GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lukas Enembe Lempar Mic Marah-marah, Sidang Pemeriksaan Terdakwa Ditunda

Lukas Enembe lempar mic marah-marah, sidang pemeriksaan terdakwa ditunda. Sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan terdakwa Gubernur Papua non-aktif Lukas Enembe di Pengadilan Tipikor Jakarta diwarnai sedikit kericuhan.
Senin, 4 September 2023 - 15:56 WIB
Lukas Enembe lempar mic marah-marah, sidang pemeriksaan terdakwa ditunda
Sumber :
  • Haries Muhamad-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Lukas Enembe lempar mic marah-marah, sidang pemeriksaan terdakwa ditunda.

Sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan terdakwa Gubernur Papua non-aktif Lukas Enembe di Pengadilan Tipikor Jakarta diwarnai sedikit kericuhan karena Lukas Enembe tidak senang dicecar jaksa soal penukaran uang dari rupiah ke dolar Singapura.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di awal persidangan, Lukas Enembe duduk di kursi terdakwa didampingi pengacaranya, yakni Petrus Bala Pattyona. Sebab, kondisi Lukas Enembe sulit berbicara.

Dalam beberapa kesempatan, Lukas Enembe bernada tinggi bila dikonfirmasi jaksa soal fee hingga pada akhirnya dia naik pitam karena dicecar terus oleh jaksa KPK.

Ini bermula saat Lukas Enembe dicecar oleh jaksa soal penukaran uang dari rupiah ke dolar Singapura ke seseorang bernama Dommy Yamamoto.

Dalam kesaksiannya di sidang lalu, Dommy menerima Rp22,5 miliar dari Lukas Enembe untuk ditukarkan menjadi mata uang asing.

Uang itu disebut digunakan untuk aktivitas judi Lukas Enembe di luar negeri. Sementara itu, Lukas Enembe berkilah uang tersebut digunakan untuk berobat.

Dalam sidang, jaksa menggali soal mekanismenya penukaran uang itu. Menurut Lukas Enembe, uang diurus melalui ajudan.

Jaksa menggali soal perintah Lukas Enembe ke ajudan untuk mengambil uang itu. Atas pertanyaan tersebut, Lukas Enembe banyak menjawab tidak tahu.

"Makanya saya tanya detail. Benar tidak peristiwanya seperti ini? Ketika saya tanya detail, Anda bingung," kata jaksa.

"Tidak tahu," jawab Lukas Enembe.

Jaksa kembali menanyakan perintah Lukas Enembe ke ajudan soal uang itu. Dia sempat menjawab tapi dengan tidak terlalu jelas.

"Ajudan," ucap Lukas Enembe.

"Ajudan bagaimana? Anda menyuruhnya bagaimana?," tanya jaksa.

"[Tanya] Baik-baik," jawab Lukas Enembe dengan emosi.

Dia bahkan tampak mencoba berdiri ke arah jaksa sambil mengacungkan mic. Namun, pengacara mencoba menahannya.

"Karena beliau sudah jawab tidak tahu, jangan terlalu ditekanlah. Ini berpengaruh," ujar pengacara.

"Bukan ditekan, tapi untuk menjelaskan," kata hakim.

“Betul. Beliau sudah mengatakan lewat ajudan. Tapi karena ditanya terus mengenai itu, beliau jadi emosi," timpal pengacara.

Sesi tanya jawab sempat kembali berlanjut. Jaksa tetap menggali soal mekanisme penukaran uang tersebut.

Lukas Enembe sempat terdiam. Pengacara sempat meminta sidang untuk diskors.

"Bisa break sebentar, Pak? Sepertinya Pak Lukas Enembe sudah tidak kuat lagi, Pak. Bisa break sebentar, Pak?," tanya pengacara.

Belum juga selesai kalimat Petrus, Lukas Enembe langsung melemparkan mic di depan hakim. Dia sempat mengeluarkan kata-kata tapi tidak jelas. Lukas Enembe lalu langsung ditenangkan penasihat hukumnya.

"Tenang saja dulu, tenang. Kita skors sidang," kata hakim.

Sidang dengan agenda pemeriksaan Lukas Enembe sebagai terdakwa pun diskors. Dia langsung dibawa ke belakang—tempat terdakwa—untuk dilakukan pemeriksaan tensi darah.

Sidang dilanjutkan 30 menit kemudian. Ketua Majelis Hakim Rianto Adam menanyakan kepada jaksa KPK soal hasil dari pemeriksaan tensi darah.

“Bagaimana untuk pemeriksaan dokter sementara? Tensi darah?," tanya hakim.

Jaksa yang mendapat laporan kesehatan dari tim medis menyebut Lukas Enembe harus dibawa ke rumah sakit saat itu juga.

"Dari hasil pemeriksaan dokter terhadap terdakwa tensi 180 per 100. Kemudian dokter merekomendasikan untuk yang bersangkutan dilakukan penanganan lanjut ke IGD RSPAD," kata jaksa.

Mendapat penjelasan itu, majelis hakim memutuskan menunda persidangan dan dijadwalkan kembali pada Rabu (6/9/2023) mendatang.

"Untuk pemeriksaan terdakwa hari ini belum bisa dilanjutkan mengingat tadi hasil pemeriksaan terakhir tensi darah dari terdakwa itu cukup tinggi ya dari ukuran normal," ujar hakim.

"Dan ada rekomendasi dari dokter untuk hari ini juga dibawa ke UGD RSPAD Gatot Soebroto untuk diperiksa lebih lanjut karena mengingat terdakwa pernah mengalami stroke. Jadi untuk itu persidangan untuk hari ini tidak bisa kami lanjutkan," kata hakim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam dakwaannya, Lukas Enembe disebut menerima suap dan gratifikasi senilai Rp46,8 miliar.

Diduga uang tersebut diterima sebagai hadiah yang berkaitan dengan jabatannya sebagai Gubernur Papua dua periode, yakni tahun 2013-2023. (hmd/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum juga Bayar Rp8,1 M, Gaya Hidup Mewah Nia Daniaty dan Olivia Nathania Kena Ulti Pihak Korban CPNS Bodong

Belum juga Bayar Rp8,1 M, Gaya Hidup Mewah Nia Daniaty dan Olivia Nathania Kena Ulti Pihak Korban CPNS Bodong

179 korban penipuan seleksi CPNS bodong sindir gaya hidup mewah Nia Daniaty dan putrinya, Olivia Nathania yang hedonis tapi belum bayar ganti rugi Rp8,1 miliar.
Harga Cabai di Jakarta Tembus Rp90.000 per kilogram saat Awal Ramadan dan Imlek

Harga Cabai di Jakarta Tembus Rp90.000 per kilogram saat Awal Ramadan dan Imlek

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan harga cabai rawit merah di Jakarta merangkak naik saat awal bulan Ramadhan.
Pernah Bekerja untuk Timnas Indonesia hingga Persipura, Pelatih Bulgaria Tiba-Tiba Bikin Pengakuan Jujur

Pernah Bekerja untuk Timnas Indonesia hingga Persipura, Pelatih Bulgaria Tiba-Tiba Bikin Pengakuan Jujur

Pelatih tim nasional Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, mengungkapkan bahwa dirinya masih mengikuti dinamika sepak bola Indonesia karena dirinya pernah bekerja untuk Timnas Indonesia.
Wejangan Jeng Nimas Usai Betrand Peto Sebut Lebih Diurus Ruben Onsu daripada Sarwendah di Acara TV

Wejangan Jeng Nimas Usai Betrand Peto Sebut Lebih Diurus Ruben Onsu daripada Sarwendah di Acara TV

​​​​​​​Wejangan Jeng Nimas usai Betrand Peto sebut lebih diurus Ruben Onsu daripada Sarwendah di acara TV, ahli tarot soroti sikap dan ucapan Onyo saat itu.
Konflik dengan Sesama Dokter Berujung Tersangka, Richard Lee: Saya Sedih dan Malu

Konflik dengan Sesama Dokter Berujung Tersangka, Richard Lee: Saya Sedih dan Malu

Pemeriksaan kali ini merupakan yang kedua, setelah sebelumnya sempat tertunda lantaran adanya gugatan yang diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Jelang Pertemuan Board of Peace, Prabowo Akan Bahas Implementasi Gencatan Senjata di Gaza

Jelang Pertemuan Board of Peace, Prabowo Akan Bahas Implementasi Gencatan Senjata di Gaza

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak sekadar menjadi pengamat konflik Palestina, tetapi mulai berada di meja perundingan internasional..

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT