GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diperiksa Kejagung, Eks Mendag M Lutfi Jawab 61 Pertanyaan

Mantan menteri perdagangan Muhammad Lutfi, selesai diperiksa penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai saksi dalam penyidikan perkara korupsi persetujuan ekspor minyak sawit mentah dan produk turunannya.
Rabu, 9 Agustus 2023 - 18:47 WIB
Mantan menteri perdagangan Muhammad Lutfi
Sumber :
  • Tim tvOne/Langgeng Puji

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan menteri perdagangan Muhammad Lutfi, selesai diperiksa penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai saksi dalam penyidikan perkara korupsi persetujuan ekspor minyak sawit mentah dan produk turunannya.

Sesuai diperiksa penyidik Jampidsus Kejagung, M Lutfi mengatakan telah menjawab 61 pertanyaan penyidik terkait kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya tadi baru menyelesaikan tugas sebagai rakyat Indonesia yaitu menghormati hukum, dan tadi saya menjalani proses yang diadakan oleh penyidikan di Kejagung," kata M Lutfi di Gedung Bundar Jampidsus, Kejagung, Jakarta, Rabu (9/8/2023).

"Saya menjawab 61 pertanyaan," tambahnya.

M Lutfi menjelaskan telah menyelesaikan pemanggilan terkait sebagai saksi dalam perkara tersebut.

Namun, dia enggan merinci soal materi penyidikan yang diberikan penyidik.

"Saya mencoba menajawab sebaik-baiknyanya. Setahu yang saya tahu dan untuk detailnya saya persilakan tanya ke penyidik Kejagung," tegasnya.

Sementara itu, Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejagung Kuntadi menerangkan pihaknya memberikan total 63 pertanyaan kepada eks Mendag M Lutfi.

Dia menuturkan sebanyak 61 pertanyaan ialah pokok dari materi penyidik dalam melakukan pendalaman.

"Jadi, 63 itu total keseluruhan, ya, sampai selesai. Sementara 61 pertanyaan yang dijawab itu pokoknya," kata Kuntadi.

Kejagung menetapkan tiga perusahaan minyak kelapa sawit sebagai tersangka korporasi dalam perkara korupsi persetujuan ekspor minyak sawit mentah dan produk turunannya, termasuk minyak goreng, pada Kamis (15/6).

Ketiga perusahaan tersebut ialah Wilmar Grup, Permata Hijau Grup, dan Musim Mas Grup. Ketiganya terbukti terlibat dalam perkara itu berdasarkan putusan Mahkamah Agung yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap menimbulkan kerugian negara sebesar Rp6,47 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam perkara tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas ekspor minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan turunannya pada bulan Januari 2021 sampai Maret 2022, sidang telah selesai di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dan berkekuatan hukum tetap di tingkat kasasi.

Lima orang terdakwa dijatuhi pidana penjara dalam rentang waktu 5-8 tahun, yakni mantan direktur jenderal (dirjen) Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indra Sari Wisnu Wardhana, Anggota Tim Asisten Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Lin Chen Wei, Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia Master Palulian Tumanggor, Senior Manager Corporate Affair PT Victorindo Alam Lestari Stanley MA, serta GM Bagian General Affair PT Musim Mas Pierre Togas Sitanggang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pesta Juara Persib Bisa Berantakan, Persijap Punya Siasat untuk Gagalkan Kemenangan Maung Bandung di Stadion GBLA

Pesta Juara Persib Bisa Berantakan, Persijap Punya Siasat untuk Gagalkan Kemenangan Maung Bandung di Stadion GBLA

Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, memastikan timnya tidak tampil setengah hati saat menghadapi Persib Bandung pada pekan terakhir Super League 2025/2026.
Respon Film Pesta Babi, Pengamat Politik: Jangan Kunci Papua dengan Narasi Ketertinggalan

Respon Film Pesta Babi, Pengamat Politik: Jangan Kunci Papua dengan Narasi Ketertinggalan

Kehadiran film dokumenter Pesta Babi menuai kontroversi ditengah masyarakat. Film tersebut menyoroti Proyek Strategis Nasional atau PSN Food Estate di Merauke, Papua Selatan, dengan narasi adanya kolonialisme baru di Tanah Papua.
Jelang Idul Adha, Penjualan Sapi di Pati Melonjak Tajam, 125 Ekor Ludes dalam Sepekan

Jelang Idul Adha, Penjualan Sapi di Pati Melonjak Tajam, 125 Ekor Ludes dalam Sepekan

Penjualan hewan kurban di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mulai mengalami lonjakan signifikan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Sassuolo Ambruk Tanpa Jay Idzes, Media Italia Bongkar Fakta Tak Terbantahkan Soal Absennya Kapten Timnas Indonesia

Sassuolo Ambruk Tanpa Jay Idzes, Media Italia Bongkar Fakta Tak Terbantahkan Soal Absennya Kapten Timnas Indonesia

Pengaruh absennya Jay Idzes di klub mendapat pengakuan terbuka dari media Italia. Mereka bongkar fakta tak terbantahkan soal ambruknya lini pertahanan Sassuolo.
Gubernur Khofifah Lepas Kloter Terakhir, Pesan Jamaah Jaga Kesehatan dan Kekhusyukan Ibadah, Taati Seluruh Ketentuan

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Terakhir, Pesan Jamaah Jaga Kesehatan dan Kekhusyukan Ibadah, Taati Seluruh Ketentuan

Gubernur Khofifah lepas kloter 116, kloter terakhir jamaah haji Embarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
Rumah di Tambora Rusak Parah Akibat Ledakan Dahsyat Tabung Gas, Pemilik Rumah Alami Luka-luka

Rumah di Tambora Rusak Parah Akibat Ledakan Dahsyat Tabung Gas, Pemilik Rumah Alami Luka-luka

Sebuah rumah tinggal mengalami rusak parah akibat ledakan tabung gas. Peristiwa ini terjadi di Jalan Taman Tambora II, Jakarta Barat, pada Jumat (22/5/2026).

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tanpa sengaja bertemu dua remaja yang mengalami luka akibat kecelakaan di Lembang, Bandung Barat dan dilarikan ke rumah sakit
Selengkapnya

Viral