GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan ke Mekkah, Ini Cara Naik Haji ‘Nyeleneh’ Ajaran Panji Gumilang Pemimpin Ponpes Al Zaytun, Lempar Jumrah dan Tawaf Diganti…

Panji Gumilang mengajarkan cara naik Haji 'nyeleneh' kepada para santri Ponpes Al Zaytun. Ken Setiawan mengungkapkan naik Haji bukan ke Mekkah, tawaf diganti...
Sabtu, 24 Juni 2023 - 09:14 WIB
Panji Gumilang Pemimpin Ponpes Al Zaytun Indramayu
Sumber :
  • kolase tvOnenews

tvOnenews.com – Bukan ke Mekkah, ini cara naik Haji ‘nyeleneh’ ajaran Panji Gumilang si pemimpin Ponpes Al Zaytun. Lempar jumrah dan tawaf juga diganti menjadi…

Pemimpin Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang memberikan ajaran nyeleneh kepada para santri, mulai dari salam Yahudi, mengubah kalimat syahadat, hingga cara naik Haji yang berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kontroversial yang dinilai menyesatkan ini menuai amarah di masyarakat. Salah satu ajaran paling menghebohkan adalah cara naik Haji yang bukan dilakukan di Mekkah.

Panji Gumilang (sumber: kolase tvOnenews)

Sosok mantan pengurus Ponpes Al Zaytun bernama Ken Setiawan blak-blakan membongkar kebobrokan di dalam ponpes naungan Panji Gumilang.

Dilansir dari tayangan Program Catatan Demokrasi TvOne, Ken Setiawan mengungkapkan di Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang mengubah rukun Islam.

“Ajaran sesatnya dia telah mengubah rukun Islam, syahadat yang diajarkan di gerakan teritorial. Ajarannya di dalam bahwa syahadat itu bukan tiada Tuhan selain Allah, tapi tiada negara kecuali negara Islam,” pungkas Ken. “Barang siapa bernegara selain negara Islam, maka dia kafir.”

Yang lebih mencengangkan, Pemimpin Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang juga berani mengubah kalimat syahadat tidak berdasarkan sebagaimana syariat Islam sebenarnya.

Panji juga meyakini ada nabi setelah Nabi Muhammad SAW.

“Kami meyakini dulu Panji Gumilang, kami ada nabi baru setelah Nabi Muhammad SAW,” tutur Ken Setiawan.

Bahkan, Panji si dedengkot Ponpes Al Zaytun mengajarkan cara naik Haji tanpa jauh-jauh pergi ke Mekkah.

Berdasarkan ajarannya, para santri Ponpes Al Zaytun cukup beribadah Haji dengan mengunjungi pondok pesantren pada 1 Muharram.

“Yang terakhir ibadah hajinya. Ibadah haji menurut NII gak perlu ke Mekkah. Ibadah haji cukup datang ke Al Zaytun setiap satu tahun sekali pada 1 Muharram,” ungkap Ken Setiawan.

Pada tanggal tersebut, semua Korwil dari berbagai daerah berkumpul. Bersama dengan santri, melaksanakan ritual naik Haji.

“Tanggal 1 Muharram diartikan sebagai perkumpulan para pejabat dan itu seluruh Korwil. Dulu bahasa kita itu Korwil, dan itu datang melakukan ritual Haji juga di sana. Jadi kalau 1 Muharram datang ke Al Zaytun pasti ramai,” pungkas Ken.

Terkait tawaf yang diajarkan juga berbeda, di Ponpes Al Zaytun bukan mengelilingi Ka’bah, tapi mengeliling pesantren.

“Di dalam itu sekitar 250 ribu jamaah hadir semua, masing-masing Korwil juga melakukan ritual ibadah Haji.  Keliling tawaf misalnya, kita bukan keliling Ka’bah tapi keliling pesantren yang luasnya 1.200 hektar,” jelas Ken, mantan pengurus Ponpes Al Zaytun. 

“Kita bertakbir Allahu Akbar bahwa inilah Islam ini besar, mewah, megah, lengkap fasilitasnya,” lanjutnya.

Ken menyampaikan bahwa di sana, tawaf justru mengagungkan Ponpes Al Zaytun dengan segala fasilitas mewahnya.

 “Jadi tawaf itu mengakbarkan Al Zaytun dengan segala kelengkapan fasilitasnya. Saya rasa semua orang yang ke sana mengucap Subhanallah, besar sekali, luas sekali,” ujar Ken.

Selain itu, Panji Gumilang juga mengajarkan cara melempar jumrah yang nyeleneh kepada para santri Ponpes Al Zaytun.

 “Ada juga istilah melempar jumrah kalau di Mekkah kan menggunakan kerikil. Di Al Zaytun kita sedang membangun gedung, kalau batu kerikil gak kelar-kelar,” kata Ken.

Lempar jumrah di Mekkah bukan menggunakan kerikil tapi bahan bangunan dalam bentuk uang.

“Jika di Mekkah umumnya melempar jumrah adalah melempar dengan kerikil. Di Ponpes Al Zaytun para jamaah diminta untuk melempar “semen” dalam bentuk uang,” tutur Ken Setiawan.

“Jadi setiap orang yang datang ke sana dari rombongan wilayah mana nanti di akhir session sambutan Syekh Panji Gumilang katanya, ini ada ritual melempar jumrah, misalnya dari Jakarta ada Rp1 miliar. Ini melempar jumrah tidak pakai kerikil tapi dulu minimal dengan tujuh sack semen, dalam bentuk duit,” tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini.

(rka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Performa impresif Laurin Ulrich di kompetisi Jerman kembali memantik spekulasi soal peluangnya membela Timnas Indonesia. Thom Haye gigit jari soal posisinya?
Sadis Siswa MTsN di Maluku Tewas Bersimbah Darah Usai Dianiaya Oknum Brimob, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis Siswa MTsN di Maluku Tewas Bersimbah Darah Usai Dianiaya Oknum Brimob, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
Ada Kabar Gembira, 6 Shio Ini Akan Dapat Rezeki Nomplok Pada 21 Februari 2026: Monyet dan Babi Bersiap

Ada Kabar Gembira, 6 Shio Ini Akan Dapat Rezeki Nomplok Pada 21 Februari 2026: Monyet dan Babi Bersiap

Ramalan shio 21 Februari 2026 membawa kabar gembira. Enam shio jni diprediksi akan mendapat rezeki nomplok dan peluang finansial besar. Simak selengkapnya!
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Jadwal Proliga 2026, 21 Februari: Berpeluang Akhiri Kekalahan Beruntun, Jakarta Garuda Jaya Hadapi Surabaya Samator Hari Ini

Jadwal Proliga 2026, 21 Februari: Berpeluang Akhiri Kekalahan Beruntun, Jakarta Garuda Jaya Hadapi Surabaya Samator Hari Ini

Jadwal Proliga 2026 Sabtu 21 Februari, hari ketiga seri ke-7 yang menyajikan dule dari sektor putra antara Jakarta Garuda Jaya menghadapi Surabaya Samator.

Trending

Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Dwi Sasetyaningtyas, konten kreator yang viral setelah bilang, "cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan" ungkap permintaan maafnya pada masyarakat.
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Penilaian Shin Tae-yong untuk Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

Penilaian Shin Tae-yong untuk Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menyambut positif penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru skuad Garuda. Menurut Shin Tae-yong, John Herdman -
Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Simak 12 ramalan zodiak hari ini, 21 Februari 2026, untuk Aries hingga Pisces. Simak prediksi lengkap seputar cinta, karier, dan keuangan kamu di bawah ini!
Jadwal Proliga 2026, 21 Februari: Berpeluang Akhiri Kekalahan Beruntun, Jakarta Garuda Jaya Hadapi Surabaya Samator Hari Ini

Jadwal Proliga 2026, 21 Februari: Berpeluang Akhiri Kekalahan Beruntun, Jakarta Garuda Jaya Hadapi Surabaya Samator Hari Ini

Jadwal Proliga 2026 Sabtu 21 Februari, hari ketiga seri ke-7 yang menyajikan dule dari sektor putra antara Jakarta Garuda Jaya menghadapi Surabaya Samator.
Pendapat Shin Tae-yong soal Banyak Pemain Timnas Indonesia yang Kini Main di Liga Indonesia

Pendapat Shin Tae-yong soal Banyak Pemain Timnas Indonesia yang Kini Main di Liga Indonesia

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong angkat bicara terkait fenomena kembalinya sejumlah pemain naturalisasi ke kompetisi domestik Super League. Shin -
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT