GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Bekas Loyalis Al Zaytun Bongkar Cara Brutal Ponpes Milik Panji Gumilang Cuci Otak Jemaah, Caranya..

Ternyata begini cara mencuci otak jemaah yang dilakukan di ponpes Al Zaytun yang dipimpin oleh Panji Gumilang, cara ini dibongkar oleh Ken Setiawan mantan NII.
Rabu, 21 Juni 2023 - 13:01 WIB
Panji Gumilang dedengkot Ponpes Al Zaytun
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Salah seorang mantan loyalis Al Zaytun dan Negara Islam Indonesia (NII), Ken Setiawan berani membongkar cara yang digunakan untuk mencuci otak jemaah di dalam ponpes yang dipimpin Panji Gumilang.

Nama Panji Gumilang saat ini sedang mendapat sorotan tajam dari publik karena berbagai kontroversi yang dibuatnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mulai dari perkara shalat Idul Fitri kontroversial yang diadakan di Ponpes Al Zaytun milik Panji Gumilang hingga dirinya yang diduga berhubungan dengan NII.

Seiring berjalannya waktu, berbagai sosok mantan pendukung Panji Gumilang bermunculan ke permukaan membongkar apa yang sebenarnya terjadi di Ponpes Al Zaytun.

tvonenews

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Herri Pras, berikut pengungkapan Ken Setiawan soal cara yang digunakan di Ponpes Al Zaytun yang dipimpin oleh Panji Gumilang untuk membangun doktrin terhadap jemaahnya.

Ken Setiawan sendiri mengaku menyesal karena awalnya sempat tergabung dalam Negara Islam Indonesia (NII) dan menyesatkan orang-orang.

Oleh karenanya, Ken Setiawan bertekad bersama mantan anggota NII untuk memberantas paham yang melenceng tersebut sehingga tak banyak yang terjerumus pada kesesatan yang pernah dirinya lalui.

"Saya melihat ini bukan kejahatan biasa, masalah NII yang berpusat di Al Zaytun ini tragedi kemanusiaan," ungkap Ken Setiawan.

"Anak muda dihancurkan ekonominya, dihancurkan akidahnya, dihancurkan masa depannya, ini paket komplit," lanjutnya.

Ternyata ada doktrin yang ditanamkan sejak pertama kali orang baru datang ke dalam lingkungan Al Zaytun.

"Mereka punya doktrin, biasanya ketika orang baru itu dibawa ke satu tempat di taman, di foodcourt, diajak ke rumah nanti ada whiteboard, digambar akar, pohon, buah,"

Maksud dari gambar itu adalah sebagai wujud jalan manusia untuk mencapai surga.

Mulai dari akar, pohon, hingga buahnya harus dalam keadaan yang baik agar surga dapat diraih.

Dari pemahaman tersebut kemudian diarahkan bahwa orang Islam harus tinggal di negara Islam dengan hukum Islam.

Ken Setiawan menyatakan bahwa ada trik khusus agar para korban ini berhasil dicuci otaknya.

"Satu korban biasanya 5 perekrut," ungkap Ken Setiawan.

Selanjutnya dibuatlah sebuah skenario untuk membuat korban mengikuti pemahaman yang ada di Al Zaytun.

Ken Setiawan menggambarkannya dalam sebuah analogi sederhana.

Misalnya dalam sebuah pasar, ada yang menjual kucing anggora.

Lalu ada 5 orang yang ingin beli tapi tak punya uang yang cukup sehingga menyebut bahwa kucing itu adalah anjing yang harganya murah.

Maka si penjual yang semula yakin itu kucing akan mulai goyah keyakinannya karena 5 orang lainnya mengatakan itu adalah anjing.

"Inilah hoaks yang diulang terus menerus akan tersugesti menjadi sebuah kebenaran," ujar Ken Setiawan.

Dengan cara itulah yang membuat korban menjadi mudah untuk dicuci otaknya menurut Ken Setiawan terjadi di Ponpes Al Zaytun milik Panji Gumilang.

(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

John Herdman cukup percaya diri menyebut Timnas Indonesia sebagai tim yang akan ditakuti oleh Jepang dan Qatar, sesama kontestan di grup F Piala Asia 2027.
Gudang Minyak di Jambi Habis Terbakar

Gudang Minyak di Jambi Habis Terbakar

Jumat malam sekitar pukul 19.00 WIB, salah satu gudang minyak di RT 19 Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, habis terbakar, namun tidak ada korban jiwa dan polisi sedang menyelidiki kasusnya.
Karier di Bidang Industri Kreatif Kian Menjanjikan, Jurusan Desain Kini Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Karier di Bidang Industri Kreatif Kian Menjanjikan, Jurusan Desain Kini Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Perubahan cara pandang terhadap desain menjadi salah satu fenomena paling menarik dalam industri modern. Dalam satu dekade terakhir, desain tidak lagi dipahami sekadar urusan estetika
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nomenklatur program studi (prodi) atau jurusan ‘Teknik’ menjadi jurusan ‘Rekayasa’.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Karier di Bidang Industri Kreatif Kian Menjanjikan, Jurusan Desain Kini Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Karier di Bidang Industri Kreatif Kian Menjanjikan, Jurusan Desain Kini Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Perubahan cara pandang terhadap desain menjadi salah satu fenomena paling menarik dalam industri modern. Dalam satu dekade terakhir, desain tidak lagi dipahami sekadar urusan estetika
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Selengkapnya

Viral