News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Investasi Energi Bersih Global Tembus USD2,2 Triliun pada 2025, PBB Tegaskan Transisi dari Fosil Tak Terbendung

PBB mencatat investasi energi bersih global tembus USD2,2 triliun pada 2025, menegaskan transisi dari energi fosil kian tak terelakkan.
Minggu, 11 Januari 2026 - 18:51 WIB
Investasi Energi Bersih Global Tembus USD2,2 Triliun pada 2025, PBB Tegaskan Transisi dari Fosil Tak Terbendung
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Investasi global di sektor energi bersih terus menunjukkan lonjakan signifikan sepanjang 2025. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatat total investasi energi bersih dunia mencapai rekor baru sebesar USD2,2 triliun, menegaskan bahwa transisi global dari energi fosil menuju energi terbarukan semakin tak terhindarkan.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyampaikan hal tersebut dalam pidato virtualnya pada Sidang Majelis ke-16 International Renewable Energy Agency (IRENA) yang digelar di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Minggu (11/1). Ia menyebut angka investasi tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan investasi global di sektor energi fosil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Transisi energi bersih tidak dapat dihentikan dan tidak bisa diputar balik,” tegas Guterres di hadapan para delegasi.

Menurut Guterres, lonjakan investasi ini didorong oleh kemajuan teknologi energi terbarukan yang semakin pesat serta penurunan biaya di berbagai sektor, mulai dari pembangkit listrik tenaga surya, angin, hingga teknologi penyimpanan energi. Kondisi tersebut membuat energi bersih semakin kompetitif dibandingkan energi berbasis bahan bakar fosil.

Namun di balik tren positif tersebut, Guterres mengingatkan masih adanya tantangan serius yang berpotensi memperlambat laju transisi energi. Salah satu persoalan utama adalah pembangunan infrastruktur yang belum sejalan dengan kecepatan inovasi teknologi.

Ia mengungkapkan, pada 2024 dunia menggelontorkan sekitar USD1 triliun untuk pembangkit listrik bersih. Namun, investasi pada jaringan listrik dan infrastruktur pendukung lainnya tercatat kurang dari setengah angka tersebut. Ketimpangan ini dinilai berisiko menghambat distribusi energi bersih secara optimal.

“Teknologi bergerak cepat, tetapi infrastruktur tertinggal,” ujar Guterres.

Selain itu, PBB juga menyoroti berbagai hambatan struktural yang masih dihadapi banyak negara, seperti proses perizinan yang panjang, keterbatasan kapasitas jaringan listrik, hambatan rantai pasok, serta meningkatnya tekanan terhadap pasar mineral kritis yang dibutuhkan untuk teknologi energi bersih.

Guterres secara khusus menyinggung kondisi negara berkembang, terutama di Afrika, yang masih menghadapi kesulitan besar dalam mengakses pembiayaan dengan biaya terjangkau. Padahal, kawasan tersebut memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar, baik dari tenaga surya, angin, maupun air.

Untuk menjawab tantangan tersebut, PBB menyerukan perlunya investasi besar-besaran pada jaringan listrik modern yang fleksibel dan tangguh. Guterres menekankan pentingnya penguatan interkoneksi lintas negara guna memastikan pasokan listrik yang stabil, sekaligus mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi seperti baterai.

Menurutnya, penyimpanan energi menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan listrik, terutama ketika ketergantungan pada sumber energi terbarukan yang bersifat intermiten semakin meningkat.

Tak hanya sektor kelistrikan, Guterres juga menyoroti pentingnya percepatan elektrifikasi transportasi. Ia menilai perluasan jaringan pengisian kendaraan listrik harus menjadi prioritas untuk menekan emisi karbon dari sektor transportasi, yang selama ini menjadi salah satu penyumbang emisi terbesar di dunia.

Selain investasi fisik, PBB menekankan urgensi reformasi kebijakan dan regulasi. Guterres meminta pemerintah di berbagai negara untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui aturan yang jelas, transparan, dan konsisten.

“Pemerintah harus menyediakan aturan yang jelas, kepastian waktu, serta perizinan yang lebih cepat,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa kepastian kebijakan merupakan kunci untuk menarik investasi swasta dalam skala besar.

Dalam pidatonya, Guterres juga mengaitkan agenda transisi energi dengan target iklim global. Ia mengingatkan hasil Konferensi Perubahan Iklim COP30 di Belém yang mengakui dunia berpotensi melampaui ambang batas kenaikan suhu global 1,5 derajat Celsius secara sementara.

“Tugas kita jelas, memastikan pelampauan itu sekecil dan sesingkat mungkin,” tegasnya.

Ia memperingatkan bahwa keterlambatan dalam menurunkan emisi akan meningkatkan risiko krisis iklim jangka panjang. Oleh karena itu, dunia dituntut untuk memangkas emisi secara lebih cepat, lebih dalam, dan merata di semua sektor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah tersebut, menurut Guterres, hanya dapat dicapai dengan mempercepat peralihan dari energi fosil, memperluas pemanfaatan energi terbarukan, serta meningkatkan efisiensi energi secara signifikan di tingkat global.

Dengan rekor investasi USD2,2 triliun pada 2025, PBB menilai momentum transisi energi bersih telah terbentuk. Tantangan ke depan adalah memastikan investasi tersebut diimbangi dengan pembangunan infrastruktur, kebijakan yang tepat, dan akses pembiayaan yang adil agar manfaatnya dapat dirasakan secara global. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terima Kasih Tijjani Reijnders! Keputusan Pindah ke Arab Untungkan AC Milan, Kakak Kandung Bintang Timnas Indonesia Akui Alasannya karena Uang

Terima Kasih Tijjani Reijnders! Keputusan Pindah ke Arab Untungkan AC Milan, Kakak Kandung Bintang Timnas Indonesia Akui Alasannya karena Uang

Tijjani Reijnders membuat pengakuan soal keputusannya pindah ke Arab Saudi. Ia secara terbuka menyebut faktor finansial menjadi salah satu alasan utamanya.
Menteri Koperasi Pastikan Perpres Koperasi Desa Segera Disosialisasikan, Manajer Dikontrak Dua Tahun di Bawah BUMN

Menteri Koperasi Pastikan Perpres Koperasi Desa Segera Disosialisasikan, Manajer Dikontrak Dua Tahun di Bawah BUMN

Payung hukum tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) resmi berkekuatan hukum usai disahkan oleh Kepala Negara. 
Jepang Kirim Sinyal Bahaya ke Timnas Indonesia, Hancurkan Juara Piala Dunia Jelang Bertemu di Piala Asia 2027

Jepang Kirim Sinyal Bahaya ke Timnas Indonesia, Hancurkan Juara Piala Dunia Jelang Bertemu di Piala Asia 2027

Jepang mengirim sinyal bahaya jelang Piala Asia 2027 setelah mengalahkan Uruguay 3-1. Hasil ini jadi peringatan bagi Timnas Indonesia di Grup F.
Indonesia Melesat ke Peringkat 16 Klasemen Sementara Raihan Medali Asian Games 2026 Usai Badminton Beri Emas

Indonesia Melesat ke Peringkat 16 Klasemen Sementara Raihan Medali Asian Games 2026 Usai Badminton Beri Emas

Badminton berhasil memberikan medali emas pertama bagi Indonesia setelah mengalahkan China di babak final nomor beregu putra di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Kamis (24/9/2026). 
Ditjenpas Jabar Buka Suara soal Klaster Mewah Lapas Cibinong, Ferdy Sambo Disebut Tak Tinggal di Sana

Ditjenpas Jabar Buka Suara soal Klaster Mewah Lapas Cibinong, Ferdy Sambo Disebut Tak Tinggal di Sana

Ditjenpas Jabar menyebut klaster mewah di Lapas Cibinong bukan hunian WBP. Ferdy Sambo dan napi lainnya disebut tetap menempati sel biasa.
Benarkah Harga Pertalite Melonjak Rp13.500 Mulai Lusa? Simak Jawaban Tegas Kementerian ESDM

Benarkah Harga Pertalite Melonjak Rp13.500 Mulai Lusa? Simak Jawaban Tegas Kementerian ESDM

Kementerian ESDM menanggapai isu di ruang digital yang menyebutkan harga BBM bersubsidi jenis Pertalite bakal melonjak hingga menyentuh Rp13.500 per liter per 26 September 2026.

Trending

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Bursa Kerja Online yang ditayangkan live melalui akun TikTok @dedimulyadiofficial dan dipandu langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Selengkapnya

Viral