GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kompolnas Meradang! Oknum Polisi di Polda Sulsel Terlibat Dugaan Pelecehan Seksual Tahanan Perempuan: Harus Dijerat Pasal Berlapis

kasus dugaan pelecehan seksual terhadap tahanan perempuan di ruang Tahanan Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) oleh oknum petugas, harus segera diselesaikan
Minggu, 20 Agustus 2023 - 08:00 WIB
Tangkapan layar video - Komisioner Komisi Kepolisian Nasional Republik Indonesia (Kompolnas RI) Poengky Indarti.
Sumber :
  • ANTARA/Darwin Fatir.

Makassar, tvOnenews.com - Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap korban berinisial FM, tahanan perempuan di ruang Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Sulawesi Selatan(Sulsel) oleh oknum petugas, harus  segera diselesaikan.

Menurut Komisioner Komisi Kepolisian Nasional Republik Indonesia Poengky Indarti, kasus pelecehan seksual bermula saat pelaku tengah berjaga dalam kondisi terpengaruh minuman keras.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kompolnas sangat terkejut dan menyesal mendengar ada seorang anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas jaga tahanan, tetapi diduga mabuk dan memaksa serta mengeksploitasi (pelecehan seksual) tahanan perempuan," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu.

Kejadian yang memalukan institusi Polri tersebut, Kompolnas berharap pelaku segera diberi sangsi hukum.

"Kompolnas mendorong yang bersangkutan diproses pidana dengan jeratan pasal  berlapis KUHP dan TPKS (Tindak Pindana Kekerasan Seksual), serta ditambah dengan pemberatan hukuman," ucapnya menekankan.


Menurut dia, tindakan pelaku tersebut dianggap sudah keterlaluan serta merendahkan martabat wanita hingga dampak buruknya mencoreng nama baik institusi kepolisian. Apalagi korbannya perempuan tentu tidak akan berani melawan dan tidak berdaya karena merupakan tahanan.

"Terduga pelaku mesti diproses kode etik dan dihukum maksimal, yaitu PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat). Anggota serta atasan langsung juga harus diproses kode etik karena diduga ada pembiaran," katanya menegaskan.

Selain itu, atasan maupun anggota yang bertugas jaga pada waktu kejadian mestinya mencegah terjadinya eksploitasi seksual terhadap tahanan tersebut, apalagi di sekitar ruangan tahanan ada kamera pengintai atau CCTV yang seharusnya dipantau setiap saat apa saja yang terjadi.

"Kami berharap ke depannya ada perubahan serius terkait penjagaan ruang tahanan dan kejadian ini tidak terulang kembali," harapnya.

Poengky pun menyarankan, agar pemberlakuan razia tidak hanya kepada para tahanan, tetapi anggota jaga tahanan untuk memastikan kinerja profesionalnya tidak mengkonsumi minuman keras(miras) dan narkoba.

"Berikan penegakan hukum yang tegas kepada pelaku sehingga memunculkan efek jera. Dalam kasus ini Kompolnas segera mengirimkan surat klarifikasi kepada Polda Sulsel," tuturnya.

Berdasarkan informasi dia peroleh dari pemberitaan media, perbuatan tersebut dilakukan anggota berpangkat Briptu berinisial S yang bertugas di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Sulsel kepada korban pada akhir Juli 2023.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol I Komang Suartana menyatakan sejauh ini Divisi Bilang Profesi dan Pengamanan (Propam) telah turun tangan mendalami kasus dugaan pelecehan seksual anggota Polri terhadap tahanan perempuan, dengan memeriksa 10 orang saksi termasuk tahanan. Sedangkan terduga pelaku kini menjalani tahanan khusus. (ant/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Desak Kepala Daerah Jalankan Instruksi Kemendagri: Tidak Angkat Semua Timses Jadi Tenaga Honorer

DPR Desak Kepala Daerah Jalankan Instruksi Kemendagri: Tidak Angkat Semua Timses Jadi Tenaga Honorer

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong mengingatkan bagi semua kepala daerah yang menang Pilkada untuk tidak menjadikan semua anggota tim suksesnya sebagai tenaga honorer di pemerintah daerah (Pemda).
Resmi Gabung Barcelona, Ternyata Jose Mourinho Buka Alasan Gagal Datangkan Rodri ke Real Madrid

Resmi Gabung Barcelona, Ternyata Jose Mourinho Buka Alasan Gagal Datangkan Rodri ke Real Madrid

Jose Mourinho akhirnya buka suara mengenai kegagalan Real Madrid mendatangkan Rodri pada bursa transfer musim panas 2026
Wamendagri Bima Arya Dorong Analis Kebijakan untuk Perkuat Formulasi Berbasis Data dan Berdampak Nyata

Wamendagri Bima Arya Dorong Analis Kebijakan untuk Perkuat Formulasi Berbasis Data dan Berdampak Nyata

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto mendorong para pemangku Jabatan Fungsional Analis Kebijakan (JFAK) untuk memperkuat formulasi kebijakan yang berpijak pada data (evidence-based). 
Surat Cinta Maudy Ayunda untuk Indonesia, Singgung Duka Warga NTT di Hari Kemerdekaan

Surat Cinta Maudy Ayunda untuk Indonesia, Singgung Duka Warga NTT di Hari Kemerdekaan

Maudy Ayunda menuliskan surat cinta untuk Indonesia di momen HUT RI ke-81. Ia menyoroti makna kemerdekaan sekaligus ungkap keresahan atas kondisi masyarakat NTT
Defisit RAPBN 2027 Dipangkas, Utang Baru Justru Tembus Rp876 Triliun

Defisit RAPBN 2027 Dipangkas, Utang Baru Justru Tembus Rp876 Triliun

Di tengah target defisit yang diperketat pada RAPBN 2027, pemerintah justru berencana menarik utang baru hingga Rp876,3 triliun pada 2027.
Terjun Langsung ke NTT, Gus Miftah Ungkap Amanah Presiden Prabowo untuk Korban Gempa

Terjun Langsung ke NTT, Gus Miftah Ungkap Amanah Presiden Prabowo untuk Korban Gempa

Pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah akan bertolak ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membantu warga yang terdampak gempa bumi.

Trending

Habib Bahar bin Smith Geruduk Pabrik Miras di Bogor: Kalau Nggak Tutup, Saya Bakar!

Habib Bahar bin Smith Geruduk Pabrik Miras di Bogor: Kalau Nggak Tutup, Saya Bakar!

Habib Bahar bin Smith geruduk pabrik miras di Bogor dan desak penutupan. Simak aksi, ultimatum, serta kesepakatan penghentian produksi selama tujuh hari.
Garuda Indonesia Ungkap Alasan Direktur Niaga Reza Aulia Hakim Diberhentikan Sementara

Garuda Indonesia Ungkap Alasan Direktur Niaga Reza Aulia Hakim Diberhentikan Sementara

Garuda Indonesia menjelaskan alasan pemberhentian sementara Direktur Niaga Reza Aulia Hakim dan menegaskan keputusan akhir menunggu RUPS.
Hati Berbunga-bunga, 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Kabar Bahagia soal Cinta Besok 20 Agustus 2026

Hati Berbunga-bunga, 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Kabar Bahagia soal Cinta Besok 20 Agustus 2026

Kabar manis soal asmara diprediksi menghampiri 5 zodiak besok 20 Agustus 2026. Siapa saja yang bakal dibuat berbunga-bunga?
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 Kg Ganja dari PNG, Tujuh WN Papua Nugini Kabur

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 Kg Ganja dari PNG, Tujuh WN Papua Nugini Kabur

TNI AL menggagalkan penyelundupan 14 kilogram ganja dari Papua Nugini menuju Jayapura di perairan Skouw Sae. Tujuh WN PNG melarikan diri.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 20 Agustus 2026: Libra Panen Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 20 Agustus 2026: Libra Panen Uang Kaget

Ramalan keuangan zodiak pada Kamis, 20 Agustus 2026, membawa kabar menarik bagi sejumlah pemilik zodiak. Siapa saja zodiak yang bakal berlimpah cuan besok?
Update Kondisi Pria yang Pukuli Pengendara Motor di Lenteng Agung: Bukan ODGJ tapi Mabuk

Update Kondisi Pria yang Pukuli Pengendara Motor di Lenteng Agung: Bukan ODGJ tapi Mabuk

Pria yang pukuli pengendara motor secara acak di sekitar stasiun Lenteng Agung semalam berhasil diamankan. Menurut laporan, ia bukan ODGJ, melainkan mabuk.
Bukan Soal Honor Penyanyi, Kader PAN Bebizie Diduga Terlibat Aliran Uang Korupsi Eks Bupati Kukar

Bukan Soal Honor Penyanyi, Kader PAN Bebizie Diduga Terlibat Aliran Uang Korupsi Eks Bupati Kukar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan, pemeriksaan terhadap anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Bebizie Sri Mulyati terkait dugaan aliran uang di kasus korupsi mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari.
Selengkapnya

Viral