News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

UN-Habitat Soroti Risiko Bencana Perkotaan di Negara Berkembang, Indonesia Diminta Waspada

UN-Habitat memperingatkan Indonesia soal risiko bencana perkotaan akibat permukiman informal di wilayah rawan banjir seperti Jakarta dan Semarang.
Jumat, 6 Februari 2026 - 15:43 WIB
UN-Habitat Soroti Risiko Bencana Perkotaan di Negara Berkembang, Indonesia Diminta Waspada
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Bencana banjir besar yang melanda Mozambique kembali membuka mata dunia terhadap rapuhnya kawasan permukiman informal di negara berkembang. Kondisi serupa dinilai juga berpotensi terjadi di Indonesia, terutama di kota-kota besar yang rawan banjir seperti Jakarta dan Semarang.

Regional Representative UN-Habitat Anaclaudia Rossbach saat World Governments Summit (WGS) 2026 di Dubai menegaskan bahwa pola kerentanan yang terjadi di Mozambique memiliki kemiripan kuat dengan situasi perkotaan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini bukan hanya tentang Mozambique dan Indonesia. Di banyak negara berkembang, lebih dari satu juta orang tinggal di permukiman informal yang sering berada di area berisiko tinggi seperti bantaran sungai dan wilayah pesisir,” ujar Rossbach.

Menurutnya, masyarakat miskin perkotaan menjadi kelompok yang paling terdampak ketika bencana terjadi dan juga yang paling sulit pulih akibat keterbatasan akses terhadap layanan dasar dan perlindungan sosial.

Permukiman Informal Jadi Titik Paling Rentan

Rossbach menjelaskan bahwa persoalan utama bukan semata bencana banjir, melainkan lokasi serta kualitas hunian yang sejak awal sudah berada di zona tidak aman. Di banyak kota berkembang, permukiman informal kerap tumbuh di wilayah rawan bencana karena keterbatasan akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau.

Ia menilai, kondisi di Mozambique dan Indonesia menunjukkan pola serupa, yakni kawasan permukiman dengan minim infrastruktur dasar seperti air bersih, sanitasi, listrik stabil, serta akses jalan yang memadai untuk evakuasi saat darurat.

“Mereka tinggal di daerah rawan banjir, perubahan iklim, bahkan longsor. Pola ini terlihat di Mozambique, Indonesia, dan banyak wilayah Global South lainnya,” kata Rossbach.

Situasi tersebut membuat kelompok masyarakat berpenghasilan rendah menjadi pihak pertama yang terdampak bencana dan paling rentan mengalami kerugian sosial maupun ekonomi jangka panjang.

Pemulihan Tidak Cukup dengan Relokasi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi strategi pemulihan pascabencana, Rossbach menekankan bahwa relokasi massal bukanlah solusi utama. Ia menyebut pemerintah perlu melakukan penilaian risiko secara komprehensif sebelum memindahkan warga dari permukiman yang terdampak.

“Relokasi bukan pilihan pertama. Yang penting adalah menilai risiko terlebih dahulu dan melihat apakah peningkatan infrastruktur masih memungkinkan di lokasi tersebut,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Emas Antam Hari Ini 10 Agustus 2026 Terpantau Stabil, Tetap di Angka Rp2.690.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 10 Agustus 2026 Terpantau Stabil, Tetap di Angka Rp2.690.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 10 Agustus 2026 terpantau stabil atau tetap di angka Rp2.690.000 per gram.
Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan Bidik Sejarah di Asian Games 2026, Kejar Medali Keempat

Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan Bidik Sejarah di Asian Games 2026, Kejar Medali Keempat

Perjalanan panjang Eko Yuli Irawan di panggung Asian Games belum berakhir. Lifter senior Indonesia tersebut diproyeksikan kembali memperkuat Merah Putih pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
Harga Pangan Hari Ini 10 Agustus 2026: Beras Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Melejit

Harga Pangan Hari Ini 10 Agustus 2026: Beras Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Melejit

Harga sejumlah bahan pangan strategis kembali bergerak naik pada awal pekan, Senin, 10 Agustus 2026.
Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia mulai mengalihkan perhatian ke FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal di Piala AFF. Skuad Garuda kini punya peluang bangkit dengan kekuatan terbaik.
Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Pelaku yang merupakan juru parkir memaksa dan membentak-bentak korban untuk membayar parkir Rp5 ribu. Pelaku dalam aksinya menggunakan karcis kadaluwarsa.
Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah menguat ke Rp17.810 per dolar AS dipengaruhi cadangan devisa Juli dan ketegangan Iran-AS di Timur Tengah. 

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Selengkapnya

Viral