GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Mojtaba Khamenei, Pewaris Bayangan Teheran: Anak Sang Pemimpin yang Menggenggam Kekuasaan Tanpa Jabatan

Profil Mojtaba Khamenei, putra Ali Khamenei yang disebut-sebut jadi pewaris takhta Iran. Penguasa bayangan dengan jaringan kuat IRGC dan elite ulama.
Minggu, 1 Maret 2026 - 14:20 WIB
Profil Mojtaba Khamenei, Pewaris Bayangan Teheran: Anak Sang Pemimpin yang Menggenggam Kekuasaan Tanpa Jabatan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Mojtaba Khamenei mencuat ke permukaan seiring wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.

Meski nyaris tak pernah tampil di depan publik dan tidak memegang jabatan resmi negara, Mojtaba justru digadang-gadang sebagai kandidat terkuat pewaris takhta tertinggi di Republik Islam Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sosoknya kerap disebut sebagai “penguasa bayangan” yang telah lama mengendalikan denyut kekuasaan Teheran dari balik layar.

Lahir dari Lingkar Revolusi

Mojtaba Hosseini Khamenei lahir pada 8 September 1969 di Mashhad, kota suci di Iran timur. Ia tumbuh dalam atmosfer revolusioner yang kental. Ayahnya merupakan tokoh penting Revolusi Islam 1979, yang kemudian menjabat Presiden Iran (1981–1989) sebelum menjadi Pemimpin Tertinggi sejak 1989. Dengan latar seperti itu, Mojtaba praktis dibesarkan di jantung kekuasaan ideologis Republik Islam.

Ia menempuh pendidikan agama di Qom, pusat studi ulama Syiah Iran. Di sana, Mojtaba mempelajari fikih dan filsafat Islam di bawah bimbingan ulama konservatif terkemuka. Secara keilmuan, ia disebut telah mencapai tingkat Hojjatoleslam, namun belum diakui sebagai ayatollah, apalagi marja’ (rujukan tertinggi). Minimnya karya akademik dan pengajaran publik membuat legitimasi keagamaannya kerap dipertanyakan.

Akar Militer Sejak Muda

Berbeda dengan banyak ulama, jalur pengaruh Mojtaba tidak hanya bersandar pada agama. Ia dilaporkan bergabung dengan milisi Basij pada masa Perang Iran–Irak (1980–1988). Meski perannya tidak terdokumentasi luas, keterlibatan ini menjadi fondasi hubungannya dengan struktur militer ideologis Iran.

Pasca perang, Mojtaba justru semakin dekat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Ia dikenal memiliki akses langsung ke jajaran elite IRGC dan Basij, bahkan disebut rutin terlibat dalam pengarahan strategis. Hubungan inilah yang membuat namanya disegani di internal kekuasaan, meski absen dari struktur formal pemerintahan.

Figur Kunci di Balik Kekuasaan

Dalam dua dekade terakhir, Mojtaba disebut sebagai penjaga gerbang utama menuju Ali Khamenei. Tidak sedikit analis menyebut hampir semua keputusan strategis—politik, militer, hingga keamanan dalam negeri—melewati lingkar pengaruhnya.

Perannya paling disorot saat Pemilu Presiden 2005 dan 2009, ketika Mahmoud Ahmadinejad naik ke tampuk kekuasaan. Mojtaba diyakini mengerahkan jaringan Basij untuk mengamankan dukungan dan meredam oposisi. Pada gelombang protes Gerakan Hijau 2009, namanya kembali disebut sebagai aktor kunci di balik penindakan keras terhadap demonstran.

Narasi serupa muncul dalam protes besar 2022 pascakematian Mahsa Amini. Dalam slogan jalanan, Mojtaba bahkan disebut langsung oleh massa sebagai simbol represi elit penguasa—sebuah indikasi bahwa namanya dikenal luas, meski wajahnya jarang terlihat.

Jaringan IRGC dan Kebijakan Regional

Pengaruh Mojtaba tidak berhenti di dalam negeri. Ia memiliki relasi kuat dengan unit elit IRGC, termasuk Pasukan Quds yang mengelola operasi luar negeri Iran. Dalam berbagai laporan diplomatik, Mojtaba disebut terlibat dalam diskusi strategis terkait kebijakan Iran di Irak, Suriah, Lebanon, dan Palestina—wilayah inti dari “poros perlawanan”.

Kedekatan dengan mendiang Qassem Soleimani memperkuat posisinya sebagai penghubung ideologi Khomeinis dan praktik geopolitik Iran. Jaringan ini membuatnya memiliki dukungan militer yang krusial bila kelak suksesi benar-benar mengarah kepadanya.

Kontroversi Pewarisan Dinasti

Meski disebut-sebut paling siap, peluang Mojtaba jauh dari mulus. Republik Islam Iran lahir dari revolusi anti-monarki. Pewarisan kekuasaan dari ayah ke anak berpotensi memicu penolakan luas, baik dari rakyat maupun sebagian ulama.

Secara konstitusional, Pemimpin Tertinggi dipilih oleh Majelis Ahli. Namun, spekulasi bahwa nama Mojtaba telah dibahas dalam forum tertutup terus beredar. Pendukungnya menilai ia menjamin kontinuitas sistem, sementara penentangnya melihatnya sebagai simbol monarki terselubung.

Sanksi dan Kekuatan Finansial

Pada 2019, Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap Mojtaba atas dugaan pelanggaran HAM dan perannya dalam kebijakan represif Iran. Sejumlah laporan menyebut ia memiliki pengaruh besar atas aset yang dikelola Setad, lembaga semi-negara dengan nilai kekayaan puluhan miliar dolar. Meski angka pastinya tak pernah dikonfirmasi, kekuatan finansial ini menambah dimensi lain dari pengaruh Mojtaba.

Diam, Tapi Menentukan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mojtaba Khamenei hampir tak pernah berpidato atau tampil di forum resmi. Justru sikap senyap inilah yang memperkuat auranya. Setiap kemunculan terbatas—di Qom atau pemakaman tokoh militer—dianggap sebagai sinyal politik.

Kini, pascawafatnya Ali Khamenei, Iran berada di persimpangan sejarah. Apakah Mojtaba akan muncul sebagai Pemimpin Tertinggi baru, atau tetap menjadi “raja tanpa mahkota” di balik layar, masih menjadi teka-teki. Namun satu hal jelas: dalam peta kekuasaan Teheran, Mojtaba Khamenei adalah figur yang terlalu besar untuk diabaikan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perang Iran vs Israel-AS, Ketua MPR Minta Rakyat dan Pemerintah RI Bersatu

Perang Iran vs Israel-AS, Ketua MPR Minta Rakyat dan Pemerintah RI Bersatu

Ketua MPR RI Ahmad Muzani meminta rakyat dan pemerintah Indonesia bersatu menjaga kekompakan di tengah perang antara AS-Israel dan Iran yang pecah saat ini.
Turunkan Mayoritas Pemain Muda, Indonesia Bisa Panen Gelar di All England 2026?

Turunkan Mayoritas Pemain Muda, Indonesia Bisa Panen Gelar di All England 2026?

Indonesia menurunkan mayoritas pemain muda di turnamen All England 2026 yang berlangsung pada 3-8 Maret mendatang.
Ramalan Keuangan Shio Besok, 3 Maret 2026: Macan Waspada Pengeluaran Tak Terduga

Ramalan Keuangan Shio Besok, 3 Maret 2026: Macan Waspada Pengeluaran Tak Terduga

Ramalan keuangan shio harian untuk Tikus hingga Babi. Simak prediksi lengkap soal peluang rezeki hingga tantangan finansial kamu dalam artikel di bawah ini!
Guru Besar hingga Akademisi UGM Tegas Menolak Keikutsertaan Indonesia dalam BoP: Ancam Kedaulatan Negara!

Guru Besar hingga Akademisi UGM Tegas Menolak Keikutsertaan Indonesia dalam BoP: Ancam Kedaulatan Negara!

Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dengan tegas menyatakan penolakan keikutsertaan Indonesia dalam skema kerjasama internasional Board of Peace (BOP).
Kecewa Berat Gagal Lanjutkan Tren Positif di MotoGP Thailand 2026, Joan Mir Bilang Begini...

Kecewa Berat Gagal Lanjutkan Tren Positif di MotoGP Thailand 2026, Joan Mir Bilang Begini...

Joan Mir jadi salah satu pembalap yang mengalami masalah ban saat turun di balapan utama MotoGP Thailand 2026.
Ketua MPR Sebut Perang Iran vs Israel-AS Berdampak ke Indonesia: Suka Tidak Suka Pasti Ada

Ketua MPR Sebut Perang Iran vs Israel-AS Berdampak ke Indonesia: Suka Tidak Suka Pasti Ada

Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengatakan konflik antara AS-Israel dan Iran membuat situasi global menjadi tidak menentu. Indonesia tetap akan terkena dampaknya.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs Siap Beraksi, Megatron Main Lagi Kapan?

Jadwal Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs Siap Beraksi, Megatron Main Lagi Kapan?

Jadwal final four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap tampil untuk memperebutkan gelar juara ajang voli paling bergengsi di Indonesia.
Harum Namanya di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Akhirnya Jujur soal Alasan Pilih JPE di Proliga 2026

Harum Namanya di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Akhirnya Jujur soal Alasan Pilih JPE di Proliga 2026

Megawati Hangestri, pevoli andalan Indonesia yang pernah berkarier di Korea dan Turki, akhirnya kembali membela Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026, alasan
Terungkap, Penyebab Utama Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Kembalikan Mobil Dinas Baru Seharga Rp8,49 M

Terungkap, Penyebab Utama Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Kembalikan Mobil Dinas Baru Seharga Rp8,49 M

Terungkap, penyebab utama, Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud secara resmi memutuskan untuk mengembalikan mobil dinas baru hasil pengadaan APBD
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Sukses Pertahankan Rekor, Neriman Ozsoy Tak Tersentuh di Puncak

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Sukses Pertahankan Rekor, Neriman Ozsoy Tak Tersentuh di Puncak

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) masih pertahankan rekor mentereng dan Neriman Ozsoy makin nyaman di puncak.
Top 3 Bola: John Herdman Senang, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026, hingga Aksi Heroik Calvin Verdonk

Top 3 Bola: John Herdman Senang, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026, hingga Aksi Heroik Calvin Verdonk

Inilah Top 3 Bola hari ini: bek Belgia masuk radar John Herdman, peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026, dan aksi heroik Calvin Verdonk bersama Lille.
Senangnya John Herdman, Pemain Persib Bandung Ini Bisa Gantikan Thom Haye di FIFA Series 2026

Senangnya John Herdman, Pemain Persib Bandung Ini Bisa Gantikan Thom Haye di FIFA Series 2026

Absennya Thom Haye di FIFA Series 2026 membuka peluang bagi pemain Persib ini jadi pengganti di lini tengah Timnas Indonesia. Simak selengkapnya.
Timur Tengah Mencekam, Begini Nasib 58 Ribu Jemaah Umroh Indonesia yang Tertahan di Arab Saudi

Timur Tengah Mencekam, Begini Nasib 58 Ribu Jemaah Umroh Indonesia yang Tertahan di Arab Saudi

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah, Puji Raharjo, memastikan pemerintah terus memantau perkembangan situasi secara berkala.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT