News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Strategi Pertahanan Baru AS, Dorong Sekutu Belanja Militer 5 Persen PDB

AS memiliki strategi pertahanan baru. Yakni mendorong seluruh sekutu dan mitra Washington meningkatkan belanja militer hingga lima persen dari PDB
Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:38 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Sumber :
  • ANTARA

tvOnenews.com - Amerika Serikat (AS) memiliki strategi pertahanan baru. Yakni mendorong seluruh sekutu dan mitra Washington meningkatkan belanja militer hingga lima persen dari produk domestik bruto (PDB) serta mengambil tanggung jawab lebih besar atas keamanan nasional masing-masing.

Dokumen Pentagon itu menegaskan agenda Presiden Donald Trump tentang “America First” dan “peace through strength”, seraya menyebut sekutu harus berperan lebih besar, bukan lagi sebagai “ketergantungan generasi terakhir”, karena AS perlu memprioritaskan pertahanan wilayahnya dan kepentingannya di Belahan Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami akan mendorong agar sekutu dan mitra memenuhi standar ini di seluruh dunia, bukan hanya di Eropa,” bunyi Strategi Pertahanan Nasional pertama sejak Trump kembali menjabat setahun lalu, merujuk pada target lima persen.

Dokumen itu menyatakan bahwa bila sekutu memenuhi target tersebut bersama AS, mereka akan mampu membangun kekuatan untuk mencegah atau mengalahkan calon lawan di setiap kawasan utama dunia, bahkan menghadapi agresi secara bersamaan.

Anggota NATO telah berkomitmen memenuhi tuntutan Trump menaikkan belanja pertahanan dari dua persen menjadi lima persen PDB pada 2035. Target baru NATO terdiri dari 3,5 persen untuk belanja militer inti dan tambahan 1,5 persen untuk pengeluaran terkait keamanan.

Sambil memuji Eropa dan Korea Selatan karena berkomitmen menaikkan anggaran pertahanan sejak Trump kembali berkuasa, dokumen itu mengisyaratkan sekutu besar lain, termasuk Jepang, akan menghadapi tekanan lebih besar dari Washington.

Sejalan dengan Strategi Keamanan Nasional yang dirilis Gedung Putih pada Desember, dokumen pertahanan tersebut menyinggung China dan pembangunan militernya yang pesat, meski dengan nada lebih lunak dibanding versi sebelumnya.

Pendekatan pemerintahan Trump disebut untuk menangkal China di Indo-Pasifik melalui kekuatan, “bukan konfrontasi”.

Dalam dokumen 34 halaman itu tidak ada penyebutan Taiwan, pulau yang diperintah sendiri dan diklaim China, di tengah meningkatnya tekanan militer Beijing di kawasan tersebut.

“Presiden Trump menginginkan perdamaian yang stabil, perdagangan yang adil, dan hubungan saling menghormati dengan China,” bunyi dokumen itu, seraya menambahkan bahwa tujuan Washington bukan untuk mendominasi Beijing.

“Tujuan kami sederhana: mencegah siapa pun, termasuk China, mendominasi kami atau sekutu kami,” lanjutnya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, militer AS akan membangun “pertahanan penolakan yang kuat” di sepanjang rantai pulau pertama, dari Jepang melalui Taiwan dan Filipina hingga Kalimantan, yang mengelilingi perairan pesisir China.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbeda dari strategi keamanan terbaru Gedung Putih, dokumen pertahanan ini menyinggung Korea Utara, yang disebut menimbulkan ancaman militer langsung terhadap Jepang dan Korea Selatan.

Namun, dokumen itu juga menyatakan Korea Selatan mampu memikul tanggung jawab utama untuk menangkal Korea Utara dengan dukungan AS yang lebih terbatas, mengingat peningkatan kemampuan militernya dan wajib militer. (ant/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Alasan John Herdman panggil striker Persija Jakarta Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 dibongkar oleh pengamat senior Bung Ropan.
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Viral, Pemotor di Jakbar Jadi Korban Begal Sadis, Polisi Turun Tangan

Viral, Pemotor di Jakbar Jadi Korban Begal Sadis, Polisi Turun Tangan

Sebuah aksi begal sadis yang terekam kamera dan viral di media sosial menimpa seorang pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat. 
Blak-blakan Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bakal Kalah dari China di Piala Asia U-17 2026

Blak-blakan Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bakal Kalah dari China di Piala Asia U-17 2026

Media Vietnam meragukan peluang Timnas U-17 Indonesia dan memprediksi kekalahan dari China di laga pembuka Piala Asia U-17 2026 usai performa buruk.

Trending

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Alasan John Herdman panggil striker Persija Jakarta Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 dibongkar oleh pengamat senior Bung Ropan.
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Tengah ramai isu sertifikat mualaf Richard Lee yang dicabut Koh Hanny Kristianto menjadi perhatian publik. Juga direspons oleh Pendakwah Koh Dondy Tan
Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap kata saat hendak melepas jemaah calon haji Maluku Utara dari embarkasi 13 Makassar yang hendak bertolak ke tanah suci.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar terbaru proses naturalisasi pemain keturunan jelang perjuangan Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday Juni 2026 mendatang, ada nama baru yang muncul?
Selengkapnya

Viral