News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Ledakan di Lebanon: Misi Pengawalan Satgas TNI Berujung Tragedi, 2 Prajurit Gugur

Kronologi lengkap ledakan yang menimpa Satgas TNI di Lebanon saat misi pengawalan UNIFIL. Dua prajurit gugur, korban luka dievakuasi ke Beirut.
Selasa, 31 Maret 2026 - 13:18 WIB
Praka Farizal Rhomadhon Anggota TNI yang Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon.
Sumber :
  • Istimewa

Lebanon, tvOnenews.com - Insiden ledakan yang menimpa Satgas TNI di Lebanon menjadi perhatian serius. Peristiwa ini terjadi saat pasukan Indonesia yang tergabung dalam misi perdamaian PBB tengah menjalankan tugas pengawalan logistik.

Berikut kronologi lengkap kejadian yang berujung gugurnya dua prajurit TNI tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Misi Pengawalan Dimulai Sejak Pagi

Peristiwa terjadi pada Senin, 30 Maret 2026, saat Indonesian Task Force Bravo (TFB) yang berada di bawah misi United Nations Interim Force in Lebanon menjalankan tugas pengawalan.

Tim bergerak dari sektor timur menuju titik tujuan di wilayah Indobatt. Misi tersebut meliputi pengawalan Combat Support Service Unit (CSSU) milik Spanyol dalam rangka pengiriman logistik serta pengantaran kotak jenazah.

Rombongan terdiri dari total enam kendaraan taktis (ranpur), dengan dua kendaraan berasal dari TFB sebagai pengawal utama.

Ledakan Terjadi Saat Rombongan Berbelok

Sekitar pukul 11.00 waktu setempat, rombongan tiba di wilayah Bani Hayyan, Lebanon.

Saat kendaraan hendak berbelok, tiba-tiba terjadi ledakan hebat yang menghantam kendaraan pertama (Ran 1) milik TFB.

Ledakan tersebut langsung menyebabkan kerusakan parah pada kendaraan. Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan.

Ran 1 Jadi Titik Serangan

Kendaraan pertama yang menjadi sasaran dihuni oleh empat personel, yaitu:

  • Kapten Inf Zulmi

  • Kapten Inf Sulthan

  • Sertu Ikhwan

  • Praka Deni

Dampak ledakan membuat situasi di lokasi menjadi sangat kacau, dengan intensitas serangan yang disebut tinggi sehingga menyulitkan proses evakuasi.

Dua prajurit, yakni Kapten Inf Zulmi dan Sertu Ikhwan, diduga gugur di lokasi kejadian dan tidak sempat dievakuasi oleh tim belakang.

Ran 2 Lakukan Evakuasi Darurat

Kendaraan kedua (Ran 2) yang berada di belakang segera melakukan upaya penyelamatan.

Ran 2 membawa tiga personel:

  • Praka Ulil Amri

  • Praka M. Zakariya

  • Pratu Iqbal

Mereka berhasil mengevakuasi dua korban luka dari lokasi kejadian di tengah situasi yang tidak kondusif.

Evakuasi Berhasil Capai Markas Sektor Timur

Sekitar pukul 12.00 waktu setempat, Ran 2 berhasil membawa korban luka keluar dari lokasi dan tiba di markas Sector East HQ.

Sementara itu, dua prajurit yang diduga gugur masih tertinggal di lokasi karena kondisi medan dan ancaman serangan lanjutan yang tidak memungkinkan evakuasi segera dilakukan.

Penanganan Medis Darurat

Lima menit setelah tiba di markas, tepatnya pukul 12.05 waktu setempat, dua korban luka langsung mendapatkan penanganan medis awal dari tim medis China yang bertugas di sektor tersebut.

Kondisi korban dilaporkan stabil namun membutuhkan penanganan lanjutan di fasilitas medis yang lebih lengkap.

Evakuasi Udara ke Beirut

Proses evakuasi kemudian dilanjutkan menggunakan helikopter menuju rumah sakit rujukan di Beirut.

  • Pukul 13.45 LT: Helikopter pertama membawa Praka Deni ke Rumah Sakit St. George, Beirut

  • Pukul 13.55 LT: Helikopter kedua membawa Kapten Inf Sulthan ke rumah sakit yang sama

Langkah ini diambil untuk memastikan korban mendapatkan perawatan intensif secepat mungkin.

Data Korban dalam Insiden

Berdasarkan laporan awal, berikut daftar personel yang terlibat dalam insiden:

Korban meninggal dunia (diduga):

  • Kapten Inf Zulmi

  • Sertu Ikhwan

Korban luka:

  • Kapten Inf Sulthan

  • Praka Deni

Personel selamat:

  • Praka Ulil Amri

  • Pratu Iqbal

  • Praka M. Zakariya

Situasi Masih Berbahaya

Hingga laporan ini disusun, kondisi di lokasi kejadian masih belum sepenuhnya aman.

Tingginya intensitas ancaman di sekitar titik ledakan menjadi kendala utama dalam proses evakuasi lanjutan, termasuk pengambilan jenazah korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan resmi dari sektor timur misi perdamaian PBB masih terus disusun untuk memastikan detail lengkap insiden.

Perkembangan terbaru akan disampaikan setelah proses investigasi dan pengamanan wilayah selesai dilakukan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar Pembalap Red Bull Rookies Cup 2026: Kiandra Ramadhipa Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia

Daftar Pembalap Red Bull Rookies Cup 2026: Kiandra Ramadhipa Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia

Daftar pembalap Red Bull Rookies Cup 2026, di mana Kiandra Ramadhipa bakal menjadi satu-satunya wakil Indonesia.
Ramalan Zodiak Besok Rabu, 1 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo

Ramalan Zodiak Besok Rabu, 1 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo

Simak ramalan zodiak besok, 1 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Mulai dari cinta, karier, hingga keuangan dalam artikel berikut!
Kasus Paspor Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Semakin Runyam, Nathan Tjoe-A-On Susul Dean James yang Statusnya Dibekukan Klub

Kasus Paspor Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Semakin Runyam, Nathan Tjoe-A-On Susul Dean James yang Statusnya Dibekukan Klub

Bek Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On dilarang bermain akibat skandal paspor di Belanda. Masalah izin kerja bikin kariernya di Willem II terancam, solusi belum jelas.
Fabrizio Romano Sudah Bilang Here We Go, Harry Maguire Segera Perpanjang Kontrak di Manchester United

Fabrizio Romano Sudah Bilang Here We Go, Harry Maguire Segera Perpanjang Kontrak di Manchester United

Manchester United dikabarkan segera mengamankan masa depan Harry Maguire setelah pembicaraan dengan pihak sang pemain berjalan positif. Bek Inggris itu disebut.
Memang Benar Jenazah Tersiksa Akibat Tangisan Keluarga yang setelah Ditinggalkan? Buya Yahya Bilang Begini

Memang Benar Jenazah Tersiksa Akibat Tangisan Keluarga yang setelah Ditinggalkan? Buya Yahya Bilang Begini

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya membantah mitos larangan anggota keluarga meneteskan air mata upaya jenazah atau mayit tidak disiksa di alam kubur.
Tingkatkan Akurasi Kebijakan, BSKDN Gunakan Rasch Model untuk Survei dan Cegah Bias Data

Tingkatkan Akurasi Kebijakan, BSKDN Gunakan Rasch Model untuk Survei dan Cegah Bias Data

BSKDN Kemendagri menegaskan bahwa mutu data sangat bergantung pada kualitas instrumen, terutama survei yang menjadi salah satu sumber utama data kebijakan.

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Berita Timnas Indonesia terpopuler: dipuji pelatih Bulgaria, disorot media Vietnam, hingga pesan penting Sumardji untuk John Herdman usai FIFA Series 2026.
Ini Daftar 4 Klub Eropa Calon Destinasi Dony Tri Pamungkas Usai Direkomendasikan Bintang Ligue 1 Calvin Verdonk, Ada Eks Klub Thom Haye?

Ini Daftar 4 Klub Eropa Calon Destinasi Dony Tri Pamungkas Usai Direkomendasikan Bintang Ligue 1 Calvin Verdonk, Ada Eks Klub Thom Haye?

Calvin Verdonk puji kualitas Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026. Ini 4 prediksi klub Eropa yang cocok jadi pelabuhan karier bintang muda Persija Jakarta.
Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Pertandingan semalam (30/3) timnas Indonesia melawan Bulgaria berbuah poin 0-1. Posisinya garuda menjadi runner-up dalam laga FIFA Series.
Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri dikabarkan akan segera bertemu kembali dengan Yeum Hye-seon selaku kawan lamanya di Red Sparks pada final four Proliga 2026.
Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk mengaku terpukau dengan kualitas yang dimiliki Dony Tri Pamungkas dan berharap ia bisa segera meniti karier di liga Eropa.
Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kemenangan tipis Bulgaria atas Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 ternyata menyisakan cerita yang jauh lebih menarik. Pelatihnya akui level skuad Garuda.
Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Justin Hubner ungkapkan perbedaan mencolok dalam gaya melatih John Herdman dibandingkan era sebelumnya di Timnas Indonesia. Ia menilai ada perbedaan pendekatan.
Selengkapnya

Viral