GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penembakan di Texas Imbas Mudahnya Kepemilikan Senjata di AS

Negara bagian Texas telah mengesahkan Undang-Undang yang memungkinkan warga sipil membawa senjata api
Senin, 5 Juli 2021 - 23:53 WIB
Aksi penembakan
Sumber :
  • tvone

Texas, AS - Aksi penembakan di Negeri Paman Syam dalam beberapa tahun terakhir terus meningkat seiring kemudahaan mendapatkan senjata api di ratusan toko di AS. 

Mulai dari toko besar seperti Walmart, hingga toko kecil seperti Ken's Sporting Goods & Liquor Store. Kemudahan tersebut, membuat warga AS begitu mudah mendaptkan senjata api.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, puluhan pameran senjata api, yang dihadiri banyak warga hampir setiap akhir pekan digelar di seluruh negara bagian di  Amerika Serikat. Selain itu, tak jarang sejumlah orang juga membeli senjata api dari tetangga atau bahkan anggota keluarga mereka. 

Selain sejumlah kemudahan dalam kepemilikan senjata api, negara juga turut andil atas kemudahan tersebut. Negara bagian Texas telah mengesahkan undang-undang yang memungkinkan warga sipil  membawa senjata api dengan syarat memiliki lisensi,  telah mengikuti pelatihan, dan menjalani pemeriksaan latar belakang. 

Tetapi senat Partai Republik di Texas telah memilih untuk mencabut syarat-syarat itu, meskipun ada peringatan dari kelompok pengawas senjata bahwa tindakan tersebut dapat berbahaya.

Texas memiliki beberapa undang-undang senjata paling longgar di AS dan sudah mengizinkan senapan untuk dibawa ke tempat umum tanpa izin. Hal itu  memungkinkan siapa pun yang berusia 21 atau lebih untuk membawa senjata  kecuali mereka memiliki hukuman pidana atau batasan hukum sebelumnya.

Para pendukung aturan baru, yang sering dikenal sebagai "carry konstitusional", mengatakan bahwa mereka akan memungkinkan orang Texas untuk lebih membela diri di depan umum dan menghapus batasan yang tidak perlu pada hak konstitusional untuk memiliki senjata.

Sebelumnya, Insiden penembakan kembali terjadi di Amerika Serikat, tepatnya di wilayah Fort Worth, Texas yang melukai 8 orang. Penembakan  terjadi dekat tempat pencucian mobil dan berlangsung pada dini hari. 

Menurut keterangan kepolisian setempat, laporan soal penembakan itu datang pada pukul 01.30 waktu setempat , dari seorang anggota polisi yang ketika itu berada tak jauh dari lokasi penembakan. Laporan menyebutkan adanya  sejumlah letusan senjata di wilayah Fort Worth. 

Ketika sejumlah anggota polisi mulai berdatangan ke lokasi kejadian, mereka mendapati delapan orang mengalami luka tembak. Kemudian para korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami melihat begitu banyak kekerasan senjata berlangsung di negara ini. Kami benar-benar berharap agar warga di wilayah Fort Worth, Texas mencegah agar senjata api tidak digunakan oleh para kriminal dan kami   akan berusaha keras untuk memberantas penggunaan senjata api yang dapat merugikan masyarakat."ujar Neil Noakes.

kejadian penembakan yang berlangsung merupakan tragedi yang menyedihkan justru terjadi  saat warga Amerika sedang merayakan kemerdekaanya. (ap/imn/imi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terbongkar Tawaran Gaji Bojan Hodak Setinggi Langit, Ini Alasan Pelatih Tunda Perpanjangan Kontrak Persib

Terbongkar Tawaran Gaji Bojan Hodak Setinggi Langit, Ini Alasan Pelatih Tunda Perpanjangan Kontrak Persib

Bojan Hodak terus menunda kata sepakat atas penawaran perpanjangan kontrak yang disodorkan Persib.
ISKI Jatim Dilantik, Soroti Etika Komunikasi Gen Z di Era Digital

ISKI Jatim Dilantik, Soroti Etika Komunikasi Gen Z di Era Digital

Pengurus baru Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Jawa Timur, yang diketuai Dr Suko Widodo secara resmi dilantik.
KPK Geledah Sejumlah Ruangan di Gedung Terpadu Ponorogo

KPK Geledah Sejumlah Ruangan di Gedung Terpadu Ponorogo

Penyidik KPK kembali melakukan penggeledahan di Ponorogo, kali ini kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo yang berada di Gedung Terpadu lantai dua, Jalan Basuki Rahmat
KPAID Yogyakarta Tegaskan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Termasuk Kategori Hak Anak Berat

KPAID Yogyakarta Tegaskan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Termasuk Kategori Hak Anak Berat

Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Yogyakarta menyatakan bahwa dugaan kekerasan terhadap anak yang terjadi di Daycare Little Aresha masuk dalam kategori pelanggaran hak anak berat. 
Kata-kata Berkelas Nova Arianto usai Muncul Wacana Penghapusan Regulasi U-23 di Super League Musim Depan

Kata-kata Berkelas Nova Arianto usai Muncul Wacana Penghapusan Regulasi U-23 di Super League Musim Depan

Nova Arianto buka suara soal wacana penghapusan aturan pemain U-23 di Super League. Ia berharap pemain muda tetap bersaing dan punya kompetisi khusus usia muda.
Trending Topic: Penjelasan BRIN soal Mahkota Binokasih, Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Kabar Bahagia dari Sherly Tjoanda

Trending Topic: Penjelasan BRIN soal Mahkota Binokasih, Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Kabar Bahagia dari Sherly Tjoanda

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari sorotan pada sosok Dedi Mulyadi hingga Gubernur Sherly Tjoanda.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Pink Spiders semakin menunjukkan ambisinya jelang musim baru setelah merekrut Yensy Kindelán, usai sebelumnya juga mendatangkan sahabat Megawati Hangestri.
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
Selengkapnya

Viral