News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Tinggal Diam Divonis Mati, Ferdy Sambo Ancam Bongkar 'Borok' Perwira Polri

kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang memasuki babak akhir. Tak tinggal diam divonis mati, Ferdy Sambo ancam bongkar kelakuan Perwira Polri, (14/2
Selasa, 14 Februari 2023 - 09:53 WIB
Ferdy Sambo, terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Selasa (14/2/2023).
Sumber :
  • Muhammad Bagas / Tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Lanjutan kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir J yang memasuki babak akhir. Tak tinggal diam divonis mati, Ferdy Sambo ancam bongkar kelakuan Perwira Polri, Selasa (14/2/2023).

Ferdy Sambo divonis hukuman mati saat menjalani sidang babak akhirnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada Senin (13/2/2023).  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan membacakan vonis pertama kepada Ferdy Sambo yang mana setelahnya terdakwa Putri Candrawathi.  

Sementara untuk Putri Candrawathi didakwa 20 tahun penjara oleh Majelis Hakim, melebihi tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni 8 tahun.

Persidangan ini melalui jalan yang cukup panjang sejak pertama kali digelar pada 17 Oktober 2022 lalu. Dan saat pertama kali kasus ini menyeruak ketika kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat di rumah dinas mantan kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.

Kasus ini sempat ada penghalangan dalam penyelidikan karena masih ada pengaruh kekuatan Ferdy Sambo yang saat itu masih menjabat Kadiv Propam Polri.

Sejumlah anggota polisi hingga perwira menengah terseret dalam kasus pembunuhan Brigadir, lantaran mengikut skenario yang dirancang Ferdy Sambo.

Tak Tinggal Diam Divonis Mati, Ferdy Sambo Ancam Bongkar 'Borok' Perwira Polri


Ferdy Sambo memasuki ruang persidangan dalam Kasus Pembunuhan Berencana.

 

Sebelumnya, Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso memprediksi Sambo bakal 'buka-bukaan' soal pelanggaran perwira Polri lain. 

Menurut dia, Sambo akan bongkar jika dirinya divonis mati atas kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Menurut Sugeng, upaya itu dimaksudkan sebagai bentuk perlawanan Sambo terhadap sejumlah petinggi Polri yang selama ini ikut memeriksa dirinya hingga ke ranah persidangan.  

"Kalau Sambo mendapat ancaman hukuman mati, dia sedang memperjuangkan hidup dan matinya. Kalau dia mendapatkan ancaman hukuman mati, perlawanannya akan mengeras," kata Sugeng kepada wartawan pada Selasa, 24 Januari 2023 yang dilansir dari VIVA.

Sosok perwira yang dimaksud termasuk dalam kesaksian tersangka kasus tambang ilegal, Ismail Bolong, yakni Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto.  

Dalam kasus pembunuhan Brigadir J, Komjen Agus ikut memeriksa Sambo secara khusus bersama para perwira tinggi lain, seperti Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono dan Kabaintelkam Komjen Pol Ahmad Dofiri.


Ketua Presidium IPW Sugeng Teguh Santoso, (via/Antara)
 

Sebelumnya, eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo buka suara terkait kasus dugaan suap hasil tambang ilegal di Desa Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.  

Ferdy Sambo mengatakan Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto dan juga Aiptu (purn) Ismail Bolong telah diperiksa di Divisi Propam Polri terkait kasus dugaan tambang ilegal. 

"(Sudah diperiksa) iya sempet," ujar Ferdy Sambo usai persidangan di PN Jakarta Selatan pada Selasa, 29 November 2022.

Ia menyebutkan bahwa, setelah dirinya mengeluarkan Laporan Hasil Penyelidikan (LHP) berati pemeriksaan tersebut telah selesai. Kata Sambo, LHP tersebut pun telah dilaporkan kepada pimpinannya saat menjabat sebagai Kadiv Propam Polri. 

