GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Iran Bersumpah Lawan AS-Israel Habis-habisan: Sekarang Adalah Waktu untuk Berperang

Pemerintah Iran menegaskan bahwa konflik bersenjata dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel akan menemui titik akhir jika serangan terhadap negaranya dihentikan.
Rabu, 4 Maret 2026 - 05:47 WIB
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Iran menegaskan bahwa konflik bersenjata yang saat ini tengah berkecamuk dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel hanya akan menemui titik akhir jika aksi serangan terhadap negaranya dihentikan.

Pernyataan tersebut dilontarkan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, saat mengunjungi sebuah sekolah dasar di Teheran yang menjadi sasaran serangan udara AS-Israel. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baghaei menekankan bahwa posisi Iran dalam konflik ini adalah pihak yang mempertahankan diri. Ia menyebut perang tersebut “tidak dimulai oleh Iran, yang memilih diplomasi.”

Ketegangan mencapai puncaknya setelah AS dan Israel meluncurkan serangan udara masif ke wilayah Iran pada Sabtu (28/2). 

Data dari pihak Teheran menyebutkan serangan tersebut merenggut hampir 800 nyawa, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei serta sejumlah petinggi militer negara tersebut.

Ironisnya, serangan besar itu terjadi hanya beberapa hari setelah Iran dan Amerika Serikat merampungkan putaran ketiga negosiasi nuklir tidak langsung yang difasilitasi oleh Oman. 

Baghaei mengungkapkan bahwa kini banyak pihak di internal Iran yang menentang keras jalur negosiasi dengan AS, berkaca pada serangan serupa yang juga pernah terjadi Juni tahun lalu.

Sebagai langkah antisipasi eskalasi yang lebih luas, Iran mendesak Dewan Keamanan PBB dan komunitas internasional untuk segera mengambil tindakan nyata “sebelum perang meluas ke tempat lain.”

Baghaei menyatakan bahwa fokus utama Teheran saat ini adalah pertahanan nasional. 

Iran menurutnya telah “bersumpah untuk bertempur dengan seluruh kekuatan kami dalam pertempuran ini,” seraya menambahkan bahwa pesan-pesan diplomatik yang diterima selama ini dianggap tidak konsisten.

“Kami telah menerima banyak pesan yang saling bertentangan dan menyesatkan selama satu setengah tahun terakhir. Sekarang adalah waktu untuk berperang dan membela tanah air. Apa pun yang mengalihkan perhatian kami harus disingkirkan,” tegas Baghaei.

Lebih lanjut, ia melontarkan kritik tajam terhadap sikap dunia yang dianggap abai terhadap pelanggaran hukum internasional dan kedaulatan negara.

Menurutnya, pembiaran terhadap agresi hanya akan menciptakan kekacauan global yang lebih besar.

“Kami telah berulang kali berseru dan memperingatkan bahwa jika dunia; terutama negara-negara yang mengklaim menjunjung tinggi supremasi hukum dan telah memainkan peran mendasar dalam membentuk sistem norma internasional serta Piagam PBB; tidak bertindak, api pelanggaran hukum dan pemberontakan akan melanda semua negara,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai bentuk balasan, sejauh ini Iran dilaporkan telah meluncurkan 15 gelombang serangan menggunakan rudal dan pesawat nirawak (drone) yang menyasar aset-aset Israel dan Amerika Serikat di berbagai negara kawasan, termasuk di Qatar, Bahrain, Arab Saudi, hingga Irak. 

Sejumlah negara di wilayah tersebut pun telah mengeluarkan kecaman atas aksi balasan Iran yang dianggap memperkeruh situasi keamanan regional. (ant/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Nama penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas masih menjadi perbincangan publik.
Alarm Campak di Indonesia: 8.372 Kasus Terkonfirmasi dan 6 Anak Meninggal, Mayoritas Belum Pernah Imunisasi

Alarm Campak di Indonesia: 8.372 Kasus Terkonfirmasi dan 6 Anak Meninggal, Mayoritas Belum Pernah Imunisasi

Kasus campak di Indonesia capai 8.372 kasus pada awal 2026 dengan 6 kematian anak. Pemerintah jalankan imunisasi wabah dan pastikan stok vaksin aman.
Dua Anggota Polres Toraja Terima Setoran Rp10 Juta Tiap Minggu dari Para Bandar Narkoba: Gampang Kalau Ada Kesepakatan

Dua Anggota Polres Toraja Terima Setoran Rp10 Juta Tiap Minggu dari Para Bandar Narkoba: Gampang Kalau Ada Kesepakatan

Dua oknum polisi di Polres Toraja diduga menerima uang setoran Rp10 juta tiap minggu dari para bandar narkoba. Kedua oknum polisi tersebut AKP AE dan Aiptu N.
Harga BBM Maret 2026 Kompak Naik: Pertamax hingga Shell Tembus Rp14 Ribuan per Liter, Ini Daftar Lengkapnya

Harga BBM Maret 2026 Kompak Naik: Pertamax hingga Shell Tembus Rp14 Ribuan per Liter, Ini Daftar Lengkapnya

Harga BBM Maret 2026 Kompak Naik: Pertamax hingga Shell Tembus Rp14 Ribuan per Liter, Ini Daftar Lengkapnya
Polisi Beberkan Alasan Dokter Richard Lee Ditahan: Mangkir, Tapi Live TikTok!

Polisi Beberkan Alasan Dokter Richard Lee Ditahan: Mangkir, Tapi Live TikTok!

Polda Metro Jaya mengungkap alasan penahanan terhadap dokter Richard Lee yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen.
Dulu jadi Pelatih Andalan Timnas Indonesia, sekarang Fokus Melatih Pemain di Klub Besar ini

Dulu jadi Pelatih Andalan Timnas Indonesia, sekarang Fokus Melatih Pemain di Klub Besar ini

Masih ingatkah anda sama eks pelatih timnas Indonesia ini? Sosoknya sangat populer dan masih aktif melatih loh.

Trending

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

dr Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) bahagia Polda Metro Jaya tahan dr Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran konsumen terkait produk kecantikan.
Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral di media sosial, seorang guru bernama Rusly Lingu Djara (32) yang mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur mencium dan memeluk para siswa lelaki dalam kelas.
Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Polda Metro Jaya mengambil tindakan tegas dengan melakukan penahanan terhadap dokter sekaligus influencer kesehatan, Richard Lee (DRL), pada Jumat malam (6/3).
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Nilai Transfer Jay Idzes Meroket! Bek Timnas Indonesia Ini Resmi Jadi Pemain Termahal Sepanjang Sejarah, Lampaui Rekor Mees Hilgers

Nilai Transfer Jay Idzes Meroket! Bek Timnas Indonesia Ini Resmi Jadi Pemain Termahal Sepanjang Sejarah, Lampaui Rekor Mees Hilgers

Jay Idzes resmi menjadi pemain Indonesia dengan estimasi nilai transfer tertinggi sepanjang sejarah. Bek Sassuolo itu melampaui rekor Mees Hilgers setelah ETV-nya tembus €11,7 juta.
Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda mengungkap Jay Idzes kini diincar Inter Milan, Juventus, dan AC Milan. Sassuolo disebut memasang harga transfer fantastis hingga Rp695 miliar.
2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

Kabar baik jelang FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia Jay Idzes dan Emil Audero dilaporkan masuk radar Juventus usai tampil impresif di Liga Italia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT