News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesaksian Mengejutkan Eks Orang Dalam Ponpes Al Zaytun, Ngaku Pernah Antar Santri Dugem ke Diskotek, Bahkan Lihat Mereka...

Ken Setiawan menyampaikan secara blak-blakan bahwa dirinya pernah  mengantar 16 orang santri Al Zatun dugem ke diskotek di salah satu tempat prostitusi terbesar di Indramayu, Jawa Barat.
Senin, 26 Juni 2023 - 22:57 WIB
Kesaksian Mengejutkan Eks Orang Dalam Ponpes Al Zaytun, Ngaku Pernah Antar Santri Dugem ke Diskotek, Bahkan Lihat Mereka...
Sumber :
  • youtube.com

tvOnenews.com - Mengejutkan, kesaksian eks orang dalam ponpes Al Zaytun mengaku jika pernah mengantar beberapa santri dugem ke diskotek dalam salah satu tayangan Catatan Demokrasi tvOne.

Masih hangat, nama Pondok Pesantren Al Zaytun yang menjadi perbincangan usai viralnya berbagai kontroversi kegiatan keagamaan disana. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus viralnya ponpes Al Zaytun diawali dengan video yang menunjukan ibadah salat Idul Fitri 1444 H mencampurkan jemaah wanita dan pria dalam satu shaf salat yang sama. 

Akibatnya, mulailah satu persatu kontroversi dan keanehan kegiatan Ponpes Al Zaytun mulai terungkap. 

Simak kesaksian mengejutkan eks orang dalam Ponpes Al Zaytun yang mengaku pernah mengantar para santri dugem ke diskotek berikut ini.

Kesaksian Mengejutkan Eks Orang Dalam Ponpes Al Zaytun, Ngaku Pernah Antar Santri Dugem ke Diskotek, Bahkan Lihat Mereka...Source: youtube tvOnenews

Dilansir Senin (26/06/23) dari tayangan youtube channel tvOneNews dengan judul "Blak-blakan! Pengakuan Ken Setiawan Antar Santri Dugem | Catatan Demokrasi tvOne," yang diunggah pada 20 Juni 2023.

Beragam kontroversi mulai dari salam kristen, sampai Azan nyeleneh yang dilakukan di Ponpes tersebut dipimpin langsung oleh oleh Panji Gumilang, pimpinan Al Zaytun.

Bahkan selani itu, Panji Gumilang selaku pemimpin Ponpes Al Zaytun pernah meragukan keabsahan kitab suci Al-quran dan menyuruh para santrinya untuk membaca Alkitab.  

Tak berhenti sampai disitu, saat Idul Fitri, Panji Gumilang juga pernah membawakan khutbah dengan mengutip ayat Injil.

Imbasnya, Ponpes yang dipimpin oleh Panji Gumilang itu pun kini dikaitkan dengan salah satu organisasi terlarang, yakni Negara Islam Indonesia atau NII KW9.

Bahkan hal mengejutkan, salah satu eks anggota organisasi Negara Islam Indonesia (NII KW 9) yang juga sekaligus pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan, akhirnya blak-blakan soal kontroversi yang terjadi di Ponpes Al Zaytun. 

Ken Setiawan pun berani tampil dalam acara diskusi Catatan Demokrasi yang tayang di tvOne.

Ken Setiawan kemudian bercerita soal pengalamannya yang pernah mengantarkan 16 santri Al Zaytun pestapora di salah satu tempat prostitusi terbesar di Indramayu. 

Saat dirinya aktif di organisasi NII, Ken Setiawan mengatakan bahwa ia pernah mengantarkan 16 orang santri dari Ponpes Al Zaytun ke tempat prostitusi terbesar di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. 

"Santri yang NII dan non NII ini emang dibedakan walaupun katanya disamakan semua. Saya sendiri saksi hidup saya pernah nganter 16 santri Al Zaytun dugem di tempat pelacuran terbesar di Indramayu dan itu fakta dan terjadi," ujar Ken Setiawan bercerita.  

Secara mengejutkan Ken Setiawan menyampaikan bahwa, meski para santri dengan latar belakang NII sudah dilarang merokok dan berzinah, namun ternyata hal tersebut bisa dilakukan jika para santri tersebut membayar infaq. 

"Kita di NII, mohon maaf memang nggak boleh ngerokok nggak boleh pacaran nggak boleh berzina kalau nggak punya duit, tapi kalau punya duit itu semua bisa dilakukan dan ada namanya majelis tahkim hukum," papar Ken Setiawan melanjutkan. 

"Bahkan ada untuk yang orang tuanya NII itu diajarkan, ini untuk yang orang tuanya NII ya kalau yang non NII saya nggak tahu karena informasinya tidak ada sampai-sampai. Malah sahabat saya itu butuh untuk bayar infaq dan karena tidak berani melakukan kriminal itu mohon maaf sampai jual diri," pungkas Ken Setiawan bercerita gamblang. 

Pada kesempatan itu pun, Ken Setiawan menceritakan bagaimana proses dirinya bersama sejumlah santri dari Ponpes Al Zaytun yang diduga merupakan bagian dari kelompok NII, mengumpulkan sejumlah uang dengan cara tak lazim.

Ken Setiawan juga menyampaikan bahwa didalam Ponpes Al Zaytun pengajaran untuk para santri yang memiliki latar belakang NII dan Non NII itu juga dibedakan. 

Selain itu, ternyata para santri yang memiliki latar belakang NII pun diajarkan paham bahwa harta milik orang diluar kelompoknya boleh dicuri karena itu merupakan harta orang kafir.

Ken Setiawan juga menambahkan jika hal tersebut diajarkan dan disampaikan oleh pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang kepada para santri yang memiliki latar belakang NII KW9 tersebut. 

"Santri yang NII dan non NII ini emang dibedakan walaupun katanya disamakan semua. di NII sendiri, memang teorinya itu dari dari Panji Gumilang nggak menyampaikan 'silahkan ngerampok, silahkan nyuri', tapi mengatakan bahwa harta orang di luar kelompok termasuk orang tua yang belum berbaiat itu kafir semua," ungkap Ken Setiawan dalam tayangan tersebut.  

Hal inilah yang kemudian membuat para anggota organisasi NII ini melakukan segala macam cara termasuk mencuri dan merampok, hanya untuk mengumpulkan harta yang nantinya digunakan untuk kegiatan organisasi tersebut. 

Yang lebih mengejutkan adalah, Ken Setiawan menyampaikan bahwa pada saat itu, anggota NII bahkan diberikan target setiap bulan untuk mengumpulkan sejumlah dana dan akan mendapat hukuman jika target tidak tercapai 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News.

(udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Brasil Pertahankan Rekor 92 Tahun Tak Terkalahkan di Laga Pembuka Piala Dunia

Brasil Pertahankan Rekor 92 Tahun Tak Terkalahkan di Laga Pembuka Piala Dunia

Timnas Brasil kembali menjaga tradisi impresif di Piala Dunia. Selecao memperpanjang rekor tak terkalahkan pada laga pembuka yang bertahan selama 92 tahun.
Link Live Streaming Tinju Dunia: Siang Ini Ada Duel Jesse Rodriguez vs Antonio Vargas Diperebutan Gelar Juara

Link Live Streaming Tinju Dunia: Siang Ini Ada Duel Jesse Rodriguez vs Antonio Vargas Diperebutan Gelar Juara

Link live streaming tinju dunia hari ini, ada duel perebutan gelar juara antara Jesse Rodriguez vs Antonio Vargas di kelas bantam (bantamweight).
Piala Dunia 2026: Dramatis Tahan Imbang Swiss 1-1, Pelatih Timnas Qatar Semringah dan Bangga

Piala Dunia 2026: Dramatis Tahan Imbang Swiss 1-1, Pelatih Timnas Qatar Semringah dan Bangga

Timnas Qatar memulai perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan hasil membanggakan. Mereka sukses menahan Swiss 1-1 pada laga perdana Grup B, Sabtu (13/06/2026).
Mengenal Alberto Aquilani, Pelatih Baru Jay Idzes di Sassuolo

Mengenal Alberto Aquilani, Pelatih Baru Jay Idzes di Sassuolo

Mengenal Alberto Aquilani, pelatih baru Jay Idzes di Sassuolo musim 2026/2027. Eks gelandang Liverpool dan Timnas Italia itu siap debut di Serie A.
Piala Dunia 2026: Demi Harga Diri, Pelatih yang Sempat Permalukan Timnas Indonesia Ini Minta Australia All Out Lawan Turki

Piala Dunia 2026: Demi Harga Diri, Pelatih yang Sempat Permalukan Timnas Indonesia Ini Minta Australia All Out Lawan Turki

Timnas Australia bersiap memulai perjuangan di Piala Dunia 2026. Pelatih Tony Popovic meminta para pemain Socceroos tampil habis-habisan saat menghadapi Turki.
3 Pesan Mengejutkan dari Betrand Peto yang Viral di Media Sosial, Satu Nama Diungkap saat Orang Tua Angkatnya Berkonflik

3 Pesan Mengejutkan dari Betrand Peto yang Viral di Media Sosial, Satu Nama Diungkap saat Orang Tua Angkatnya Berkonflik

Belum lama ini, anak angkat Ruben dan Sarwendah, Betrand Peto menyampaikan pesan mengejutkan yang kini viral di media sosial.

Trending

Senjata Andalan Pratama Arhan di Timnas Indonesia Jadi Sorotan di Tengah Piala Dunia 2026

Senjata Andalan Pratama Arhan di Timnas Indonesia Jadi Sorotan di Tengah Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan media Vietnam. Senjata khas skuad Garuda yang selama ini identik Pratama Arhan dikaitkan dengan momen Piala Dunia.
Gara-gara Kevin Diks, Media Jerman Sampai Beri Pujian untuk Timnas Indonesia

Gara-gara Kevin Diks, Media Jerman Sampai Beri Pujian untuk Timnas Indonesia

Kevin Diks tampil gemilang bersama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026. Borussia Mönchengladbach sampai memberikan pujian khusus.
Tak Kuat Usai Diduga Alami KDRT, Istri Oknum Dosen di Makassar Kabur ke Padang dan Tempuh Jalur Hukum

Tak Kuat Usai Diduga Alami KDRT, Istri Oknum Dosen di Makassar Kabur ke Padang dan Tempuh Jalur Hukum

Universitas Negeri Makassar (UNM) menyatakan sikap resmi terkait kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan salah satu tenaga pengajarnya. 
Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Pria di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun. 
Laman SPMB Jabar Down Saat Pengumuman PCMB, Disdik Ungkap Penyebabnya

Laman SPMB Jabar Down Saat Pengumuman PCMB, Disdik Ungkap Penyebabnya

Keresahan melanda ribuan orang tua siswa di Jawa Barat setelah laman resmi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dengan alamat spmb.jabarprov.go.id tidak dapat diakses tepat pada saat pengumuman hasil Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB), Sabtu (13/6). 
Polres Karawang Bongkar Sindikat Sabu Lintas Karawang-Bekasi, 110 Gram Barang Bukti Disita

Polres Karawang Bongkar Sindikat Sabu Lintas Karawang-Bekasi, 110 Gram Barang Bukti Disita

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Karawang berhasil memutus rantai peredaran narkotika jenis sabu yang beroperasi di wilayah Karawang dan Bekasi. 
Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Pemerintah Indonesia terus mempercepat rehabilitasi wilayah terdampak pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
Selengkapnya

Viral