rohingya yang belakangan ini berduyun-duyun mengungsi ke Aceh.

Sebagian warga Aceh sudah tak kuat lagi menampung mereka karena penduduk Aceh juga dihadapkan kepada kesulitan hidupnya sendiri.

Indonesia sebenarnya bukan tujuan Rohingya karena tujuan utamanya adalah Australia. Namun, setelah Australia tak bisa lagi menerima pengungsi Rohingya, tujuan pengungsian pun berubah.

"Mereka larinya ke Indonesia. Maksudnya mau transit, tapi lama-lama jadi tempat tujuan pengungsian, bukan transit," kata Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, beberapa waktu lalu.

Banyak warga Rohingya banting tulang hanya demi mengongkosi perjalanan penuh marabahaya, ke negeri lain, seperti Indonesia.

Lantas, mengapa gelombang pengungsi Rohingya terlihat lebih banyak, sehingga mengusik banyak pihak di Indonesia?

Dari berbagai laporan internasional, keadaan yang semakin buruk di tempat-tempat pengungsian Rohingya di Bangladesh, adalah faktor besar yang mendorong Rohingya mencari tempat lebih baik di negara lain.


Geng kriminal

Situasi buruk di berbagai kamp pengungsian di Cox's Bazar, Bangladesh, yang sudah menjadi kamp pengungsian terbesar di dunia itu, diperparah oleh kekerasan antargeng kriminal di kamp-kamp pengungsi.

Menurut BBC, geng-geng penyelundup narkotika dan perdagangan manusia telah mengubah kehidupan di Cox's Bazar menjadi neraka bagi sejuta Rohingya yang mengungsi ke Bangladesh pada 2017 guna menghindari penindasan yang sudah mengarah genosida di Myanmar.

Kebanyakan warga Rohingya tak memiliki identitas resmi karena pemerintah Myanmar tak mengakui mereka sebagai warga negaranya, sehingga saat mengungsi ke Bangladesh kebanyakan dari pengungsi tak memiliki dokumen resmi.

Padahal tanpa dokumen resmi, mereka sulit mendapatkan pekerjaan yang layak di Bangladesh, justru ketika mereka harus makan dan menafkahi keluarganya.

Mustahil mereka terus tergantung kepada bantuan kemanusiaan yang jumlahnya pun tak lagi sebesar dulu. Alhasil, mereka menjadi kian tak berdaya dan frustrasi.
​​​​​​
Dalam situasi sulit ini, kelompok-kelompok kriminal masuk merekrut orang-orang putus asa yang mau melakukan apa saja demi bertahan hidup.

Mereka lalu dijadikan target penyelundupan narkotika dari Myanmar ke Bangladesh, dan objek perdagangan manusia.

Dari hari ke hari, aksi geng-geng kriminal ini makin meresahkan.

Mengutip laporan BBC, sampai pertengahan Juli tahun ini sudah 48 orang terbunuh akibat kekerasan antargeng kriminal, padahal tahun lalu "baru" 40 orang.

Saat bersamaan Bangladesh mulai jenuh menampung pengungsi Rohingya.

Awalnya keputusan menerima pengungsi Rohingya sudah menjadi kesepakatan bersama di negara mayoritas Muslim tersebut.

Namun, mengutip laporan Sri Lanka Guardian pada 11 Desember 2023, setelah enam tahun berlalu, banyak warga Bangladesh menjadi tak sabar menghadapi situasi ini, khususnya warga Bangladesh yang tinggal di Cox’s Bazar. Mungkin karena ini pula Pemerintah Bangladesh merelokasi sebagian pengungsi Rohingya ke daerah terpencil di Pulau Bhasan Char.

Banyak penduduk Bangladesh, bahkan tak lagi ingin mempertahankan Rohingya di Bangladesh, sekalipun hanya sementara, sampai menunggu kondisi aman untuk kembali ke Myanmar.


Wajib repatriasi

Rakyat dan Pemerintah Bangladesh tak bisa disalahkan oleh sikapnya itu, apalagi mereka juga negara miskin yang pastinya kesulitan menghidupi sejuta pengungsi.

Selama ini, Bangladesh terpaksa menggunakan sebagian besar sumber daya nasionalnya yang sebenarnya terbatas untuk menutupi pengeluaran dan mengurangi dampak pengungsian terhadap perekonomian, masyarakat, dan lingkungan.

Bangladesh juga merasa ditinggalkan sendirian mengurusi sejuta pengungsi ketika negara-negara, seperti India dan China, yang seharusnya aktif membantu mereka, justru terlihat berpangku tangan.

Dengan situasi-situasi pelik seperti ini, tak mengherankan jika Bangladesh menjadi pihak yang paling aktif mendorong pemulangan atau repatriasi Rohingya ke Myanmar.

Bangladesh menganggap repatriasi adalah jawaban untuk krisis kemanusiaan di kamp-kamp Rohingya.

"Kami tak melihat opsi lain, kecuali pemulangan secara aman pengungsi Rohingya," kata Menteri Informasi Bangladesh Hasan Mahmud, seperti dikutip Dhaka Tribune, akhir Agustus lalu.

Sementara, Menteri Luar Negeri Bangladesh Abul Kalam Abdul Momen mendesak dunia dan kawasan terdekat Bangladesh, untuk aktif membantu warga Rohingya kembali ke Myanmar dengan selamat, aman, dan bermartabat.

Para pengungsi Rohingya sendiri masih berharap bisa kembali ke Myanmar, tetapi mereka tahu pasti Pemerintah Myanmar tak akan mau menjamin keamanan dan keselamatan mereka.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Kedua putusan tersebut menyentuh dua aspek fundamental dalam hubungan antara perusahaan asuransi dan pemegang polis
Ni Wayan Malana Sukses Amankan Satu Tempat di Babak Final Skateboard Nomor Street Putri Asian Games 2026

Ni Wayan Malana Sukses Amankan Satu Tempat di Babak Final Skateboard Nomor Street Putri Asian Games 2026

Skateboarder muda Indonesia, Ni Wayan malana sukses mengunci satu tempat di babak final nomor Street Putri Asian Games 2026.
Kalapas hingga Kasi Keamanan Lapas Cibinong Dicopot Buntut Temuan Fasilitas Mewah, Bakal Diperiksa

Kalapas hingga Kasi Keamanan Lapas Cibinong Dicopot Buntut Temuan Fasilitas Mewah, Bakal Diperiksa

Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rudi Setiawan mengatakan, pejabat yang dinonaktifkan merupakan yang bertanggung jawab dalam lapas.
Kapolri Ajak Jaga Persatuan: Perbedaan Jangan Jadi Jarak Keberagaman Kekuatan Indonesia Tantangan Global Kompleks

Kapolri Ajak Jaga Persatuan: Perbedaan Jangan Jadi Jarak Keberagaman Kekuatan Indonesia Tantangan Global Kompleks

Persatuan bukan hanya fondasi kehidupan berbangsa, tetapi juga modal penting agar pembangunan dapat terus berjalan. Di tengah berbagai tantangan global, Kapolri
FIFA Buka Peluang FIFA ASEAN Cup Digelar Lagi 4 Tahun Mendatang, Begini Syaratnya

FIFA Buka Peluang FIFA ASEAN Cup Digelar Lagi 4 Tahun Mendatang, Begini Syaratnya

FIFA membuka peluang FIFA ASEAN Cup kembali digelar empat tahun lagi, tetapi masa depan turnamen masih menunggu pembahasan soal kalender bersama AFC.
10 Ucapan Selamat HUT Kota Palu ke-48, Cocok untuk Caption Media Sosial

10 Ucapan Selamat HUT Kota Palu ke-48, Cocok untuk Caption Media Sosial

Berikut 10 contoh ucapan selamat HUT Kota Palu ke-48 tahun 2026, cocok digunakan sebagai caption media sosial.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral