News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Hadir Beralasan Patah Tangan, Dedengkot Al Zaytun Panji Gumilang Bakal Dijemput Paksa Kalau 1 Agustus Mangkir, Bahkan...

Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang kini nasibnya terancam dijemput paksa polisi. Sebab untuk dilakukan pemeriksaan atas kasus dugaan penistaan agama.
Senin, 31 Juli 2023 - 14:43 WIB
Dedengkot Al Zaytun Panji Gumilang Bakal Dijemput Paksa Kalau 1 Agustus Mangkir
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Panji Gumilang masih kerap menjadi pembicaraan publik. Kini nasibnya terancam dijemput paksa polisi untuk dilakukan pemeriksaan atas kasus dugaan penistaan agama.

Sebelumnya, Panji Gumilang telah memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri pada (3/7/2023) lalu. Kini ia telah dipanggil kembali untuk pemeriksaan kedua, namun Panji Gumilang mangkir dari panggilan tersebut beralasan sakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas mangkirnya dedengkot Ponpes Al Zaytun ini dari panggilan penyidik, maka Panji Gumilang akan terancam dilakukan penjemputan paksa jika kembali mangkir pada pemeriksaan keduanya nanti.


Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang. (ANTARA)

Upaya penjemputan paksa Panji Gumilang itu disampaikan Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri, Brigadir Jenderal Polisi Djuhandhani Rahardjo Puro kepada wartawan, Minggu (30/7/2023).

Menurutnya, berdasarkan undang-undang polisi memiliki kewenangan untuk jemput paksa Panji Gumilang. 

"Penyidik mempunyai kewenangan yang akan dilaksanakan tentu saja secara aturan undang-undang. Ketentuan kita akan menggunakan ketentuan ataupun peraturan yang ada," ujarnya seperti dikutip dari viva.co.id.

Aturan perihal penjemputan paksa Panji Gumilang ini merujuk pada Pasal 112 KUHP. 
Bunyinya, 'orang yang dipanggil wajib datang kepada penyidik dan jika ia tidak datang, penyidik memanggil sekali lagi dengan perintah kepada petugas untuk membawanya'. 

Polisi mengatakan, surat dokter yang diberikan Panji Gumilang tak bisa dibuktikan oleh penyidik. 

Maka dari itu penyidik melayangkan surat panggilan kedua. 

Panggilan kedua terkait kasus dugaan penistaan agama itu dijadwalkan pada Selasa, 1 Agustus 2023 mendatang. 

Pada panggilan kedua tanggal (27/7/2023) lalu, Panji Gumilang mengaku sakit hingga mangkir.

"Itu hanya surat dokter yang menurut kami yang secara formil tidak bisa kami buktikan. Oleh karena itu kami layangkan panggilan kedua," kata dia. 


Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang. (Ist)

Sebelumnya, Tim Penyidik Bareskrim Polri kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap Panji Gumilang, selaku Pendiri Pondok Pesantren Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat. 

Rencananya, Panji Gumilang akan dipanggil pada Kamis, (27/7/2023). 

“Terhadap saudara PG telah dilayangkan surat panggilan untuk hadir sebagai saksi pada Kamis, 27 Juli 2023, pukul 10.00 WIB,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Ahmad Ramadhan saat dikonfirmasi pada Rabu, (26/7/2023). 

Namun dedengkot Ponpes Al Zaytun ini mangkir dari panggilan sehingga dijadwalkan kembali pada tanggal (1/8/2023).

Diketahui, Panji Gumilang dilaporkan Forum Advokat Pembela Pancasila (FAPP) ke Bareskrim Polri pada Jumat malam, (24/7/2023). 

Panji dilaporkan atas kasus dugaan penistaan agama. Laporan FAPP tercatat dalam Laporan Polisi (LP) Nomor: LP/B/163/VI/2023/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 23 Juni 2023. 

Dalam laporan tersebut, Panji disangkakan Pasal 156 A Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penistaan Agama. 

Bareskrim Polri sebelumnya resmi menaikkan status kasus dugaan penistaan agama terhadap pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang, ke tahap penyidikan. Adapun keputusan itu setelah tim penyidik menyelesaikan pemeriksaan terhadap Panji. 

"Kami sampaikan selesai pemeriksaan penyidik telah gelar perkara bahwa perkara kita tingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan," ujar Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Raharjo Puro kepada wartawan, Selasa, (4/7/2023) dini hari. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, Tim Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri saat ini sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Panji Gumilang. 

“Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 30 saksi, 20 saksi ahli dan telah menerima hasil dari Puslabfor,” ujarnya.(muu/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perda KTR DKI Jakarta Dinilai Berpihak Hidupkan Ekonomi PKL di Jakarta

Perda KTR DKI Jakarta Dinilai Berpihak Hidupkan Ekonomi PKL di Jakarta

Peraturan Daerah mengenai Kawasan Tanpa Rokok (Perda KTR) DKI Jakarta Nomor 7 Tahun 2025 resmi diterbitkan sejak 31 Desember 2025.
Respons Kegaduhan di Medsos, Puluhan Pemuda Kampanyekan #JagaIndonesia di CFD

Respons Kegaduhan di Medsos, Puluhan Pemuda Kampanyekan #JagaIndonesia di CFD

Puluhan pemuda mendadak menggelar aksi damai di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran Hotel Indonesia pada Minggu (19/4/2026).
Dedi Mulyadi Minta Warganet Segera Report Akun Palsu Bermodus Giveaway yang Marak di Medsos

Dedi Mulyadi Minta Warganet Segera Report Akun Palsu Bermodus Giveaway yang Marak di Medsos

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tegas minta warganet segera repost akun palsu bermodus giveaway yang marak di medsos mengatasnamakan dirinya.
Bertemu Sony Music Malaysia, Aldi Taher Berharap Go International

Bertemu Sony Music Malaysia, Aldi Taher Berharap Go International

Siapa yang tidak kenal Aldi Taher? Ia kembali membuat heboh jagat hiburan tanah air. Bukan karena aksi jenakanya yang viral, melainkan sebuah langkah serius yang ia ambil untuk karier musiknya.
Terungkap, Penyebab Utama Jusuf Kalla Beberkan Peran Penting Dirinya di Karier Politik Jokowi hingga Jadi Presiden

Terungkap, Penyebab Utama Jusuf Kalla Beberkan Peran Penting Dirinya di Karier Politik Jokowi hingga Jadi Presiden

Baru-baru ini, publik dikejutkan dengan pernyataan mantan Walik Presiden, Jusuf Kalla (JK) terkait peran penting dirinya di karier politik Jokowi hingga jadi
Soroti Temuan BNN soal Vape, Menko PM Cak Imin Minta Sekolah dan Pesantren Wanti-Wanti

Soroti Temuan BNN soal Vape, Menko PM Cak Imin Minta Sekolah dan Pesantren Wanti-Wanti

Cak Imin menilai pemerintah saat ini harus segera membuat aturan yang jelas dan pengawasan yang ketat terhadap peredaran dan penggunaan vape.

Trending

Clash of Legends Jadi Momen Tak Terlupakan! Irfan Bachdim Bawa Pulang Kenangan Emas dari Rivaldo

Clash of Legends Jadi Momen Tak Terlupakan! Irfan Bachdim Bawa Pulang Kenangan Emas dari Rivaldo

Legenda Timnas Indonesia Irfan Bachdim mendapatkan momen tak terlupakan saat menghadapi Barcelona Legends dalam laga sportainment Clash of Legends di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (18/4/2026) malam WIB
Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 19 April: Megawati Hangestri Cs Berebut Juara Putaran Kedua di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 19 April: Megawati Hangestri Cs Berebut Juara Putaran Kedua di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 pada 19 April, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap berebut juara putaran kedua saat melakoni big match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska.
Main di Kandang Timnas Indonesia, Duo Legenda Inter Milan Bicara Jujur soal Atmosfer SUGBK usai Clash of Legends

Main di Kandang Timnas Indonesia, Duo Legenda Inter Milan Bicara Jujur soal Atmosfer SUGBK usai Clash of Legends

Dua legenda sepak bola dunia yang pernah membela Inter Milan bicara jujur soal Stadion Utama Gelora Bung Karno. Kandang Timnas Indonesia itu mendapatkan pujian setelah Clash of Legends.
Sekalipun Malaysia Menang, Timnas Indonesia U-17 Tetap Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 jika Skenario Ini Terwujud

Sekalipun Malaysia Menang, Timnas Indonesia U-17 Tetap Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 jika Skenario Ini Terwujud

Timnas Indonesia U-17 masih memiliki harapan untuk lolos ke semifinal Piala AFF U-17 2026. Itu tidak berkaitan dengan Malaysia, yang berhasil mengalahkan mereka pada laga sebelumnya.
Klub Raksasa Liga Belanda Berbondong-bondong Turun Tangan Hadapi Tindakan NAC Breda, Feyenoord hingga Ajax Ambil Langkah

Klub Raksasa Liga Belanda Berbondong-bondong Turun Tangan Hadapi Tindakan NAC Breda, Feyenoord hingga Ajax Ambil Langkah

Klub-klub raksasa Liga Belanda berbondong-bondong bersiap untuk menghadapi konsekuensi dari tindakan NAC Breda. Feyenoord Rotterdam bersama beberapa klub termasuk Ajax Amsterdam, dikabarkan telah mengambil langkah hukum.
Giovanna Milana Menangis, Sahabat Megawati Hangestri Gagal Bawa NEC Red Rockets Lolos ke Final Liga Voli Jepang 2025-2026

Giovanna Milana Menangis, Sahabat Megawati Hangestri Gagal Bawa NEC Red Rockets Lolos ke Final Liga Voli Jepang 2025-2026

Giovanna Milana tak kuasa menahan air matanya setelah sahabat Megawati Hangestri itu gagal membawa NEC Red Rockets lolos ke partai final Liga Voli Jepang 2025-2026.
Tangan Kanan John Herdman Puji Pemain Lokal Timnas Indonesia: Beckham Mudah Cetak Hattrick, Dony Punya Energi Bagus

Tangan Kanan John Herdman Puji Pemain Lokal Timnas Indonesia: Beckham Mudah Cetak Hattrick, Dony Punya Energi Bagus

Dalam wawancara eksklusif dengan media Malaysia, asisten andalan John Herdman di Timnas Indonesia menyebut empat nama pemain yang memiliki kualitas menonjol.
Selengkapnya

Viral