"Laporan resmi kan sudah saya sampaikan ke pimpinan secara resmi ya, sehingga artinya proses di propam sudah selesai itu melibatkan perwira tinggi," tutur Sambo.

Sebelumnya diberitakan, dalam pembacaan tuntutan, Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso mengungkapkan pihaknya tidak menemukan bukti pendukung terjadinya pelecehan seksual yang dialami istri Ferdy Sambo, yakni Putri Candrawathi.  

"Apabila mencermati keadaan yang terjadi pada tanggal 7 Juli 2022, tidak ada bukti pendukung yang valid adanya pelecehan seksual atau kekerasan atau bahkan lebih dari itu," kata Hakim Wahyu di PN Jaksel, Senin (13/2/2023).  

Hakim Wahyu mengatakan kondisi itu sesuai dengan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2017 tentang pedoman mengadili perkara perempuan yang berhadapan dengan hukum

Dia juga meyakini terdakwa Ferdy Sambo turut menembak Yosua Hutabarat alias Brigadir J menggunakan sarung tangan hitam.  

Hakim Wahyu mengatakan hal tersebut diketahui melalui keterangan saksi, terdakwa, barang bukti dan keterangan ahli di persidangan.  

"Majelis hakim memperoleh keyakinam yang cukup bahwa terdakwa (Ferdy Sambo) telah melakukan penembakkan terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat dengan menggunakan senjata api jenis Glock yang pada waktu itu dilakukan terdakwa dengan menggunakan sarung tangan warna hitam," katanya. (ind)


 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ajak Fanboy Joget di Panggung, CNBLUE Kecanduan Velocity di Konser 3LOGY Jakarta

Ajak Fanboy Joget di Panggung, CNBLUE Kecanduan Velocity di Konser 3LOGY Jakarta

Grup band asal Korea Selatan, CNBLUE sukses menggelar solo konser mereka bertajuk 2026 CNBLUE Live World Tour '3LOGY' in Jakarta.
Viral Pelajar Acungkan Jari Tengah ke Guru di Purwakarta, Dedi Mulyadi Sarankan Hukuman Bersihkan Toilet hingga Halaman Sekolah Tiap Hari

Viral Pelajar Acungkan Jari Tengah ke Guru di Purwakarta, Dedi Mulyadi Sarankan Hukuman Bersihkan Toilet hingga Halaman Sekolah Tiap Hari

Viral sebuah video di media sosial yang memperlihatkan sejumlah siswa memperagakan gestur mengejek hingga mengacungkan jari tengah terhadap gurunya di Purwakarta. 
Siswa SMA di Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Dedi Mulyadi Ngamuk Tolak Sanksi Skors: Beri Hukuman Lebih Berat Selama 3 Bulan

Siswa SMA di Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Dedi Mulyadi Ngamuk Tolak Sanksi Skors: Beri Hukuman Lebih Berat Selama 3 Bulan

Tampak siswa tersebut mengacungkan jari tengah hingga menjulurkan lidah ke arah guru di dalam kelas.
Respons Santai Dedi Mulyadi Dikritik Penataan Gedung Sate Tak Ada Manfaat: Nanti Hasilnya Bisa Dinikmati

Respons Santai Dedi Mulyadi Dikritik Penataan Gedung Sate Tak Ada Manfaat: Nanti Hasilnya Bisa Dinikmati

Dedi Mulyadi tanggapi santai kritik soal penataan Gedung Sate dan Gasibu. Proyek bernilai miliar itu akan berdampak ekonomi dan dinikmati masyarakat luas.
Jusuf Kalla Bongkar Isi Chat Rismon Sianipar yang Minta Bertemu dan Berikan Buku Gibran EndGame

Jusuf Kalla Bongkar Isi Chat Rismon Sianipar yang Minta Bertemu dan Berikan Buku Gibran EndGame

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK) akhirnya menguak satu per satu fakta di balik polemik yang kini tengah menyeret namanya.
Ketum Asbanda Sebut BPD harus Bertransformasi Jadi Orkestrator Keuangan Daerah, Bukan Sekadar Penyalur Dana

Ketum Asbanda Sebut BPD harus Bertransformasi Jadi Orkestrator Keuangan Daerah, Bukan Sekadar Penyalur Dana

Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), Agus H. Widodo, menegaskan bahwa Bank Pembangunan Daerah (BPD) harus bertransformasi menjadi kekuatan utama dalam pengelolaan ekonomi daerah.

Trending

Clash of Legends Jadi Momen Tak Terlupakan! Irfan Bachdim Bawa Pulang Kenangan Emas dari Rivaldo

Clash of Legends Jadi Momen Tak Terlupakan! Irfan Bachdim Bawa Pulang Kenangan Emas dari Rivaldo

Legenda Timnas Indonesia Irfan Bachdim mendapatkan momen tak terlupakan saat menghadapi Barcelona Legends dalam laga sportainment Clash of Legends di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (18/4/2026) malam WIB
Imbas Polemik Paspor Pemain Timnas Indonesia, NAC Breda Banjir Kritik dari Sesama Klub Liga Belanda

Imbas Polemik Paspor Pemain Timnas Indonesia, NAC Breda Banjir Kritik dari Sesama Klub Liga Belanda

Polemik paspor pemain Timnas Indonesia menyeret NAC Breda ke pusaran kritik klub Eredivisie. Kasus ini bermula dari laga kontroversial berujung ancaman hukum.
Tangan Kanan John Herdman Puji Pemain Lokal Timnas Indonesia: Beckham Mudah Cetak Hattrick, Dony Punya Energi Bagus

Tangan Kanan John Herdman Puji Pemain Lokal Timnas Indonesia: Beckham Mudah Cetak Hattrick, Dony Punya Energi Bagus

Dalam wawancara eksklusif dengan media Malaysia, asisten andalan John Herdman di Timnas Indonesia menyebut empat nama pemain yang memiliki kualitas menonjol.
Respons Menohok Dedi Mulyadi Saat Seorang Janda 'Kecantol' Gubernur Jabar Hingga Langsung Ajak Nikah di KUA Jonggol

Respons Menohok Dedi Mulyadi Saat Seorang Janda 'Kecantol' Gubernur Jabar Hingga Langsung Ajak Nikah di KUA Jonggol

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi atau yang akrab dikenal KDM mendadak diajak nikah seorang janda saat meninjau Kantor Urusan Agama (KUA) Jonggol, Kabupaten Bogor.
Dulunya Bermain di Indonesia dan Jadi Mualaf, Pemain Asing ini Sekarang di Italia

Dulunya Bermain di Indonesia dan Jadi Mualaf, Pemain Asing ini Sekarang di Italia

Masih ingatkah anda dengan pemain asing ini? Kisah mualafnya pernah viral loh. Pemain ini juga menikahi anak dari legenda timnas Indonesia
Tekanan Tanpa Henti! Parma Tahan Gempuran Udinese dan Bawa Pulang 3 Poin Penting

Tekanan Tanpa Henti! Parma Tahan Gempuran Udinese dan Bawa Pulang 3 Poin Penting

Parma meraih kemenangan tipis 1-0 atas Udinese dalam lanjutan Serie A di Stadion Bluenergy, Sabtu (18/4/2026) waktu setempat.
Sekalipun Malaysia Menang, Timnas Indonesia U-17 Tetap Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 jika Skenario Ini Terwujud

Sekalipun Malaysia Menang, Timnas Indonesia U-17 Tetap Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 jika Skenario Ini Terwujud

Timnas Indonesia U-17 masih memiliki harapan untuk lolos ke semifinal Piala AFF U-17 2026. Itu tidak berkaitan dengan Malaysia, yang berhasil mengalahkan mereka pada laga sebelumnya.
Selengkapnya

Viral