News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bharada E Sempat Pasrah Tak Jadi Nikah hingga Merelakan Kepergian Ling Ling, Kini Vonis Ringan, Kembali Bersama?

Bharada E divonis ringan oleh Majelis Hakim seusai sempat pasrah tak jadi menikah hingga merelakan kepergian sang tunangan, Ling-ling bersama pria lain. (18/2)
Sabtu, 18 Februari 2023 - 04:58 WIB
Bharada E dan Tunangannya, Ling-Ling.
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kisah cinta salah satu terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J yakni Richard Eliezer menyeruak ke publik setelah kasus ini makin menjadi sorotan. Terbaru, Bharada E divonis ringan seusai sempat pasrah tak jadi menikah hingga relakan kepergian sang tunangan, Ling Ling.

Terdakwa Richard Eliezer, sang eksekutor pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat baru saja bisa bernapas lega, setelah Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memvonis dirinya dengan hukuman penjara 1 tahun 6 bulan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hukuman yang diterima oleh Bharada E ini sangat jauh lebih ringan, ketimbang tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yaitu tuntutan 12 tahun penjara.

Kisah cinta Bharada E dan tunangannya yang bernama Angeline Kristianto atau Ling Ling ini belakangan terungkap ke publik. Setelah Richard membacakan poin nota pembelaan atau pledoi kasusnya tersebut.

Salah satu poin yang menarik perhatian netizen adalah di mana mantan ajudan Ferdy Sambo ini secara langsung meminta maaf kepada tunangannya, Ling Ling karena harus menunda pernikahan mereka.


Richard Eliezer dan Ling Ling.

Sambil menangis tersedu-sedu, Bharada E secara lugas meminta maaf karena rencana pernikahan itu harus tertunda karena Richard Eliezer terjerat kasus hukum yang membuatnya harus menjalani hukumannya tersebut.

"Saya juga meminta maaf kepada tunangan saya, karena harus bersabar menunda rencana pernikahan kami. Walaupun sulit diucapkan, tapi saya berterima kasih atas kesabaran dan cinta kasih dan perhatian, kalaupun kamu harus menunggu, tunggulah saya menjalani proses hukum ini. Kalaupun lama, saya tidak akan egois memaksa kamu untuk menunggu saya," kata Bharada E, Rabu (25/1/2023).

Pada saat membacakan nota pembelaan itu, Bharada E juga mengaku ikhlas apabila sang tunangan memilih pria lain.

Sebab, dia mengatakan kebahagiaan harus diraih siapa pun, termasuk tunagannya.

Saya ikhlas, apapun keputusanmu (termasuk memilih pria lain), karena bahagiamu adalah bahagiaku juga," kata Bharada E.

Ling Ling Mengaku Akan Selalu Menunggu dan Menemani Richard Eliezer


Bharada Richard Eliezer dan tunangannya, Ling Ling.

Dilansir dari berbagai sumber, Ling Ling mengaku masih berharap dirinya tetap bersama dengan kekasihnya, Richard Eliezer. 

Meski masalah hukum masih berjalan untuk perbuatan yang Richard lakukan sebagai bagian dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Dan rencana yang dibuat seketika harus tertunda, termasuk pernikahan.

"Kita kan plan-nya udah panjang kan, kita siapkan plan (rencana). Tapi karena ini (kasus) jadi berubah, tertundalah." ucap Ling Ling

"Belum kepikiran sih plan-nya apa, tapi fokus ke kasus dulu. Masih menunggu, masih menemani dan tetap akan menunggu," sambung dengan tegas.

Sosok Angeline Kristianto atau Ling Ling, tunangan Bharada E menjadi disebut-sebut menjadi oarang pertama yang dihubungi kekasihnya itu saat kasus kematian Brigadir J. 

Dalam kesempatan wawancaranya di Kompas TV beberapa waktu lalu, Ling Ling menyebut bahwa saat setelah kejadian kematian Brigadir J, sang tunangan, Bharada E menghubunginya via chat. 

"Dia saat itu cuma bilang, 'saya ada masalah, saya nembak orang'. Tapi dia belum bilang siapa. Lancar sesuai skenario (diatur Ferdy Sambo) seperti dia bilang di awal," kata Ling Ling, Selasa (13/12/2022). 

Menurut Ling Ling saat itu, Bharada E yang masih memainkan skenario Ferdy Sambo itu tampak emosional ketika ditanya soal kebenarannya seperti apa.

"Dia marah, pokoknya enggak bisa kalau saya bertanya gitu. Jadi saya cukup disuruh mendengarkan apa yang dia sampaikan," ucapnya

Karena yakin kekasihnya itu menyembunyikan fakta sebenarnya, saat itu Ling Ling juga terus bertanya soal kebenaran kasus yang melibatkan Bharada E tersebut. 

"Dia bilang, iya saya akan jujur, pas sudah pas momennya, saya tanya, 'siapa yang menembak?', dia jawab, 'saya yang nembak, tapi perintah bapak," kata Ling Ling, menirukan percakapannya dengan Richard Eliezer.

Ling Ling menyebut bahwa Bharada E sempat meminta maaf kepadanya karena di awal tak berkata jujur soal penembakan. 


Foto Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo bersama para ajudannya, termasuk Bharada E (lingkaran kuning) dan Brigadir J (lingkaran merah).

Tak hanya itu, Ling Ling menyebut bahwa kesedihan Bharada E adalah dia merasa telah mengecewakan orangtuanya, dan juga mengganggu terhadap hubungannya dengan Ling Ling. 

"Maaf sudah enggak jujur, kasihan mamah papah kalau aku dipecat, kasihan kita batal nikah," kata Ling Ling, menirukan perkataan Bharada E.

Sekedar informasi, Sekedar informasi, semua terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J telah dibacakan hasil vonisnya oleh Majelis Hakim yang dipimpin oleh Wahyu Iman Santoso.

Dengan hasil yakni Ferdy Sambo divonis hukuman mati yang sebelumnya Jaksa menuntut hukuman penjara seumur hidup. Sementara sang istri, Putri Candrawathi divonis 20 tahun penjara, melebihi tuntutan jaksa yang sebelumnya 8 tahun penjara yang sama halnya dengan Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf. 

Untuk Ricky Rizal 12 tahun penjara, Kuat Ma'ruf 15 tahun penjara. Dan untuk sang eksekutor yang melakukan penembakan  terhadap Brigadir Yosua yakni Bharada E divonis dengan hukuman 1 tahun 6 bulan. (abs/ind)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

vonis="" www.tvonenews.com="">vonis-ringan-menuai-pro-kontra-justice-collaborator-ini-kata-mantan-hakim-agung?page=4">


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral