GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

UN-Habitat Soroti Risiko Bencana Perkotaan di Negara Berkembang, Indonesia Diminta Waspada

UN-Habitat memperingatkan Indonesia soal risiko bencana perkotaan akibat permukiman informal di wilayah rawan banjir seperti Jakarta dan Semarang.
Jumat, 6 Februari 2026 - 15:43 WIB
UN-Habitat Soroti Risiko Bencana Perkotaan di Negara Berkembang, Indonesia Diminta Waspada
Sumber :
  • Istimewa

Menurutnya, pemerintah perlu memprioritaskan:

  • peningkatan infrastruktur dasar,

  • perbaikan kualitas hunian,

  • peningkatan akses layanan publik dan mobilitas,

  • integrasi kawasan informal ke dalam struktur perencanaan kota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rossbach juga menegaskan pentingnya kebijakan perumahan nasional yang kuat dan berkelanjutan. Tanpa itu, masyarakat berpenghasilan rendah akan terus mencari hunian murah di lokasi yang tidak aman dan tidak sehat.

“Jika negara tidak memiliki sistem produksi perumahan yang berkelanjutan, kawasan kumuh baru akan terus bermunculan dan memperbesar risiko bencana,” tegasnya.

Indonesia Diminta Antisipasi Risiko Bencana Perkotaan

Dengan laju urbanisasi yang cepat dan banjir yang berulang di berbagai daerah, Rossbach menyampaikan sejumlah rekomendasi agar Indonesia tidak menghadapi bencana perkotaan berskala besar seperti yang terjadi di Mozambique.

Pertama, ia mendorong pemerintah memasukkan kawasan informal ke dalam perencanaan kota secara inklusif, bukan justru menghapus keberadaannya.

“Mulailah dengan urban planning yang mengakui permukiman informal dan mengintegrasikannya ke dalam pembangunan kota. Dengan begitu, sumber daya bisa digunakan untuk memperbaiki, bukan menyingkirkan,” katanya.

Kedua, Rossbach menekankan pentingnya pengendalian ekspansi kota dan perlindungan ruang hijau. Menurutnya, perluasan kawasan perkotaan tanpa kendali justru memperbesar tekanan terhadap lingkungan dan meningkatkan risiko bencana.

“Minimalkan urban sprawl, lindungi ruang alam sekitar kota, dan manfaatkan lahan kosong di dalam kota untuk perumahan baru agar infrastruktur yang ada bisa dioptimalkan,” jelasnya.

Ketiga, ia menyoroti perlunya investasi serius di kawasan informal, tidak hanya dari sisi fisik tetapi juga sosial.

“Membangun komunitas yang tangguh bukan hanya soal infrastruktur. Ikatan sosial dalam masyarakat juga harus diperkuat karena mereka adalah responden pertama saat bencana terjadi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rossbach juga menambahkan bahwa kesenjangan kemampuan masyarakat dalam membeli rumah masih sangat besar. Oleh karena itu, pemerintah perlu menempatkan peningkatan pendapatan rumah tangga sebagai bagian dari strategi pembangunan perumahan melalui insentif, subsidi, dan program penguatan daya beli.

Menurut UN-Habitat, langkah-langkah tersebut menjadi kunci agar kota-kota di Indonesia dapat tumbuh secara inklusif sekaligus lebih tangguh menghadapi ancaman bencana di masa depan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BSD City Gandeng ASIX Bangun Pusat Akademi AI dan Robotik, Targetkan Jadi Ekosistem Teknologi Kelas Dunia

BSD City Gandeng ASIX Bangun Pusat Akademi AI dan Robotik, Targetkan Jadi Ekosistem Teknologi Kelas Dunia

Kolaborasi dengan ASIX Indonesia menjadi langkah konkret BSD City sebagai township masa depan yang tidak hanya unggul dari sisi infrastruktur fisik, tetapi juga sebagai pusat inovasi.
Media Italia Tiba-Tiba Sindir Emil Audero usai Kiper Timnas Indonesia Bawa Kabar Baik untuk John Herdman

Media Italia Tiba-Tiba Sindir Emil Audero usai Kiper Timnas Indonesia Bawa Kabar Baik untuk John Herdman

Media Italia mendadak menyindir Emil Audero setelah sang kiper Timnas Indonesia membawa kabar baik untuk John Herdman. Sang penjaga gawang baru saja meraih hasil positif di Liga Italia.
Menko Perekonomian Safari ke Eurasia, Target Kesepakatan Konkret Perdagangan dan Investasi

Menko Perekonomian Safari ke Eurasia, Target Kesepakatan Konkret Perdagangan dan Investasi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan safari diplomasi ekonomi ke Kazakhstan, Rusia dan Belarus guna memburu pasar baru sekaligus
Dua Siswa Madrasah Aliyah Padang Dikeluarkan dari Sekolah Karena Nunggak Bayar Seragam Rp300 Ribu

Dua Siswa Madrasah Aliyah Padang Dikeluarkan dari Sekolah Karena Nunggak Bayar Seragam Rp300 Ribu

Ironis nasib dua siswa Madrasah Aliyah (selevel SMA) MAS Al Furqan yang tinggal di Panti Asuhan Nur Ilahi, Kota Padang, Sumbar, begitu diksi yang dialamatkan
Bank Indonesia Catat Indeks Keyakinan Konsumen Naik Tipis, Tapi Alarm Pelemahan Ekonomi Mulai Terlihat

Bank Indonesia Catat Indeks Keyakinan Konsumen Naik Tipis, Tapi Alarm Pelemahan Ekonomi Mulai Terlihat

Kepercayaan masyarakat terhadap ekonomi masih berada di zona optimistis, tetapi laju optimismenya mulai kehilangan tenaga dalam beberapa bulan terakhir.
Berpotensi Kembali ke Manchester United, Begini Jawaban Marcus Rashford soal Masa Depannya di Barcelona

Berpotensi Kembali ke Manchester United, Begini Jawaban Marcus Rashford soal Masa Depannya di Barcelona

Marcus Rashford berbicara mengenai masa depannya di Barcelona setelah keberhasilan meraih gelar juara Liga Spanyol. Sang penyerang bisa kembali ke Manchester United di akhir musim.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral