News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengapa di Pemakaman Ali Khamenei Surah Ali Imran Ayat 13 Bergema saat Delegasi Arab Saudi Berikan Penghormatan Terakhir?

Prosesi pemakaman kenegaraan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang berlangsung sejak Jumat lalu benar-benar menyita perhatian geopolitik dunia...
Senin, 6 Juli 2026 - 17:06 WIB
Seorang warga memberikan penghormatan bunga mawar saat unjuk rasa untuk berkabung untuk pemimpin tertinggi Iran yang telah meninggal, Ali Khamenei.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com – Prosesi pemakaman kenegaraan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang berlangsung sejak Jumat lalu benar-benar menyita perhatian geopolitik dunia.

Namun, dari sekian banyak rangkaian acara di Grand Mosalla, Teheran, ada satu momen super langka bernuansa ketegangan tinggi yang paling menjadi sorotan kamera internasional, yakni saat delegasi Arab Saudi maju memberikan penghormatan di hadapan peti jenazah Khamenei.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tepat ketika para pejabat tinggi Arab Saudi berdiri di depan peti mati, lantunan ayat suci Al-Qur'an yang menggema di seisi ruangan mendadak membuat atmosfer berubah drastis.

Ayat yang sengaja dibacakan oleh qari Iran saat itu adalah Surah Ali Imran ayat 13.

قَدْ كَانَ لَكُمْ اٰيَةٌ فِيْ فِئَتَيْنِ الْتَقَتَاۗ فِئَةٌ تُقَاتِلُ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَاُخْرٰى كَافِرَةٌ يَّرَوْنَهُمْ مِّثْلَيْهِمْ رَأْيَ الْعَيْنِۗ وَاللّٰهُ يُؤَيِّدُ بِنَصْرِهٖ مَنْ يَّشَاۤءُۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَعِبْرَةً لِّاُولِى الْاَبْصَارِ

"Sungguh, telah ada tanda (bukti kekuasaan Allah) bagimu pada dua golongan yang berhadap-hadapan. Satu golongan berperang di jalan Allah dan yang lain (golongan) kafir yang melihat dengan mata kepala mereka bahwa jumlah orang Muslim dua kali lipat mereka. Allah menguatkan dengan pertolongan-Nya siapa yang Dia kehendaki. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan (mata hati)."

Bukan sembarang ayat, surat tersebut secara spesifik mengisahkan tentang keajaiban Perang Badar.

Sebuah memori sejarah tahun 624 Masehi—yang kini wilayahnya masuk teritorial Arab Saudi—di mana pasukan Muslim yang berjumlah mini dan bersenjata terbatas sukses menghancurkan pasukan kafir Quraisy yang jauh lebih masif atas izin Allah SWT.

Banyak pengamat menilai pemilihan ayat ini bukanlah sebuah kebetulan belaka. Muncul pertanyaan besar di kalangan analis: apakah pembacaan ayat Perang Badar ini merupakan bentuk penghormatan, sindiran diplomatik yang menusuk, atau justru gabungan dari keduanya?

Ribuan pelayat menghadiri upacara pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei di Masjid Imam Khomeini Mosalla di Teheran, Iran
Ribuan pelayat menghadiri upacara pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei di Masjid Imam Khomeini Mosalla di Teheran, Iran
Sumber :
  • Antara

Kode Keras Iran untuk Sikap 'Muka Dua' Arab Saudi

Jika ditafsirkan secara positif, ayat tersebut memang mengingatkan pada kemenangan monumental perdana umat Islam sekaligus menjadi pengikat memori peradaban yang sama-sama dimiliki oleh Teheran dan Riyadh.

Namun, jika dibedah dari sudut pandang konflik teranyar di Timur Tengah, maknanya menjadi terasa jauh lebih tajam dan mengerikan.

Sudah bukan rahasia lagi bahwa selama eskalasi perang berkecamuk, Arab Saudi dinilai secara diam-diam tetap bermain aman di ketiak Amerika Serikat (AS).

Bahkan, santer beredar laporan intelijen yang menyebut Riyadh diduga ikut melancarkan operasi serangan rahasia untuk melemahkan Iran.

Melalui lantunan ayat tersebut, Iran seolah mengirim pesan menohok: saat Israel dan AS mencoba menyeret kawasan Timur Tengah ke dalam jurang kehancuran, Arab Saudi justru memilih tiarap dan berkhianat.

Sebaliknya, Iran digambarkan sebagai representasi "pasukan sedikit" yang sukses bertahan, melawan, dan justru keluar dari konflik dengan posisi yang jauh lebih kuat, termasuk keberhasilan mereka yang kian nyata dalam mencengkeram kendali Selat Hormuz.

Arab Saudi sendiri bukan satu-satunya negara yang hadir dalam prosesi kolosal tersebut. Tercatat ada lebih dari 30 delegasi dari berbagai belahan dunia yang datang menerobos barikade untuk memberikan penghormatan terakhir.

Kehadiran para pejabat tinggi lintas negara ini langsung dimanfaatkan Iran sebagai panggung unjuk kekuatan (show of force) diplomatik.

Iran menggelar salat jenazah akbar untuk mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Iran menggelar salat jenazah akbar untuk mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Sumber :
  • Anadolu via Antara.

Teheran sukses membuktikan kepada dunia bahwa mereka masih sangat jauh dari kata terisolasi, sekaligus menampar ambisi besar yang selama ini digelorakan oleh Washington dan Tel Aviv.

Skenario pembacaan ayat Al-Qur'an yang berbeda bagi setiap delegasi disinyalir sengaja dirancang oleh otoritas Iran.

Ayat-ayat tersebut menjadi indikator hierarki, bagaimana cara Teheran menguliti dan mencatat dengan saksama posisi serta keterlibatan masing-masing pemerintah negara asing terhadap isu regional mereka.

Sebagai pengingat, Ayatollah Ali Khamenei gugur dalam serangan udara brutal gabungan antara Israel dan Amerika Serikat yang menghantam kediaman pribadinya di pusat kota Teheran pada 28 Februari lalu.

Agresi keji tersebut juga merenggut nyawa cucunya yang masih balita berusia 14 bulan, beserta menantu laki-laki dan menantu perempuannya.

Disemayamkan selama tiga hari di Grand Mosalla—kompleks raksasa simbol bertemunya otoritas agama dan negara—pemakaman ini bukan lagi sekadar ritual duka keagamaan. Ini adalah panggung politik absolut.

Iran berhasil mengirimkan empat pesan tegas: kepada rakyatnya bahwa rezim tetap kokoh bersatu; kepada sekutunya bahwa mereka tidak akan pernah menyerah; kepada negara adidaya bahwa Iran mustahil dipatahkan; dan kepada para rivalnya bahwa setiap jengkal sikap mereka telah dicatat dalam buku hitam Teheran.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

Ramalan keuangan dan karier 12 shio besok, 11 Oktober 2026. Shio Naga, Monyet, dan Kuda berpeluang dibanjiri rezeki serta peluang baru.
Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Persaingan memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026 kini berjalan semakin ketat dengan bangkitnya Marc Marquez dan Ducati.
Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghidangkan kuliner khas Sunda saat menjamu para delegasi investor Jepang. KDM juga berbincang-bincang mengenai filosofi kebahagiaan dan ritme kerja antara orang Sunda dan orang Jepang.
Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Ternyata ada cara tepat untuk mencegah influenza A. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni.
Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Yordania telah lebih dahulu mengumumkan jadwal pertandingan di FIFA Matchday edisi November dengan menjamu Timnas Indonesia dan Australia.
Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Daerah Istimewa Yogyakarta telah dicabut izin usahanya hingga 30 September 2026.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Selengkapnya

Viral