GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR RI Minta Pemerintah Tak Terjebak Perangkap Utang yang Ditawarkan China Soal Proyek Kereta Cepat

Anggota Komisi VI DPR RI, Achmad Baidowi mengingatkan Pemerintah agar tidak terjebak dalam perangkap utang yang ditawarkan oleh China ke Indonesia, ini katanya.
Senin, 17 April 2023 - 22:36 WIB
Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB)
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi VI DPR RI, Achmad Baidowi mengingatkan Pemerintah agar tidak terjebak dalam perangkap utang yang ditawarkan oleh China ke Indonesia.

Awiek sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung secara finansial memiliki masa pengembalian investasi yang cukup panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, tentu bukan saja masa konstruksi yang menimbulkan beban APBN

Akan tetapi, pada saat nanti kereta resmi beroperasi, beban operator bisa ikut menjadi tanggungan APBN.

Apalagi permintaan konsesi 80 tahun yang berarti utang akan jadi tanggungan APBN jangka panjang.

“Kami meminta agar Pemerintah waspada terhadap skenario debt trap atau jebakan utang dimana proyek yang membebani BUMN dan anggaran Negara sengaja diciptakan dengan skenario tertentu oleh pihak kreditur sehingga pengelolaan aset strategis nasional pindah ke tangan asing," tutur Awiek, Senin (17/4/2023).

Awiek menilai, penjaminan utang dengan skema APBN bukan solusi ideal saat ini. Kemudian, dia menjelaskan bahwa APBN sedang mengejar target defisit wajib kembali ke bawah 3% sebelum 2024.

"Sementara belanja perlindungan sosial, pengendalian inflasi, belanja pendidikan dan belanja rutin wajib diprioritaskan Pemerintah," ujarnya.

Ia pun meyakini bahwa ruang fiskal akan semakin tertekan jika utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung dijaminkan APBN.

"Meski bentuknya penjaminan tetap ada risiko APBN yang terlibat dalam pembayaran bunga dan cicilan pokok apabila konsorsium Kereta Cepat mengalami kesulitan pembayaran utang," tuturnya.

Untuk diketahui, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan China meminta utang untuk membiayai bengkak Kereta Cepat Jakarta-Bandung dijamin APBN.

Hal ini terungkap usai Luhut melakukan kunjungan kerja ke China beberapa waktu lalu. Namun, pemerintah sendiri tidak ingin hal itu dilakukan. 

Luhut menyebutkan pemerintah akan mengarahkan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) untuk menjamin utang tersebut.

"Memang masih ada masalah psikologis ya, jadi mereka (China) maunya dari APBN. Tapi kita jelaskan prosedurnya akan panjang. Kami dorong melalui PT PII karena ini struktur yang baru dibuat pemerintah Indonesia sejak 2018," kata Luhut dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Marves, bilangan Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (10/4/2023).

Luhut dalam kunjungannya ke China melakukan negosiasi soal bunga pinjaman ke China Development Bank (CDB) untuk membiayai bengkak biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Luhut menyebutkan dari awalnya tawaran bunga sekitar 4%, setelah negosiasi dilakukan China menurunkan bunga menjadi 3,4%. Pemerintah menginginkan bunga turun jadi 2%

"Kemarin itu mereka mau turun dari 4% bunganya, di bawah itu, tapi kita mau angkanya rendah lagi. Offer-nya pertama 3,4% dari awalnya 4%, tapi Kami mau kalau bisa rendah lagi," ungkap Luhut.

Di sisi lain Luhut bilang angka ini sudah sangat murah dibandingkan suku bunga pinjaman di tempat lain yang mencapai 6%. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Negosiasi masih dilakukan, setidaknya sampai minggu depan. Namun, bila bunga 3,4% disepakati, Luhut menilai tidak buruk-buruk amat.

"Kalau mau pinjam keluar juga bunganya bisa 6%. Jadi ya kalau bisa 3,4%, misalnya sampai situ, ya kita sudah doing okay juga, walaupun tidak oke-oke amat, daripada kita keluar," ungkap Luhut.(rpi/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Metro Pusatkan Pengamanan Malam Takbiran di Monas-Bundaran HI, Ribuan Personel Dikerahkan

Polda Metro Pusatkan Pengamanan Malam Takbiran di Monas-Bundaran HI, Ribuan Personel Dikerahkan

Polda Metro Jaya memfokuskan pengamanan saat malam takbiran menjelang Idul Fitri, pada Jumat (20/3/2026), di wilayah Monas hingga Bundaran HI, Jakarta Pusat.
6 Penyakit yang Sering Kambuh Setelah Lebaran, Begini Cara Pencegahannya!

6 Penyakit yang Sering Kambuh Setelah Lebaran, Begini Cara Pencegahannya!

Deretan penyakit yang sering kambuh setelah Lebaran dan cara mencegahnya agar tetap sehat usai menikmati momen kemenangan bersama keluarga. Simak selengkapnya!
Francesco Bagnaia Komentari Ancaman Banjir di Sirkuit Goiania Jelang MotoGP Brasil 2026, Ia Berharap...

Francesco Bagnaia Komentari Ancaman Banjir di Sirkuit Goiania Jelang MotoGP Brasil 2026, Ia Berharap...

Rider asal Italia yang perkuat tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, menyoroti kondisi cuaca ekstrem jelang MotoGP Brasil 2026 di Sirkuit Goiania.
Prabowo Bongkar Hasil Efisiensi APBN, Rp308 Triliun Dihemat dari Belanja yang Tak Produktif dan Potensi Korupsi

Prabowo Bongkar Hasil Efisiensi APBN, Rp308 Triliun Dihemat dari Belanja yang Tak Produktif dan Potensi Korupsi

Presiden Prabowo Subianto menegaskan efisiensi akan terus dilanjutkan, terutama untuk menghadapi potensi krisis global yang diperkirakan turut berdampak pada Indonesia.
Masih Buta dengan Sirkuit Goiania, Marco Bezzecchi Pesimis Bisa Lanjutkan Tren Kemenangan di MotoGP Brasil 2026

Masih Buta dengan Sirkuit Goiania, Marco Bezzecchi Pesimis Bisa Lanjutkan Tren Kemenangan di MotoGP Brasil 2026

Rider yang memperkuat tim Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, mengaku belum memiliki gambaran jelas jelang MotoGP Brasil 2026 di Sirkuit Goiania akhir pekan ini.
‎Meski Diberikan 3 Hukuman, Sanksi FIFA untuk Israel Ternyata Lebih Ringan dari Tuntutan Awal Palestina

‎Meski Diberikan 3 Hukuman, Sanksi FIFA untuk Israel Ternyata Lebih Ringan dari Tuntutan Awal Palestina

Palestina mendorong agar Israel dijatuhi hukuman paling berat berupa pembekuan dari aktivitas sepak bola internasional.

Trending

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?
Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Tiga berita bola terpopuler: Kevin Diks syok lihat FC Copenhagen, prediksi pemain yang dicoret Timnas, hingga keponakan Van Bronckhorst tertarik bela Garuda.
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Jawab Pertanyaan Olla Ramlan, UAS Jelaskan Hukum Suami Istri Bercumbu di Malam Idul Fitri, Dosa atau Halal?

Jawab Pertanyaan Olla Ramlan, UAS Jelaskan Hukum Suami Istri Bercumbu di Malam Idul Fitri, Dosa atau Halal?

Ustaz Abdul Somad (UAS) menjawab pertanyaan dari Olla Romlan terkait hukum suami istri hubungan intim atau bercumbu di malam Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT