GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AS Minta Warga Amerika Segera Tinggalkan Venezuela, Keamanan Memburuk Usai Maduro Ditangkap

Amerika Serikat mendesak warganya segera meninggalkan Venezuela menyusul memburuknya situasi keamanan pasca penangkapan Presiden Nicolas Maduro.
Minggu, 11 Januari 2026 - 21:08 WIB
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro
Sumber :
  • ANTARA/Anadolu/py

Venezuela, tvOnenews.com - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh warga negaranya yang berada di Venezuela untuk segera meninggalkan negara tersebut. Langkah ini diambil menyusul memburuknya situasi keamanan pasca penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh pasukan Amerika Serikat.

Dalam pernyataan resminya, otoritas AS menegaskan bahwa kondisi keamanan di Venezuela saat ini tidak stabil dan sulit diprediksi. Ketegangan politik, meningkatnya aktivitas kelompok bersenjata, serta lemahnya kontrol keamanan di berbagai wilayah dinilai berisiko tinggi bagi warga asing, khususnya warga Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah AS menyebut bahwa meskipun penerbangan internasional telah kembali beroperasi, warga Amerika tidak disarankan untuk menunda keberangkatan. Mereka diminta memanfaatkan setiap jalur penerbangan yang tersedia untuk segera keluar dari Venezuela demi keselamatan pribadi.

Risiko Penggeledahan dan Milisi Bersenjata

Salah satu ancaman utama yang disoroti dalam peringatan tersebut adalah aktivitas milisi bersenjata yang dikenal sebagai colectivos. Kelompok ini dilaporkan semakin aktif melakukan patroli tidak resmi, termasuk penggeledahan kendaraan di jalan raya untuk mencari warga Amerika atau pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat.

Departemen Luar Negeri AS mengingatkan bahwa warga negaranya berpotensi mengalami penahanan sewenang-wenang, pemeriksaan paksa, hingga intimidasi fisik. Situasi ini dinilai dapat terjadi kapan saja, terutama di wilayah perkotaan dan titik-titik strategis.

Penangkapan Maduro Jadi Titik Balik

Peringatan keamanan ini muncul sekitar sepekan setelah Presiden Venezuela Nicolas Maduro ditangkap dalam sebuah operasi kilat pasukan elite Amerika Serikat. Operasi tersebut dilakukan pada awal Januari dan berlangsung cepat dengan pengamanan ketat.

Maduro dilaporkan langsung diterbangkan ke Amerika Serikat dengan pengawalan ketat aparat penegak hukum federal. Ia dijadwalkan menjalani proses hukum di New York atas sejumlah tuduhan serius, termasuk keterlibatan dalam perdagangan narkoba, terorisme narkoba, dan kejahatan lintas negara lainnya.

Pemerintah Amerika Serikat menyatakan bahwa penangkapan tersebut merupakan bagian dari penegakan hukum internasional. Namun, langkah itu menuai kontroversi dan memicu gejolak besar di dalam negeri Venezuela.

Ketegangan Politik dan Dampak di Lapangan

Pasca penangkapan Maduro, Venezuela mengalami ketidakpastian politik yang signifikan. Struktur kekuasaan terguncang, sementara loyalis Maduro dan kelompok bersenjata dilaporkan masih aktif di sejumlah wilayah.

Situasi ini memicu kekhawatiran akan bentrokan, aksi balasan, hingga kekacauan keamanan yang lebih luas. Warga sipil dilaporkan membatasi aktivitas di luar rumah, sementara sejumlah fasilitas publik mengalami gangguan operasional.

Bagi warga asing, kondisi ini dinilai semakin berbahaya. Minimnya jaminan keamanan, terbatasnya perlindungan hukum, serta sulitnya akses bantuan darurat menjadi alasan utama AS mengeluarkan peringatan keras.

Reaksi Internasional dan Ketegangan Global

Penangkapan Maduro juga memicu reaksi keras dari sejumlah negara yang menilai tindakan AS sebagai pelanggaran kedaulatan Venezuela. Ketegangan geopolitik pun meningkat, memperburuk posisi Venezuela di tengah tekanan ekonomi dan krisis berkepanjangan yang sudah berlangsung bertahun-tahun.

Di sisi lain, pemerintah AS menegaskan bahwa keselamatan warganya menjadi prioritas utama, terlepas dari dinamika politik yang berkembang.

Imbauan Tegas untuk Warga AS

Dalam peringatannya, Departemen Luar Negeri AS memberikan sejumlah imbauan penting kepada warganya yang masih berada di Venezuela, antara lain:

  • Segera meninggalkan Venezuela menggunakan penerbangan komersial yang tersedia

  • Menghindari perjalanan darat yang tidak perlu

  • Menjauhi kerumunan dan aktivitas politik

  • Membatasi mobilitas, terutama pada malam hari

  • Tetap memantau informasi resmi dari otoritas AS

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah AS menegaskan bahwa situasi dapat berubah dengan cepat dan tanpa peringatan. Oleh karena itu, keputusan untuk bertahan di Venezuela dinilai memiliki risiko yang sangat tinggi.

Dengan meningkatnya ketegangan politik dan keamanan, Venezuela kini masuk dalam daftar negara dengan tingkat risiko ekstrem bagi warga Amerika Serikat. Pemerintah AS pun menegaskan bahwa keselamatan warga negara tidak dapat ditawar, dan langkah evakuasi menjadi pilihan paling aman saat ini.  (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pihak Denada Kecewa Sidang Kembali Tertunda, Kuasa Hukum Ressa Beri Sindiran Menohok

Pihak Denada Kecewa Sidang Kembali Tertunda, Kuasa Hukum Ressa Beri Sindiran Menohok

​​​​​​​Pihak Denada kecewa setelah sidang gugatan dari Ressa kembali tertunda. Kuasa hukum Ressa pun memberi sindiran menohok terkait penundaan tersebut.
Buka Puasa Bersama PB SEMMI, Kapolri Serukan Berjuang Bersama Bangun Bangsa

Buka Puasa Bersama PB SEMMI, Kapolri Serukan Berjuang Bersama Bangun Bangsa

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk berjuang dan bergerak bersama membangun Bangsa Indonesia.
Sebut Eksekusi Hotel Sultan Dipaksakan, Hamdan Zoelva Laporkan Ketua PN Jakpus dan Pengadilan Tinggi Jakarta ke KY

Sebut Eksekusi Hotel Sultan Dipaksakan, Hamdan Zoelva Laporkan Ketua PN Jakpus dan Pengadilan Tinggi Jakarta ke KY

Mantan Ketua MK Hamdan Zoelva merasa ada perlakuan berbeda di muka hukum oleh pengadilan terhadap Indobuildco dibandingkan dalam sengketa Hotel Sultan.
Lawan Main Nekat, Leo/Bagas Akui Kerepotan Hadapi Ganda Malaysia di 16 Besar Swiss Open 2026

Lawan Main Nekat, Leo/Bagas Akui Kerepotan Hadapi Ganda Malaysia di 16 Besar Swiss Open 2026

Leo/Bagas kandas di tangan ganda Malaysia pada babak 16 besar Swiss Open 2026.
Hasil Super League: Persis Solo Mengamuk di Manahan, Bali United Digulung 3 Gol Tanpa Balas

Hasil Super League: Persis Solo Mengamuk di Manahan, Bali United Digulung 3 Gol Tanpa Balas

Persis Solo tampil perkasa usai menaklukkan Bali United di Stadion Manahan. Kemenangan penting ini membawa Laskar Sambernyawa untuk sementara keluar dari zona degradasi.
Ramalan Cinta Shio 13 Maret 2026: Tikus, Kerbau, Macan, hingga Babi

Ramalan Cinta Shio 13 Maret 2026: Tikus, Kerbau, Macan, hingga Babi

​​​​​​​Ramalan cinta shio 13 Maret 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan hingga Babi. Simak peruntungan asmara tiap shio, baik yang berpasangan maupun single hari ini

Trending

Resmi Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Thom Haye Pamit Tinggalkan Persib Bandung

Resmi Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Thom Haye Pamit Tinggalkan Persib Bandung

Thom Haye pamit dari Persib Bandung setelah dicoret dari skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Gelandang naturalisasi itu memilih pulang ke Belanda.
Susul Beckham Putra hingga Eliano Reijnders yang Masuk Skuad Timnas Indonesia, Kini Bek Persib Ini Ikut Dipanggil Timnas

Susul Beckham Putra hingga Eliano Reijnders yang Masuk Skuad Timnas Indonesia, Kini Bek Persib Ini Ikut Dipanggil Timnas

Bek Persib Frans Putros menyusul 3 rekannya yang dipanggil Timnas Indonesia. Ia kini dipanggil Irak untuk play-off Piala Dunia 2026.
Top 3 News: Izin Operasional SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Jabar KDM, PP 9 Tahun 2026 Terbit hingga Abu Janda Mengamuk

Top 3 News: Izin Operasional SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Jabar KDM, PP 9 Tahun 2026 Terbit hingga Abu Janda Mengamuk

Pemberitaan penerbitan SK Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) cabut izin operasional SMK IDN Bogor, aturan THR dan gaji ke-13 dalam PP 9 Tahun 2026, dan Abu Janda mengamuk berujung diusir terpopuler di kanal News tvOnenews.com.
Top 3 Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit, Bek Persib Ikut Dipanggil ke Skuad Garuda, Pemain Keturunan Solo Jadi Kunci di Klub Thailand

Top 3 Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit, Bek Persib Ikut Dipanggil ke Skuad Garuda, Pemain Keturunan Solo Jadi Kunci di Klub Thailand

Tiga topik hangat mengenai nasib, nilai jual, dan konsistensi para pemain keturunan Timnas Indonesia jadi informasi yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com.
Kedubes AS: Iran Mungkin Serang Infrastruktur Energi Amerika di Irak

Kedubes AS: Iran Mungkin Serang Infrastruktur Energi Amerika di Irak

Kedutaan Besar AS di Baghdad memperingatkan warganya pada Rabu bahwa Iran mungkin menargetkan infrastruktur minyak dan energi milik Amerika di Irak di tengah operasi militer AS-Israel terhadap Republik Islam Iran
Gagal Bela Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Solo Ini Kini Menjadi Kunci di Klub Thailand

Gagal Bela Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Solo Ini Kini Menjadi Kunci di Klub Thailand

Gagal bela Timnas Indonesia, winger keturunan Solo, Ilias Alhaft, kini menjadi pemain kunci Bangkok United di Thailand, menorehkan gol penting di ajang ACL 2.
Akui Salah, Rismon Sianipar Kini Nyatakan Ijazah Jokowi Asli Usai Jadi Tersangka: Watermark dan Embos Memang Ada

Akui Salah, Rismon Sianipar Kini Nyatakan Ijazah Jokowi Asli Usai Jadi Tersangka: Watermark dan Embos Memang Ada

Hal itu disampaikan setelah Rismon melakukan penelitian ulang selama kurang lebih dua bulan terakhir terhadap dokumen yang menjadi perdebatan publik tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT