Rumor Kematian Wu Yifan (Kris EXO) Meledak di Weibo, Benarkah Eksidol Itu Meninggal di Penjara?
- Soompi
Jakarta, tvOnenews.com — Rumor kematian Wu Yifan atau Kris, mantan anggota boy group EXO yang kini menjalani hukuman atas kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur, kembali meledak di media sosial Tiongkok. Meski belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang, spekulasi itu dengan cepat menjadi perbincangan besar di platform Weibo.
Laporan terbaru datang dari media hiburan Taiwan, Sanli News, yang menyebut bahwa rumor tersebut menyebar dengan masif sejak 13 November. Rumor itu bermula dari unggahan seorang pria yang mengaku sebagai rekan satu angkatan Wu Yifan di penjara. Dalam tulisannya, ia menyatakan,
“Kris benar-benar sudah meninggal. Beberapa hari lalu, petugas lapas memberi tahu secara diam-diam bahwa Wu Yifan meninggal mendadak.” jelas orang dalam dikutip dari Sport Chosun.
Unggahan itu tak berhenti di situ. Penulis anonim tersebut juga menambahkan sejumlah klaim yang tidak dapat diverifikasi, termasuk spekulasi bahwa kematian itu terkait dugaan kekerasan di dalam penjara ataupun konflik dengan petugas lapas. Tidak ada bukti yang menguatkan klaim tersebut.
Tak lama, akun anonim lain ikut memicu penyebaran isu tersebut. Ia menulis bahwa Wu Yifan meninggal akibat kondisi kesehatan yang menurun karena berpuasa dalam jangka panjang. Sama seperti sebelumnya, klaim itu tidak disertai bukti maupun pernyataan resmi.
Bukan Pertama Kali Rumor Kematian Beredar
Ini bukan kali pertama rumor kematian Wu Yifan menggemparkan publik. Pada Maret lalu, ketika pemerintah Kanada mengumumkan eksekusi empat warganya di Tiongkok, spekulasi serupa muncul. Sebagian warganet menduga Wu Yifan mungkin termasuk di antara mereka karena ia memegang kewarganegaraan Kanada. Namun klaim tersebut segera terbantahkan karena keempat warga negara Kanada yang dieksekusi saat itu terjerat kasus narkoba, bukan kasus yang berkaitan dengan Wu Yifan.
Situasi tersebut menunjukkan bahwa rumor tentang dirinya kerap muncul sejak ia menjalani hukuman. Namun hingga kini, tidak ada satu pun rumor yang dapat dibuktikan.
Belum Ada Konfirmasi Resmi
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada konfirmasi dari otoritas Tiongkok, pihak penjara, keluarga, maupun perwakilan hukum Wu Yifan mengenai isu tersebut. Tidak adanya tanggapan resmi membuat rumor kematian itu terus berkembang liar, bertumpu pada klaim anonim yang tidak dapat diverifikasi.
Fenomena rumor semacam ini bukan hal baru di media sosial Tiongkok. Platform seperti Weibo kerap menjadi tempat lahirnya spekulasi terkait tokoh kontroversial, terutama ketika akses informasi resmi dibatasi dan kasusnya menjadi perhatian publik internasional.
Karier yang Terhenti karena Kasus Kejahatan Seksual
Wu Yifan, 35 tahun, sebelumnya menikmati popularitas global setelah debut sebagai anggota EXO pada 2012. Namun pada 2014 ia meninggalkan grup tersebut usai menggugat SM Entertainment terkait kontrak eksklusif. Setelah kembali ke Tiongkok dengan nama panggung Wu Yifan, ia sukses di dunia film, musik, dan iklan hingga menjadi salah satu selebritas pria paling berpengaruh.
Popularitas itu runtuh pada Desember 2020 ketika beberapa perempuan, termasuk influencer berusia 17 tahun, membeberkan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan olehnya. Kasus ini mengguncang publik Tiongkok dan memicu gelombang kritik tajam terhadap budaya selebritas di negara tersebut.
Pada 2022, pengadilan resmi menjatuhkan hukuman 13 tahun penjara kepada Wu Yifan atas kasus pemerkosaan dan tindakan tak senonoh berkelompok.
Kesimpulan: Rumor Besar, Fakta Nol
Sejauh ini, isu kematian Wu Yifan masih sebatas spekulasi tanpa dasar kuat. Sumber rumor tidak dapat dipercaya, bukti tidak ada, dan otoritas belum mengeluarkan pernyataan apa pun. Untuk saat ini, informasi yang dapat dipastikan hanyalah bahwa rumor tersebut kembali menjadi perbincangan di Weibo, tetapi kebenarannya belum dapat dibuktikan. (nsp)
Load more