News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Untold Story, Anak Jenderal Ahmad Yani yang Disuruh Balik Lagi Karena Kalah Berkelahi, Begini Kisah Lengkapnya

Untung Mufreni A. Yani merupakan putra ketujuh dari salah satu pahlawan revolusi Indonesia Jenderal Ahmad Yani, yang gugur dalam peristiwa G30S PKI pada 1965.
Rabu, 23 Agustus 2023 - 16:17 WIB
Untol story, anak Jenderal Ahmad Yani yang disuruh balik lagi karena kalah berkelahi.
Sumber :
  • Wikipedia / tangkapan layar Youtube TNI AD

tvOnenews.com - Untung Mufreni A. Yani merupakan putra ketujuh dari salah satu pahlawan revolusi Indonesia, Jenderal Ahmad Yani yang gugur di peristiwa G30S PKI.

Jenderal Ahmad Yani dikenal sebagai pahlawan revolusi, dan menjadi salah satu korban dari tujuh perwira tinggi militer TNI AD yang terbunuh ditangan anggota G30S/PKI pada tahun 1965.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tujuh pahlawan revolusi ini diantaranya adalah Jenderal Ahmad Yani, Mayjen R. Soeprapto, Mayjen M.T. Haryono, Mayjen S. Parman. Brigjen Sutoyo, Brigjen D.I Panjaitan dan Lettu Pierre A. Tendean.


Cuplikan film Pengkhianatan G30S PKI. (source: Dok. Film Pengkhianatan G30S PKI)

Berdasarkan rujukan beberapa sumber, ketujuh orang tersebut dijemput paksa oleh pasukan Cakrabirawa dari kediaman masing-masing pada tengah malam dan pagi-pagi buta.

Lalu mereka semua dibawa ke daerah Lubang Buaya, Jakarta Timur. dan jasadnya dibuang ke sebuah lubang sumur kecil yang berdiameter 75 centimeter dengan kedalaman sekitar 15 meter.

Pada sumur itu pula, pahlawan revolusi dibuang ke dalam sumur dan berada dalam kondisi saling bertumpuk.

Kisah anak Jenderal Ahmad Yani yang disuruh balik lagi karena kalah berkelahi

Untung Mufreni A. Yani merupakan putra ketujuh dari Jenderal Ahmad Yani, ia mengungkapkan bagaimana sosok Jenderal Ahmad Yani di matanya dan keluarganya.

Diundang pada acara Kartika Podcast yang diunggah di kanal Youtube resmi TNI AD, bapak Untung Mufreni A. Yani mengisahkan bagaimana sosok Jenderal Ahmad Yani di mata keluarga.

Pada kesempatan tersebut, bapak Untung Mufreni A. Yani mengungkapkan kalau ternyata sosok Jenderal Ahmad Yani merupakan seseorang yang sangat mencintai keluarga dan anak-anaknya.


Potret Jenderal Ahmad Yani (kiri) dan Untung Mufreni A. Yani. 

Beliau mengatakan bahwa saat dirinya kecil, Jenderal Ahmad Yani selalu dengan rutin memandikan anak-anaknya sebelum berangkat kerja.

"Bapak itu sama anak-anaknya sayang banget, sayang banget, waktu kita masih kecil-kecil dari nomor 3 sampai Nomor 8 itu yang mandiin pagi untuk sekolah itu bapak (Jenderal Ahmad Yani)," kata bapak Untung Mufreni A.Yani.

Ia mengungkapkan bahwa sang ayah selalu rutin memandikan anak-anaknya sebelum dirinya berangkat bekerja sebagai bentuk rasa sayangnya kepada anak-anaknya.

"Itu sebelum berangkat kantor pagi emang udah rutin memandikan anak-anak itu ya emang kebiasaan dia, Kenapa dia gitu mungkin dia sayang anaknya," sambungnya.

Untung Mufreni juga mengatakan ketika masih aktif bertugas sosok ayahnya itu memang dikenal jarang pulang ke rumah karena pekerjaan.

Bahkan ia menceritakan kisah lucu ketika sang Ayah pulang dari Amerika Serikat untuk sekolah, anak-anaknya memanggilnya dengan panggilan om.

