Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Taiwan, Bangunan di Taipei Bergetar dan Ribuan Rumah Padam Listrik
- Antara
Meski demikian, otoritas menilai dampak gempa kali ini cenderung terbatas. Hal ini disebabkan oleh kedalaman gempa yang relatif dalam serta lokasi pusat gempa yang berada di lepas pantai. Kondisi tersebut dinilai mampu meredam energi gempa sebelum mencapai wilayah daratan yang padat penduduk.
Presiden Taiwan Lai Ching-te turut menyampaikan pernyataan resmi melalui media sosial. Ia memastikan bahwa pemerintah pusat dan daerah telah bergerak cepat untuk mengendalikan situasi dan memantau kondisi di lapangan.
“Situasi sejauh ini terkendali. Saya mengimbau seluruh warga untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan,” tulis Presiden Lai.
Taiwan dikenal sebagai salah satu wilayah dengan aktivitas seismik tertinggi di dunia. Pulau ini terletak di dekat pertemuan dua lempeng tektonik utama, yakni Lempeng Eurasia dan Lempeng Laut Filipina, yang membuatnya rawan mengalami gempa bumi.
Sejarah mencatat, gempa bumi besar pernah menimbulkan dampak fatal di Taiwan. Pada 1999, gempa berkekuatan 7,3 magnitudo menewaskan lebih dari 2.000 orang dan menyebabkan kerusakan infrastruktur besar-besaran. Sementara itu, gempa di Taiwan selatan pada 2016 juga merenggut lebih dari 100 korban jiwa.
Belajar dari pengalaman tersebut, Taiwan terus memperkuat sistem peringatan dini, standar bangunan tahan gempa, serta prosedur evakuasi. Gempa kali ini kembali menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam di kawasan rawan seismik. (nsp)
Load more