News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Orang Lama Al-Zaytun Ungkap Sosok Sebenarnya Panji Gumilang di NII: Semua Orang Harus Tunduk sama Dia..

Nama Panji Gumilang masih menjadi sorotan publik usai sejumlah ajaran yang diduga menyimpang di Ponpes Al-Zaytun dan pernyataan kontroversialnya. (13/7/2023).
Kamis, 13 Juli 2023 - 12:20 WIB
Potret Imam Supriyanto ketika sedang melakukan wawancara dengan tvOne, membahas soal Panji Gumilang dan NII (Negara Islam Indonesia).
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Panji Gumilang masih menjadi sorotan publik usai sejumlah ajaran yang diduga menyimpang di Ponpes Al-Zaytun dan pernyataan kontroversialnya.

Ponpes yang dipimpin oleh Panji Gumilang ini belakangan menuai beragam kritikan, mulai dari ajaran agama Islam yang diduga menyimpang hingga dikaitkan dengan Negara Islam Indonesia atau NII KW 9.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ponpes Al-Zaytun Indramayu menjadi viral pertama kali setelah diketahui pada saat ibadah Salat Idul Fitri 1444 H mencampurkan jemaah wanita dan laki-laki dalam satu shaf hingga menjadi perbincangan publik.

Tak hanya itu, media sosial dihebohkan dengan sebuah video yang memperlihatkan gaya azan sholat jumat yang dikumandangkan oleh santri di Ponpes Al-Zaytun, tampak menggunakan gerakan tangan dan tidak menghadap kiblat.


Suasana Salat Idul Fitri di Ponpes Al-Zaytun. (Tangkapan layar)

Orang lama di Al-Zaytun ungkap sosok sebenarnya Panji Gumilang di NII

Keterkaitan Panji Gumilang dengan NII KW 9 semakin terlihat jelas usai banyaknya pengakuan dari para mantan anggota NII (Negara Islam Indonesia).

Kini terbaru, tim tvOne dalam program FAKTA berhasil melakukan wawancara dengan Imam Supriyanto atau Mbah Imam, ia merupakan salah satu pendiri dari Pondok Pesantren Al-Zaytun.

Pada tim tvOne, Imam Supriyanto menyebut bahwa Panji Gumilang merupakan sosok pimpinan Negara Islam Indonesia (NII). Sebelum terkenal dengan nama Panji Gumilang, Imam Supriyanto menyebut bahwa pimpinan Ponpes Al Zaytun tersebut pernah terkenal dengan nama Abu Totok.

“Saya sejak tahun 88 ikut pembinaan dan memang bertemu dengan Pak Panji. Waktu itu Pak Panji bernama Abu Totok, kemudian terakhir belakangan dikenal dengan Panji Gumilang,” ungkap Imam Supriyanto yang merupakan pendiri Yayasan Pesantren Indonesia yang menaungi Ponpes Al-Zaytun.

Soal pergantian pimpinan yang kemudian menjadi Panji Gumilang, Mbah Imam mengaku bahwa saat itu terjadi pergantian pimpinan pada tahun 2010 ketika dirinya sedang sakit dan tidak ke kampus.

"Tiba-tiba saya dapatkan informasi dari staf notaris,'katanya kok pak Haji keluar dari Yayasan,'" ujarnya.

Mbah Imam pun mengaku bahwa tidak merasa keluar dari Yayasan, hingga memutuskan untuk datang ke Kantor Notaris melihat dokumen dan notulen rapat.

Yang bikin heran adalah terdapat tanda tangan dari Imam Supriyanto atau Mbah Imam.

"Artinya bukan tanda tangan saya, terus di situ ada berita acara rapat, saya dinyatakan memundurkan diri, hadir dalam rapat itu," ujarnya.

"Padahal saya tidak pernah hadir dalam rapat dan saya tidak pernah menyatakan pengunduran diri, tidak pernah menandatangani dokumen apapun," sambungnya.

Panji Gumilang Tergabung dalam NII KW 9?

Sosok Pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang.

Meskipun Panji Gumilang menyanggah tuduhan tergabung dengan NII KW9, namun Imam Supriyanto menyebut sebaliknya.

“Kalau Pak Panji itu bukan NII sudah ditinggalkan oleh jemahnya, oleh umatnya gitu. Dia memang pernah dicoret dari sejarah NII karena perbuatan-perbuatannya dari NII-nya juga menyimpang,” ungkap Imam Supriyanto.

Dicoretnya nama Panji Gumilang dari NII tersebut lantaran Panji Gumilang melakukan penyimpangan dalam hal akidah. Misalnya tidak mewajibkan salat dan beberapa hal lainnya.

Menurut Imam Supriyanto saat ini Panji Gumilang sedang menunjukkan bahwa semua orang harus mengikuti dirinya.

“Karena dia merasa dia ini sebagai pimpinan NII, sebagai imam NII, yang lain harus tunduk sama dia. Kemudian kaitan dengan setoran-setoran dana itu yang sekarang ditemukan 280 sekian rekening itu, sebenarnya struktur itu masih berjalan,” jelas Imam. 

"Dari Imamnya pak Panji, kemudian tingkat wilayahnya, provinsi, daerah dan kabupaten itu sekarang bentuknya Yayasan. Yayasan dhuafa, yayasan tali bangsa, yayasan rahmatan lil alamin," tuturnya.

Mbah Imam juga mengatakan bahwa dari tingkat kecamatan ke bawah itu mengedarkan kotak-kotak amal, untuk perputaran dana Ponpes Al-Zaytun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya dapat informasi, dapat laporan dari teman-teman, jadi satu orang dapat Rp300 ratus ribu itu 80% disetorkan ke atas dan 20% untuk pelaksananya, itu yang dipraktekkan dan masih berjalan terus, baru berhenti kemarin setelah itu dibongkar," ungkapnya. (Lsn/Ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Di bulan Ramadhan kemarin, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merasa terenyuh ketika melihat warganya yang hanya konsumsi makanan seadanya untuk berbuka puasa.
Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Proyek pembangunan yang mengikis ribuan hektar lahan pertanian di Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, turut menggerus nasib pekerja penggilingan padi.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.
Kementerian Energi Arab Saudi: Aktivitas Operasional Terhenti di Beberapa Fasilitas Energi di Kerajaan, Akibat Serangan Baru-baru Ini

Kementerian Energi Arab Saudi: Aktivitas Operasional Terhenti di Beberapa Fasilitas Energi di Kerajaan, Akibat Serangan Baru-baru Ini

Kementerian Energi menyatakan bahwa fasilitas energi penting di Arab Saudi baru-baru ini telah menjadi sasaran beberapa serangan, termasuk fasilitas produksi, transportasi, dan penyulingan minyak dan gas.
73 Negara Bersatu Desak Keselamatan dan Keamanan Pasukan Perdamaian di Lebanon

73 Negara Bersatu Desak Keselamatan dan Keamanan Pasukan Perdamaian di Lebanon

Indonesia mengambil peran sentral dalam merespons eskalasi konflik di Lebanon yang mengancam keselamatan pasukan penjaga perdamaian dunia.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral