Gelar Resepsi Diplomatik, KJRI Cape Town Dorong Kedekatan Sejarah Indonesia-Afrika Selatan Jadi Kemitraan Ekonomi
- KJRI Cape Town
Indonesia dan Afrika Selatan Punya Jejak Perjuangan Antikolonial
Western Cape Minister of Mobility, Hon. Isaac Sileku, turut menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia kepada Pemerintah dan rakyat Indonesia.
Dalam sambutannya, Sileku menggarisbawahi perjalanan panjang Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan dan melawan kolonialisme. Ia juga menyinggung peran Indonesia dalam penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika di Bandung pada 1955.
Menurut Sileku, sejarah tersebut menjadi salah satu fondasi yang mempererat hubungan Indonesia dan Afrika Selatan. Di sisi lain, peluang kerja sama kedua negara semakin terbuka karena Indonesia dan Afrika Selatan sama-sama berstatus Mitra Strategis serta menjadi anggota G20 dan BRICS.
Hubungan bilateral kedua negara juga semakin mendapat momentum setelah Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada Oktober 2025.
Kunjungan tersebut menunjukkan besarnya ruang kerja sama yang dapat dikembangkan, mulai dari perdagangan, investasi, pertanian, pariwisata hingga pertahanan.
Sileku menilai kedekatan sejarah Indonesia dan Afrika Selatan dapat menjadi pijakan untuk memperkuat hubungan yang lebih konkret. Kerja sama ekonomi dinilai menjadi salah satu bidang yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat kedua negara.
Diplomasi Budaya Perkuat Hubungan Indonesia-Afrika Selatan
Resepsi diplomatik KJRI Cape Town juga diwarnai sejumlah pertunjukan seni tradisional Indonesia. Acara dibuka dengan Tari Saman dari Aceh yang ditampilkan Sanggar Tari EAON.
Sanggar tersebut dibina oleh alumni penerima Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI). Keberadaan sanggar menjadi salah satu gambaran keberlanjutan diplomasi budaya Indonesia di Afrika Selatan.
Para tamu kemudian menyaksikan Tari Lenggang Nyai dari Betawi yang dibawakan Aira Sherasati Tudiono. Pertunjukan dilanjutkan dengan Dendang Mangkasara dari Makassar oleh Sanggar Tari EAON.
Rangkaian pertunjukan tersebut mendapat sambutan positif dari para tamu. Selain menjadi bagian dari diplomasi budaya, penampilan seni itu memperkenalkan keragaman budaya Indonesia kepada masyarakat Afrika Selatan dan komunitas diplomatik di Cape Town.
KJRI Cape Town selama ini juga menjalankan berbagai program untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat kedua negara. Di antaranya program Bahasa Indonesia yang kini memasuki angkatan kesembilan, Indonesian Folk Market, Indonesian Film Festival, serta berbagai kegiatan promosi budaya dan ekonomi.
Load more