GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Iran Tegas Bantah Negosiasi dengan AS di Tengah Perang, Ancam Balasan Keras Jika Diserang

Iran tegaskan tidak ada negosiasi dengan AS di tengah perang, ancam balasan keras jika infrastruktur vital diserang dan bantah klaim Trump.
Selasa, 24 Maret 2026 - 16:28 WIB
Ilustrasi bendera negara Iran.
Sumber :
  • Antara

 

Iran, tvOnenews.com - Pemerintah Iran menegaskan tidak ada negosiasi dengan Amerika Serikat di tengah konflik yang terus memanas di kawasan Timur Tengah. Pernyataan ini sekaligus membantah klaim Washington soal pembicaraan yang disebut “produktif”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Iran Bantah Keras Isu Negosiasi

Pemerintah Iran secara tegas membantah adanya proses negosiasi dengan Amerika Serikat di tengah konflik yang telah berlangsung selama hampir satu bulan terakhir.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyatakan bahwa tidak ada dialog langsung maupun tidak langsung yang terjadi dengan Washington selama 24 hari terakhir sejak pecahnya konflik yang disebut sebagai “perang yang dipaksakan”.

Menurutnya, berbagai laporan yang menyebut adanya pembicaraan antara kedua negara tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Iran tidak melakukan negosiasi apa pun dengan Amerika Serikat,” tegas Baghaei dalam keterangannya kepada kantor berita resmi IRNA.

Klaim AS Dipatahkan Iran

Pernyataan Iran ini sekaligus menjadi respons atas klaim Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang sebelumnya menyebut bahwa komunikasi dengan Iran berjalan “produktif”.

Namun, Teheran menegaskan bahwa tidak ada pembicaraan resmi yang terjadi, meskipun diakui terdapat penyampaian pesan melalui sejumlah negara sahabat.

Baghaei menjelaskan bahwa pesan-pesan tersebut berisi permintaan dari pihak AS untuk membuka jalur negosiasi guna mengakhiri konflik.

Meski demikian, Iran menanggapi pesan itu sesuai dengan “posisi prinsipnya” tanpa membuka ruang dialog lebih lanjut.

Ancaman Balasan Keras ke AS

Dalam pernyataannya, Iran juga melontarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat terkait kemungkinan serangan terhadap infrastruktur vital mereka.

Baghaei menegaskan bahwa setiap tindakan yang menargetkan fasilitas penting, terutama sektor energi, akan dibalas dengan respons militer yang tegas.

Respons Militer Siap Dikerahkan

Ia menyebut bahwa angkatan bersenjata Iran telah berada dalam posisi siap untuk memberikan balasan “tegas, segera, dan efektif”.

Peringatan ini menunjukkan bahwa eskalasi konflik masih berpotensi meningkat, terutama jika serangan terhadap aset strategis Iran benar-benar terjadi.

Selain itu, Iran juga menegaskan bahwa sikapnya terkait jalur strategis seperti Selat Hormuz tidak mengalami perubahan, termasuk dalam hal syarat untuk mengakhiri konflik.

Konflik Timur Tengah Kian Memanas

Ketegangan di kawasan meningkat tajam sejak serangan gabungan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026.

Serangan tersebut memicu rangkaian balasan dari Teheran yang memperluas konflik ke sejumlah wilayah di Timur Tengah.

Korban Jiwa dan Dampak Regional

Dalam eskalasi tersebut, lebih dari 1.340 orang dilaporkan tewas, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan menggunakan drone dan rudal ke sejumlah target, termasuk wilayah Israel serta negara-negara yang menjadi basis militer Amerika Serikat seperti Yordania, Irak, dan beberapa negara Teluk.

Serangan tersebut tidak hanya menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, tetapi juga berdampak pada stabilitas kawasan.

Dampak Global Mulai Terasa

Konflik yang terus berlangsung juga mulai memengaruhi kondisi global, terutama di sektor energi dan transportasi.

Gangguan terhadap jalur distribusi minyak serta meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz menjadi perhatian dunia internasional.

Selain itu, sejumlah penerbangan internasional juga mengalami gangguan akibat meningkatnya risiko keamanan di kawasan Timur Tengah.

Sikap Tegas Iran: Tidak Ada Kompromi

Penegasan Iran bahwa tidak ada negosiasi dengan Amerika Serikat memperlihatkan sikap keras Teheran dalam menghadapi tekanan internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alih-alih membuka dialog, Iran justru memilih memperkuat posisi militernya dan menegaskan kesiapan untuk merespons setiap ancaman.

Dengan situasi yang terus memanas dan tidak adanya jalur diplomasi yang terbuka, konflik ini berpotensi semakin meluas jika tidak ada langkah deeskalasi dari kedua pihak. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Operasi pencarian terhadap pendaki yang hilang di Gunung Dukono, Maluku Utara, berakhir dengan penemuan yang memilukan. 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Selengkapnya

Viral