"Dia kan jarang-jarang pulang soalnya kan tugas sana, tugas ini ya kan, waktu dia pergi ke Amerika Serikat sekolah pulang itu, kita manggilnya Om," ujar Untung.

Beliau juga mengatakan kalau Jenderal Ahmad Yani merupakan salah satu lulusan terbaik di sekolah Leavenworth di Kansas, Amerika Serikat. 

"Lupa itu tahun 58 kalau nggak salah 58 atau 59 dia sekolah di Amerika Serikat dia itu lulusan nomor satu dan itu diakui," lanjutnya. 

"Jadi di hall of fame di Leavenworth di kansas itu tercantum tuh, ada gambarnya ada piagamnya Ahmad Yani," ungkap Untung Mufreni. 

Pada kesempatan tersebut, Untung Mufreni A. Yani menceritakan sebuah kisah lucu di mana ketika ia kecil ia pernah pulang kerumah dengan keadaan menangis karena kalah berkelahi. 

Namun, Untung mengaku kalau dirinya tidak mau mengadu pada sang ayah lantaran takut karena menangis kalah berkelahi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya pernah berantem waktu masih kecil berantem kalah saya pulang nangis kan kita lapornya ke ibu kan bukan ke Bapak karena nangis kan," ungkapnya. 

"Bapak saya datang bilang 'kau pergi lagi, berangkat sana, jangan pulang kau, nangis cengeng, berangkat, berantem lagi. Bukan sok-sokan, dia emang gak senang aja liat anaknya nangis mewek gitu," tutup Untung Mufreni. (akg/ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wacana ‘War Tiket’ Haji Menuai Kritik, Atalia: Kemunduran bagi Reformasi Tata Kelola Haji

Wacana ‘War Tiket’ Haji Menuai Kritik, Atalia: Kemunduran bagi Reformasi Tata Kelola Haji

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, menilai wacana war tiket haji usulan Kementerian Haji dan Umrah itu berpotensi merusak sistem yang sudah berjalan.
Prabowo Ungkap Aset Negara Rp370 Triliun Diselamatkan, Setara 10 Persen APBN

Prabowo Ungkap Aset Negara Rp370 Triliun Diselamatkan, Setara 10 Persen APBN

Prabowo sebut penyelamatan aset Rp370 triliun setara 10 persen APBN. Satgas PKH dinilai berperan besar amankan kawasan hutan negara.
Dari ‘War Tiket’ ke Antrean 26 Tahun, Begini Sejarah Haji Indonesia dan Awal Mula Waiting List Panjang

Dari ‘War Tiket’ ke Antrean 26 Tahun, Begini Sejarah Haji Indonesia dan Awal Mula Waiting List Panjang

Sejarah haji Indonesia dari era tanpa antrean hingga waiting list 26 tahun. Wacana war tiket kembali mencuat di tengah panjangnya antrean haji.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Rachel/Febi Dihentikan Unggulan Kelima di Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Rachel/Febi Dihentikan Unggulan Kelima di Perempat Final

Rachel/Febi dihadang unggulan kelima asal Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto dua game langsung 11-21 dan 16-21 di perempat final Kejuaraan Asia 2026
Rekrutmen BPJS Ketenagakerjaan 2026 Resmi Dibuka, Lowongan Nasional hingga Jalur Disabilitas Disiapkan

Rekrutmen BPJS Ketenagakerjaan 2026 Resmi Dibuka, Lowongan Nasional hingga Jalur Disabilitas Disiapkan

Rekrutmen BPJS Ketenagakerjaan 2026 resmi dibuka. Tersedia berbagai posisi nasional, termasuk untuk disabilitas, dengan proses seleksi gratis.
1,5 Tahun Jadi Presiden, Prabowo Klaim Selamatkan Rp31,3 Triliun dari Kerugian Praktik Korupsi

1,5 Tahun Jadi Presiden, Prabowo Klaim Selamatkan Rp31,3 Triliun dari Kerugian Praktik Korupsi

Presiden Prabowo Subianto menegaskan capaian besar pemerintahannya selama 1,5 tahun terakhir adalah mampu memulihkan kerugian negara dari praktik korupsi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral