News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Kalam Salan, Anggota Parlemen Malaysia yang Ngomong Bahasa Jawa saat Protes Karhutla Indonesia

Berikut profil anggota Dewan Rakyat Malaysia, Datuk Kalam Salan yang berbicara bahasa Jawa saat pidato untuk Presiden Prabowo Subianto soal karhutla Indonesia.
Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:26 WIB
Kalam Salan, anggota Dewan Rakyat atau Parlemen Malaysia saat menyoroti karhutla di Indonesia
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Parlimen Malaysia

Kuala Lumpur, tvOnenews.com - Nama anggota Dewan Rakyat atau Parlemen Malaysia, Datuk Kalam Salan menjadi sorotan setelah menyampaikan protes terkait kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

Dalam sidang Dewan Rakyat yang disiarkan melalui saluran YouTube Parlemen Malaysia pada Rabu (21/10), Kalam Salan menyoroti dampak asap lintas batas yang kembali mengganggu kualitas udara di negara tetangga tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen unik yang menarik perhatian publik terjadi ketika Kalam Salam menyampaikan pesan kepada Presiden RI, Prabowo Subianto dengan menggunakan bahasa Jawa.

Aksinya itu dilakukan setelah ia melontarkan kritik terhadap pernyataan yang mengaitkan hutan Indonesia dengan pasokan oksigen bagi Malaysia.

"Biarlah saya dengan izin pimpinan dewan bercakap dalam bahasa Jawa. Assalamualaikum Pak Prabowo, pripun kabare? Paringi waras nggih? (Bagaimana kabarnya? Semoga sehat selalu)," ujar Kalam Salan dikutip tvOnenews.com, Minggu (25/10/2026).

"Pak, asap songko kobongan alas kuwi nggawe wong Malaysia susah arep ambegan. Akeh sing watuk, tenggorokane podho gatel, lan sesek ambegane (Bapak, asap dari kebakaran hutan itu membuat orang Malaysia kesulitan bernapas. Banyak yang batuk, tenggorokannya gatal, dan napasnya sesak)."

"Pak Prabowo, tulung masalah iki enggal ditangani. Kobongan alas kudu dipateni. Ojo meneh-meneh saben taun Malaysia lan Indonesia podho nandhang susah mergo asap. Kita kabeh pengin langit padhang gumebyar, udarane resik, ambegane lego, lan uripe sehat saklawase. Kulo matur nuwun, Bapak Presiden (Pak Presiden, tolong masalah ini ditangani. Kebakaran hutan harus ditangani. Jangan setiap tahun Malaysia dan Indonesia susah karena asap. Kita semua ingin langit cerah, udara bersih, napasnya lega, dan hidup sehat selamanya. Terima kasih Pak Presiden)."

Potongan pidatonya kemudian menjadi perbincangan karena memadukan kritik terhadap persoalan lingkungan dengan pendekatan bahasa yang memiliki kedekatan budaya antara masyarakat Indonesia dan Malaysia. Berkat protesnya, profil, latar belakang hingga rekam jejaknya juga ramai dibahas.

Profil Kalam Salan

Kalam Salan merupakan politikus Malaysia yang mewakili daerah pemilihan Sabak Bernam, Selangor di Dewan Rakyat. Ia memiliki nama lengkap Datuk Kalam bin Salan.

Kalam Salan lahir dan besar di Selangor, Malaysia. Hal ini membuatnya mempunyai suku atau keturunan berasal dari Jawa-Melayu.

Hubungan tersebut memiliki keterkaitan dengan keberadaan komunitas keturunan Jawa yang telah lama menetap di sejumlah wilayah Malaysia, termasuk Selangor.

Berikut sejumlah informasi mengenai identitas dan kiprah politik Kalam Salan:

Nama lengkap: Datuk Kalam bin Salan
Kewarganegaraan: Malaysia
Gelar: Datuk
Latar belakang keturunan: Jawa-Melayu
Partai politik: Perikatan Nasional (PN), melalui Parti Pribumi Bersatu Malaysia (BERSATU)
Jabatan: Anggota Parlemen Malaysia di Dewan Rakyat
Daerah pemilihan: Sabak Bernam (P092), Selangor.

