News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jika Anies Pilih Susi Sebagai Cawapresnya, Bagaimana Sikap Demokrat?

Pakar politik beberkan alasan sosok Susi Pudjiastuti dinilai mampu angkat elektabilitas Anies Baswedan di Jateng.
Sabtu, 29 Juli 2023 - 09:31 WIB
Susi Pudjiastuti dinilai mampu angkat elektabilitas Anies Baswedan di Jateng.
Sumber :
  • Instagram @aniesbaswedan.

tvOnenews.com - Pakar politik beberkan alasan sosok Susi Pudjiastuti dinilai mampu angkat elektabilitas Anies Baswedan di Jateng. Capres dari Koalisi Perubahan dan Persatuan, Anies Baswedan sampai saat ini masih berada di urutan buncit dalam sejumlah hasil survei capres pemilu 2024.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berada di bawah PDIP Ganjar Pranowo maupun Capres Partai Gerindra Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diusung tiga partai, PKS, Nasional Demorkat (NasDem) dan Partai Demokrat, Anies masih kesulitan mengangkat elektabilitasnya sejauh ini, terutama di Jawa Tengah. Pria yang pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan RI dinilai tidak punya basis massa yang kuat di daerah tersebut. Apalagi Jateng saat ini dipimpin oleh Ganjar Pranowo sebagai gubernur.

Namun pakar politik, Burhanuddin Muhtadi menilai suara Anies Baswedan di Jawa Tengah berpotensi bisa terangkat jika menggandeng Susi Pudjiastuti sebagai Cawapres.

Susi Pudjiastuti dinilai mampu angkat elektabilitas Anies Baswedan di Jateng.

Ia menilai, meski Susi Pudjiastuti besar di Pangandaran Jawa Barat, orang tuanya yang berasal dari Jawa Tengah akan menjadi poin plus bagi Anies Baswedan.

"Jadi ada potensi melengkapi kelemahan Mas Anies terutama di Jawa Tengah yang masih sangat kurang. Terutama dari sisi latar belakang orang tua," ungkap Burhanuddin

"Dan saya kira Bu Susi juga pintar berbahasa Jawa meskipun besar di Pangandaran Jawa Barat," sambungnya.

Soal apakah Susi Pudjiastuti akan menjadi Cawapres Anies Baswedan, Burhanuddin mengaku masih tanda tanya. Pasalnya, nama Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY masih menjadi favorit terkait Cawapres Anies Baswedan.

Lebih lanjut Burhanuddin mengungkapkan analisanya bila Anies Baswedan memilih Susi Pudjiastuti sebagai Cawapres.

Dirinya menyebut jika hal itu terjadi, besar kemungkinan Partai Demokrat akan menarik diri dari koalisi yang mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta itu sebagai Capres.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau misalnya Demokrat menarik diri akibat kecewa kalau misalnya Mas Anies memilih Bu Susi, maka mas Anies gagal berlayar," ujar Burhanuddin.

"Kecuali Mas Anies dan Bu Susi mampu mencari partai pengganti kalau misalnya Demokrat ngambek," pungkasnya.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Miris, Sekelompok Ibu Muda Gendong Anak saat Nonton Konser Musik, Warganet Soroti Kondisi Pendengaran Bayinya

Miris, Sekelompok Ibu Muda Gendong Anak saat Nonton Konser Musik, Warganet Soroti Kondisi Pendengaran Bayinya

Viral satu video di media sosial yang menarik perhatian publik. Adanya sekelompok ibu muda menggendong anak saat nonton konser.
3 Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR: Pelanggaran HAM Berat

3 Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR: Pelanggaran HAM Berat

Anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion Syamsuddin Rogo mengecam aksi KKB yang menembak tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya ketika sedang bekerja.
Cek Harga dan Ketersediaan Masker Pascaerupsi Gunung Anak Krakatau, Dipastikan Tersedia dengan Harga Wajar

Cek Harga dan Ketersediaan Masker Pascaerupsi Gunung Anak Krakatau, Dipastikan Tersedia dengan Harga Wajar

Tim Polda Metro Jaya melalui Unit 5 Subdit I Indag Ditreskrimsus melakukan pengecekan ketersediaan dan harga masker guna memastikan stok tetap tersedia serta menjaga stabilitas harga.
Persija Jakarta Vs Persib Bandung Digelar di SUGBK, PSSI Sempat Berharap Bobotoh Bisa Hadir

Persija Jakarta Vs Persib Bandung Digelar di SUGBK, PSSI Sempat Berharap Bobotoh Bisa Hadir

Sekjen PSSI, Yunus Nusi, mengaku sempat berharap agar Bobotoh bisa turut meramaikan duel Persija Jakarta kontra Persib Bandung. Pertandingan bertajuk El Clasico Indonesia ini akan digelar di SUGBK
Kemendikasmen Revitalisasi 1.487 Sekolah di NTT Pascagempa, SDN Mboeng Ditargetkan Tahun Ini

Kemendikasmen Revitalisasi 1.487 Sekolah di NTT Pascagempa, SDN Mboeng Ditargetkan Tahun Ini

Kemendikdasmen akan melakukan revitalisasi terhadap ribuan sekolah di NTT pascabencana gempa bumi yang melanda pada Agustus 2026 lalu.
Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG

Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG

Telkom Akses, operating company PT Telkom, kembali memperkuat komitmennya dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik dengan meraih tiga penghargaan pada ajang TOP GRC Awards 2026, ajang penilaian, penghargaan, dan pembelajaran bersama di bidang GRC terbesar di Indonesia.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Pasangan kekasih berinisial R (28) pria dan E (23) wanita tega menghabisi nyawa anaknya sendiri di Jakarta Barat. Mereka menguburkannya di sebuah rumah roboh terbengkalai.
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral