News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Adik Panji Gumilang Ungkap Alasan Kakaknya Dirikan Pondok Al Zaytun di Indramayu

Adik Panji Gumilang sempat menceritakan alasan kakaknya mendirikan Pondok Pesantren Al Zaytun di Gantar, Indramayu.
Senin, 26 Juni 2023 - 13:14 WIB
Abdul Wahib (64) adik Panji Gumilang
Sumber :
  • tvOne - m habib

Gresik, tvOnenews.com - Sosok pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Panji Gumilang, rupanya tidak hanya menjadi sosok yang penuh kontroversi. Panji Gumilang juga dikenal sebagai pribadi yang baik dan suka membantu masyarakat, khususnya membantu warga masyarakat yang ada di kampung kelahirannya di Dusun Siraman, Desa Sembunganyar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur.

Kebiasaan Panji Gumilang yang gemar bersilaturahmi dan bersahabat itu diceritakan oleh adiknya yakni Abdul Wahib (64). Menurut Abdul Wahib hal itu dapat dilihat dari sejumlah foto dirinya dengan tokoh terkenal yang dipajang didinding rumah keluarganya di Gresik. Di antaranya foto bersama mantan Presiden Timor Leste Xanana Gusmao, dan Perdana Menteri Mari Alkatiri yang ditaruh di ruang tamu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Semua foto itu kami pasang sebagai bukti kakak saya mengkedepankan silaturrahmi. Soal pemberitaan yang menyangkut dirinya semua itu tidak benar. Jadi mohon dicermati,” jelas Abdul Wahib, adik Panji Gumilang kepada awak media, Sabtu (24/6).

Sayangnya pihak keluarga Panji Gumilang belum berkenan, saat awak media akan mengambil gambar foto- foto yang terpajang rapi tersebut.

Adik Panji Gumilang juga sempat menceritakan alasan kakaknya mendirikan Pondok Pesantren Al Zaytun di Gantar, Indramayu.

"Ini setelah menyelesaikan pendidikannya di Pondok Pesantren Gontor. Kata dari Gontor itu bila diucapkan orang Sunda berarti Gantar. Selanjutnya, mencari lahan di daerah tersebut untuk didirikan pondok pesantren yang saat ini berdiri," sambungnya.

Namun kini keberadaan pondok pesantren tersebut, diprotes masyarakat karena dianggap kontroversial. Masyarakat menilai pondok pesantren yang didirikan Panji Gumilang itu tidak sesuai dengan ajaran. Namun, semua kontroversi itu biar Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pemerintah yang memutuskan.

Seperti dikabarkan sebelumnya, rupanya sang pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun Indramayu, Jawa Barat, yang kini menjadi sosok kontroversial, Panji Gumilang atau dikenal dengan nama Abdus Sallam Panji Gumilang, sejak kecil sudah memiliki jiwa sebagai seorang pemimpin. Hal tersebut diceritakan oleh Abdul Wahib (64) adik dari Panji Gumilang, yang tinggal di Gresik.

Warga asal Desa Sembunganyar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur itu, saat ini tinggal bersama istri dan dua orang anaknya. Dengan mengenakan peci, berkaos putih dan berkacamata minus, Abdul Wahib dengan detail mulai menceritakan bahwa kakaknya Panji Gumilang menghabiskan masa kecilnya di rumah yang ditempati sekarang ini.

Disebuah bangunan rumah yang berukuran cukup besar yakni sekitar 15x50 meter tersebut, Panji Gumilang dulunya menyelesaikan pendidikan dasarnya di Pondok Pesantren Maskumambang, Kacamatan Dukun, Kabupaten Gresik.

Setelah menyelesaikan pendidikan di pondok pesantren Maskumambang, di Kecamatan Dukun Gresik, Panji Gumilang muda kemudian melanjutkan pendidikan keilmuanya ke Pondok Pesantren di Gontor Ponorogo. Tidak berhenti disitu saja, Panji Gumilang lalu melanjutkan lagi ke pendidikan tinggi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

"Saya memanggilnya cacak (kakak) kalau di kampung kami dikenal dengan nama Abdus Sallam Panji Gumilang," ujar Abdul Wahib kepada sejumlah awak media yang berkunjung ke kediamannya di Kecamatan Dukun, Gresik, Sabtu (24/6).

Abdul Wahib yang juga mantan Kepala Desa di Desa Sembunganyar, Kecamatan Dukun itu mengatakan, kakaknya itu juga mantan pendidik seperti dirinya. Tidak salah bila dunia yang digelutinya sekarang tidak jauh dari seputar dunia pendidikan. Yakni mendirikan Pondok Pesantren Al-Zaytun.

"Pemberitaan yang menyangkut kakak saya tidak semua benar. Sebab, banyak yang dipotong-potong saat ditampilkan di media televisi hal ini yang perlu dicermati," lanjut Abdul Wahib.

Ayah dua anak tersebut juga menambahkan, sewaktu mendirikan Pondok Pesantren Al Zaytun dirinya diberitahu olah Panji Gumilang jika akan mendirikan pondok pesantren. Bahkan, dua anaknya juga sempat mengenyam pendidikan di tempat kakaknya tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Anak saya juga pernah menimba ilmu di Al Zaytun dan sekarang sudah lulus berkeluarga kembali ke desanya," ujarnya. (mhb/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Misteri Jasad Pria Diduga Korban Mutilasi di Depok: Sebagian Tubuh Hilang, Sempat Mau Dibakar

Misteri Jasad Pria Diduga Korban Mutilasi di Depok: Sebagian Tubuh Hilang, Sempat Mau Dibakar

Warga di kawasan Tanah Merah, Jalan Kapling Depkes, Pancoran Mas, Kota Depok, digegerkan oleh penemuan sesosok jasad pria tanpa identitas pada Selasa (4/8) sore. 
Ahmad Sahroni Yakin Presiden Prabowo Tak akan Ganti Kapolri: Kinerjanya Cukup Baik, Walaupun Ada Kurangnya

Ahmad Sahroni Yakin Presiden Prabowo Tak akan Ganti Kapolri: Kinerjanya Cukup Baik, Walaupun Ada Kurangnya

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menanggapi isu pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). 
728.842 Warga Telah Aktivasi IKD, Pemkot Jakbar Diganjar Penghargaan

728.842 Warga Telah Aktivasi IKD, Pemkot Jakbar Diganjar Penghargaan

Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) terus mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
BPK RI Tekankan Tranformasi Government 5.0

BPK RI Tekankan Tranformasi Government 5.0

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menekankan pentingnya transformasi menuju Government 5.0.
Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat lima orang meninggal dunia dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar di perairan Utara Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Minggu (2/8/2026).
Lewat Program Ini, Pemerintah Genjot Pemerataan Ekonomi Nasional

Lewat Program Ini, Pemerintah Genjot Pemerataan Ekonomi Nasional

Danantara Indonesia melalui PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM terus menggenjot penciptaan ekonomi yang merata hingga ke pelosok Tanah Air.

Trending

Karung Misterius Berisi Jasad Pria Diduga Korban Mutilasi di Depok Diidentifikasi, Nyaris Dibakar Sebelum Bagian Tubuh Terlihat

Karung Misterius Berisi Jasad Pria Diduga Korban Mutilasi di Depok Diidentifikasi, Nyaris Dibakar Sebelum Bagian Tubuh Terlihat

Kawasan Tanah Merah, Jalan Kavling Depkes, RT 03/RW 17, Kelurahan/Kecamatan Pancoran Mas, Depok digegerkan dengan adanya penemuan karung misterius berisi jasad pria. 
Lansia Lapor ke Kantor Polisi Cakung dengan Kondisi Mulut Dilakban-Pakai Mukena Karena Dirampok, Seorang Pria Ditangkap

Lansia Lapor ke Kantor Polisi Cakung dengan Kondisi Mulut Dilakban-Pakai Mukena Karena Dirampok, Seorang Pria Ditangkap

Pelaku perampokan lansia berinisial H (61) di Kampung Pisangan, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur akhirnya berhasil ditangkap. Pelaku merupakan seorang pria berinisial M.
Keren, Italia Bidik Garut Jadi Pusat Industri Mode dan Kulit

Keren, Italia Bidik Garut Jadi Pusat Industri Mode dan Kulit

Di balik sorotan lampu runway Indonesia Fashion Week (IFW) 2026, sebuah percakapan penting tentang masa depan industri mode, kulit, dan alas kaki berlangsung di Creative Stage.
Lewat Program Ini, Pemerintah Genjot Pemerataan Ekonomi Nasional

Lewat Program Ini, Pemerintah Genjot Pemerataan Ekonomi Nasional

Danantara Indonesia melalui PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM terus menggenjot penciptaan ekonomi yang merata hingga ke pelosok Tanah Air.
Wika Salim Tiba-tiba Curhat Soal Fitnah, Dituding Jadi PSK Karena Sering Pulang Malam

Wika Salim Tiba-tiba Curhat Soal Fitnah, Dituding Jadi PSK Karena Sering Pulang Malam

Penyanyi dangdut Wika Salim kembali menjadi perhatian publik setelah membagikan kisah masa lalunya yang penuh perjuangan.
728.842 Warga Telah Aktivasi IKD, Pemkot Jakbar Diganjar Penghargaan

728.842 Warga Telah Aktivasi IKD, Pemkot Jakbar Diganjar Penghargaan

Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) terus mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Wamen Ekraf: Indonesia Butuh Lebih Banyak Entrepreneur, Bukan Sekadar Pendiri Perusahaan

Wamen Ekraf: Indonesia Butuh Lebih Banyak Entrepreneur, Bukan Sekadar Pendiri Perusahaan

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, mengatakan, Indonesia membutuhkan lebih banyak entrepreneur.
Selengkapnya

Viral