Diketahui, Kalam Salan terpilih menjadi anggota Parlemen Malaysia melalui Pemilihan Raya Umum ke-15 (PRU15) pada 2022.

Sebagai wakil rakyat dari Sabak Bernam, Kalam membawa berbagai persoalan masyarakat daerah ke tingkat pemerintahan federal. Kawasan tersebut memiliki aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan pertanian dan perikanan, sehingga kepentingan petani serta nelayan menjadi salah satu isu yang relevan dalam tugasnya.

Selain itu, pembangunan infrastruktur pedesaan, perbaikan fasilitas umum, dan persoalan lingkungan turut menjadi bagian dari isu yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya.

Kalam diketahui mempunyai khas gaya komunikasinya yang lebih dikenal dekat dengan konstituennya. Ia sering kali meyelipkan kata-kata lokal dibalut dengan selera humor segar.

Namun begitu, gaya komunikasinya tetap menjaga ketegangan saat melakukan argumen politik di parlemen.

Kritik Kabut Asap Karhutla Indonesia

Dalam sidang Dewan Rakyat pada Rabu (21/10), Kalam menyoroti kabut asap yang berasal dari karhutla di Indonesia. Menurutnya, persoalan tersebut tidak sepatutnya dianggap sebagai bahan candaan karena dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat di negara tetangga.

Ia juga menyanggah anggapan bahwa hutan Indonesia seolah-olah menjadi satu-satunya sumber oksigen bagi Malaysia. Kalam menegaskan bahwa, tumbuhan di Malaysia juga menghasilkan oksigen yang dibutuhkan masyarakat.

"Jangan jadikan isu ini bahan lelucon dengan mengatakan hutan Indonesia menyuplai oksigen untuk Malaysia. Apakah pohon-pohon di Malaysia ini terbuat dari plastik sehingga tidak bisa menghasilkan oksigen?" tegas Kalam di hadapan majelis Dewan Rakyat.

Kalam turut mengingatkan bahwa dampak kabut asap tidak hanya dirasakan warga Malaysia. Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tinggal dan bekerja di negara tersebut juga berpotensi mengalami gangguan akibat buruknya kualitas udara.

Kondisi itu membuat persoalan karhutla tidak sekadar menyangkut hubungan antarpemerintah, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan masyarakat yang terdampak pencemaran udara lintas negara.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Liverpool: Gebrakan Julian Ward, Siap Bajak Bintang Chelsea pada Januari 2027

Bursa Transfer Liverpool: Gebrakan Julian Ward, Siap Bajak Bintang Chelsea pada Januari 2027

Liverpool dikabarkan mengincar bek kanan Chelsea, Malo Gusto. Direktur olahraga Julian Ward disebut siap mempertimbangkan langkah jelang Januari 2027 nanti.
Viral! Pria Diduga Nekat Mencuri di Ruang Cuci Darah RSUD Amri Tambunan Lubuk Pakam saat Kakeknya Tengah Dirawat

Viral! Pria Diduga Nekat Mencuri di Ruang Cuci Darah RSUD Amri Tambunan Lubuk Pakam saat Kakeknya Tengah Dirawat

Insiden pencurian diduga terjadi di ruang cuci darah RSUD Drs. H. Amri Tambunan, Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara pada hari Jumat (23/10/2026) sore.
Hasil Super League 2026-2027: Arema FC Pesta Gol, Persita Selamat dari Kekalahan

Hasil Super League 2026-2027: Arema FC Pesta Gol, Persita Selamat dari Kekalahan

Arema FC raih kemenangan telak 4-0 atas Dewa United pada pekan ketujuh Super League 2026-2027. Sementara itu, Persita terhindar dari kekalahan atas Bali United.
Bareskrim Polri Amankan 4 Orang Terkait Narkoba di Kota Manado, Barang Bukti 111 Paket Sabu Disita

Bareskrim Polri Amankan 4 Orang Terkait Narkoba di Kota Manado, Barang Bukti 111 Paket Sabu Disita

Dirresnarkoba Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Yandri Makaminan mengatakan, empat orang yang diamankan diantaranya berinisial FMR (25), DYB (22), JJE (21), dan NDL (22).
Bursa Transfer Liverpool: Julian Ward Siap Datangkan Winger Generasi Emas ke Anfield, Talenta 17 Tahun Dortmund Jadi Incaran

Bursa Transfer Liverpool: Julian Ward Siap Datangkan Winger Generasi Emas ke Anfield, Talenta 17 Tahun Dortmund Jadi Incaran

Liverpool kembali bidik pemain muda untuk memperkuat lini serang. Direktur olahraga Julian Ward disebut tertarik mendatangkan winger berbakat Borussia Dortmund.
Awas Penipuan BSU 2026! Kemnaker Ingatkan Pekerja Tak Lakukan Hal Ini

Awas Penipuan BSU 2026! Kemnaker Ingatkan Pekerja Tak Lakukan Hal Ini

Pekerja diminta tidak sembarangan mengeklik tautan atau memberikan data pribadi, termasuk Nomor Induk Kependudukan (NIK), kepada pihak yang tidak terverifikasi.

Trending

Viral Nathalie Holscher hingga Pratiwi Noviyanthi Takuti Anak Lewat Tren Konten Polisi Anak, Psikolog Ingatkan Bahayanya

Viral Nathalie Holscher hingga Pratiwi Noviyanthi Takuti Anak Lewat Tren Konten Polisi Anak, Psikolog Ingatkan Bahayanya

Psikolog Okina Fitriani ungkap bahaya video viral Nathalie Holscher hingga Pratiwi Noviyanthi pakai jasa tren konten polisi anak 84 untuk menakuti anaknya.
Bela Umat Muslim dari Islamophobia, Bill Clinton Ungkap Putrinya Khatam Al-Qur'an Sejak Usia 15 Tahun

Bela Umat Muslim dari Islamophobia, Bill Clinton Ungkap Putrinya Khatam Al-Qur'an Sejak Usia 15 Tahun

Ketika bicara tentang maraknya rasa kebencian terhadap umat Muslim, mantan Presiden AS Bill Clinton sebut putrinya sudah khatam Al-Qur'an sejak usia 15 tahun.
Media Vietnam Soroti Nasib Ole Romeny hingga Maarten Paes, Para Pilar Timnas Indonesia yang Menghilang usai Bawa Garuda Juara

Media Vietnam Soroti Nasib Ole Romeny hingga Maarten Paes, Para Pilar Timnas Indonesia yang Menghilang usai Bawa Garuda Juara

Tiga pemain Timnas Indonesia jadi sorotan media Vietnam setelah kesulitan mendapatkan menit bermain bersama klub masing-masing di Eropa usai bawa Garuda Juara.
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Emanuel Navarrete Vs O'Shaquie Foster Siang Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Emanuel Navarrete Vs O'Shaquie Foster Siang Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Emanuel Navarrete vs O'Shaquie Foster yang akan berlangsung pada siang ini.
Tiga Tukang Parkir Dikeroyok di Pasar Caringin Bandung, Dua Orang Tewas Babak Belur

Tiga Tukang Parkir Dikeroyok di Pasar Caringin Bandung, Dua Orang Tewas Babak Belur

Akibat insiden tersebut, dua korban dilaporkan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya mengalami luka serius hingga salah satu jarinya putus...
Mantan Panglima TNI Widodo Adi Sutjipto Meninggal Dunia

Mantan Panglima TNI Widodo Adi Sutjipto Meninggal Dunia

Kabar duka Panglima TNI Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto berseliweran di media sosial.
Periklindo Tanggapi Rencana Pemberian Insentif EV Berbasis Baterai Nikel

Periklindo Tanggapi Rencana Pemberian Insentif EV Berbasis Baterai Nikel

Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) menyarankan pemerintah agar mengkaji ulang rencana pemberian insentif lebih bagi kendaraan listrik berbasis baterai nikel, dengan memperhatikan tren teknologi dan daya beli masyarakat. 
Selengkapnya

Viral