News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepala Rutan Cipinang Buka Suara Soal Dugaan Bisnis dalam Lapas oleh Anak Menteri Yasonna Laoly, Begini Katanya

Heboh dugaan bisnis dalam lapas Cipinang yang dijalankan anak Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, Yamitema Laoly. Hal itu diungkap oleh aktor Tio Pasukadewo.
Sabtu, 6 Mei 2023 - 03:05 WIB
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan anaknya Yamitema Laoly, anaknya diduga bisnis dalam Lapas Cipinang.
Sumber :
  • Twitter @PartaiSocmed

Jakarta, tvOnenews.com - Heboh dugaan bisnis dalam lapas yang diduga dijalankan anak Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly yakni Yamitema Laoly. Hal itu diungkap oleh pesohor Tio Pasukadewo.

Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Cipinang, Sukarno Ali angkat bicara terkait maraknya isu negatif tentang rutan Cipinang yang tengah menghebohkan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Cipinang, Jakarta Timur disebut-sebut sebagai pabrik minuman keras dan kartel narkoba.

Tak hanya itu, penjara yang dibangun pada masa kolonial Belanda ini juga diisukan memiliki sel penjara yang mewah dan diperjualbelikan kepada para narapidana.

Terkait hal ini, Ali menepis semua isu yang beredar luas di masyarakat. Menurut dia, tak ada yang memonopoli bisnis di dalam internal lapas.

"Yang dinyatakan Tio itu tidak benar. Saya bantah itu semua, karena ini real, gratis dari rutan. Tidak ada yang diperjualbelikan," kata Ali saat diwawancarai tvOnenews.com di Rutan Cipinang, Jumat (5/5/2023).

Pernyataan Ali ini sebagai respons terhadap cuitan Aktor lawas, Tio Pakusadewo yang juga mantan narapidana narkotika di penjara Cipinang. 

Dalam tayangan wawancara, Tio membeberkan pengalamannya selama berada di dalam sel.

Tio menyebutkan banyak hal yang menuding bahwa di dalam Rutan dan Lapas Cipinang terdapat monopoli bisnis yang dikendalikan oleh anak dari seorang Menteri. 

Meski Tio tak menyebutkan nama, namun sorotan tertuju pada anak Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly yakni Yamitema Laoly.

Menanggapi hal itu, Ali mengaku heran dengan pernyataan Tio. Sebab, dia mengatakan, pihaknya membagikan kasur, makanan dan fasilitas domestik lainnya, seperti alat mandi, cuci untuk warga binaan di rutan secara gratis.

"Kami juga habis membagikan 635 kasur. Baru beberapa bulan lalu, kita bagikan kasur dan semua sarana prasarana melalui rutan, tidak ada yang diperjualbelikan, semua gratis, dan kami punya data," kata Ali.

Terkait tudingan bisnis di dalam rutan dan lapas yang dimonopoli oleh anak Menkumham Yasonna, Ali mengakui bahwa koperasi Lapas Cipinang memang banyak menjalin kerja sama dengan berbagai kemitraan.

Termasuk salah satunya Yayasan Jeera Foundation.

Ali menjelaskan bahwa Yayasan Jeera Foundation memang digagas oleh Yamitema anak dari Yasonna Laoly.

Namun, menurut Ali, hal itu bertujuan untuk membantu para narapidana di rutan agar memiliki kegiatan positif selama menjadi warga binaan. 

Kemudian juga memberikan bekal keterampilan untuk napi saat kembali ke tatanan masyarakat.

Untuk itu, bagi dia, kegiatan ini bukanlah termasuk dalam monopoli bisnis di dalam rutan.

"Bang Yamitema ini, beliau memang memiliki jiwa sosial yang tinggi. Jadi dia menggagas bagaimana agar bisa terjadi pembinaan buat para tahanan di rutan," jelas Ali.

"Jadi, Jeera Foundation itu adalah pihak ketiga yang ditunjuk melalui MoU. Yayasan ini bergerak dalam bidang pembinaan kepribadian dan kemandirian bagi warga binaan," tutur Ali.

Terkait air minum dan makanan yang dituduhkan sebagai barang yang dibisniskan di dalam rutan, Ali mengatakan, hal itu sebagai produk keluaran dari sebuah yayasan kemitraan. 

Kemudian, Jeera menitipkan produknya untuk diperjualbelikan di koperasi atau kantin rutan.

Dia menilai, hal ini wajar dilakukan oleh lembaga yang melakukan saling bekerja sama.

Menurutnya, tidak pernah ada paksaan untuk membeli produk tersebut. Sebab, sifatnya hanya kemitraan kerja sama.

"Air ini produk yang dihasilkan dari Jeera Foundation, hasil dari produksi ini. Kenapa ini bisa dijual? Karena punya kemitraan dengan koperasi. Ini dia menjualnya ke mitra koperasi," tuturnya.

"Jadi bukan memonopoli, tapi dia menitipkan barang ini ke koperasi untuk dijualkan. Boleh dong orang usaha menitipkan barangnya. Toh itu kan pilihan mau beli atau tidak," tegas dia.

Ali pun membeberkan terkait kegiatan-kegiatan pelatihan yang diberikan oleh Jeera Foundation kepada para warga binaan di rutan.

Diantaranya adalah pelatihan menjadi barista, pelatihan desain grafis, pelatihan kerajinan kulit, pelatihan barbershop, pelatihan seni musik, seni lukis, seni peran.

Kemudian, ada juga pelatihan pembuatan tempe, hingga pelatihan laundry.

Dia mengatakan, dengan menghasilkan produk yang bernilai ekonomis, Jeera Foundation telah mendorong peningkatan PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak) Rutan Kelas I Cipinang sebagai bagian dari upaya membangun negara.

"Jadi tidak benar kalau ada yang menyebut Jeera Foundation adalah korporasi yang bergerak di bidang perdagangan (retail) di Rutan Kelas I Cipinang, apalagi memonopoli dan mengintervensi kebijakan internal Rutan Kelas I Cipinang," ucap Sukarno Ali, Kepala Rutan Cipinang.

Terlebih, menurut Ali, kolaborasi dengan Jeera Foundation telah banyak memberikan kontribusi dalam mengembangkan kemandirian bagi warga binaan yang akan menghadapi dunia luar setelah mereka selesai menjalani masa pidananya.(rpi/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemuda Mabuk Rusak Palang Pintu Perlintasan KA di Sleman, Berujung Diringkus Polisi

Pemuda Mabuk Rusak Palang Pintu Perlintasan KA di Sleman, Berujung Diringkus Polisi

Seorang pemuda inisial S (24) harus berurusan dengan polisi setelah diduga merusak palang pintu perlintasan JPL 734 di Gamping, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. 
Sokong Pemerataan Akses Pendidikan, Kawendra Tambah Sarana di Ponpes Lumajang

Sokong Pemerataan Akses Pendidikan, Kawendra Tambah Sarana di Ponpes Lumajang

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Kawendra Lukistian terus menggenjot peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
Genjot Peningkatan Mutu, Legislator Kawendra Tambah Sarana Pendidikan di Jember

Genjot Peningkatan Mutu, Legislator Kawendra Tambah Sarana Pendidikan di Jember

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Kawendra Lukistian terus menggenjot peningkatan kualitas pendidikan di pesantren.
LLDikti Wilayah III dan X Lepas Ratusan Mahasiswa Program KKN di Sumbar

LLDikti Wilayah III dan X Lepas Ratusan Mahasiswa Program KKN di Sumbar

Sebanyak 138 mahasiswa dari 37 perguruan tinggi di DKI Jakarta dan Sumatra Barat (Sumbar) resmi dilepas sebagai peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Sumatra Barat 2026 bertajuk 'Bangkik Basamo Mambangun Nagari' di Universitas Budi Luhur.
Pemerintah Pastikan Belum Ada Komplain dari Negara Tetangga Terkait Asap Karhutla

Pemerintah Pastikan Belum Ada Komplain dari Negara Tetangga Terkait Asap Karhutla

Hingga Senin (10/8) ini, Pemerintah Indonesia menyatakan belum menerima keluhan dari negara-negara tetangga terkait gangguan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 
Jeff Bezos Sebentar Lagi Jadi Pemilik Liverpool

Jeff Bezos Sebentar Lagi Jadi Pemilik Liverpool

Pendiri Amazon, Jeff Bezos, dikabarkan semakin dekat dengan kesepakatan untuk membeli sekitar sepertiga saham klub Liga Premier Inggris, Liverpool.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Edisi pertama gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 ini akan digelar pada jeda internasional FIFA Matchday, September-Oktober 2026 mendatang.  
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Selengkapnya

Viral