GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Berani Bela Jokowi Mati-matian, Kini Denny Siregar Malah Mengaku Malu, Kenapa?

Seorang pegiat sosial media, Denny Siregar kembali mengeluarkan cuitan di media sosial X (Twitter) secara blak-blakan ditujukan kepada Presiden Joko Widodo.
Senin, 20 November 2023 - 12:34 WIB
Dulu bela Jokowi mati-matian, sekarang Denny Siregar malu
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Seorang pegiat sosial media, Denny Siregar kembali mengeluarkan cuitan di media sosial X (Twitter) secara blak-blakan ditujukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Padahal dahulu selama dua kali pemilihan presiden (Pilpres) dirinya berjuang mati-matian untuk mendukung Jokowi, kini Denny merasa malu pada Presidennya itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam cuitannya, ia menyoroti sebuah judul berita berupa kutipan dari APDESI (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) yang menyatakan Jokowi meminta seluruh kepala desa untuk menjaga netralitas selama pemilu 2024.

Hal ini lantaran rakyat telah dinilai cerdas untuk memilih pemimpin negaranya kelak.


Denny Siregar. (Ist)

Denny Siregar justru merasa malu karena ia sudah pernah membela Jokowi pada Pilpres sebelumnya. 

“Hahahaha… Duh bapak, kok jadi gini sih pakkk… Malu saya yang pernah membela…” tulis Denny Siregar dalam akun media sosial @Dennysiregar7.

Berita tersebut membahas mengenai larangan perangkat desa untuk menjadi tim kampanye. 

Sebab, pada hari Minggu (19/11/2023) ribuan perangkat desa menghadiri acara dukungan kepada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (Capres-Cawapres) nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Ketua Umum Apdesi, Surta Widjaja juga mengungkapkan Presiden Jokowi menitipkan pesan untuk kepala desa agar mengondisikan masing-masing wilayah agar pemilu berjalan damai.

Selain itu, pihaknya akan berusaha mengimbau para kepala desa untuk menjaga sikap netral selama Pemilu 2024.

“Itu beliau pesan harus kondusif, berjalan baik itu pasti. Netralitas dijaga, biarkan masyarakat yang memilih. Masyarakat sudah cerdas memilih,” ungkap Surta di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/11/2023).

Cuitan ini mengundang komentar warganet yang memberikan kritik, baik untuk Jokowi, APDESI, bahkan untuk Denny Siregar sendiri.

“Ayo Obyektif, jangan membabi buta… perkumpulan perangkat desa itu diantaranya ada APDESI dan PAPDESI, saya tidak mendukung siapa-siapa tapi minta tolong untuk obyektif, jangan melakukan disinformasi untuk memelihara kebencian dan menjerumuskannya… nirsimpati jadinya,” tulis seorang warganet.

“Kalau masih julid gini, apa beda Abang dengan kampret yang lalu? Abangg nggak belajar? Mereka kalah karena sibuk julid hingga lupa membangun citra yang mereka using. Come on, mana Abang yang dulu dimana membangun citra jagoan abang, daripada sibuk menjulid,” komentar salah satu warganet.

“Ah… biasa kenapa malu… malu itu kalau berbuat jahat dan menyengsarakan orang lain… tidak semua hal berkaitan dengan Jokowi biarpun beliau presiden, jadi nggak ngaruh lah mau diobok-obong kayak apa juga, teratai akan tetap indah di tengah tumpukan lumpur,” ungkap warganet lainnya.

“Semakin panik. Sepak terjangnya semakin berantakan,” kata warganet lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya sudah duga dari dulu kita masih Capres 2014. Karena saya melihat dari gestur wajahnya yang tidak sesuai dengan kepribadiannya hanya cuman beliau seting agar kelihatan sederhana dan merakyat padahal di baliknya penuh tipuan belaka dan ada indikasi pengkhianatan makanya sampai sekarang pun saya tidak suka sama sekali,” ujar seorang warganet.

“Makin kesini kok Jokowi seperti aneh ya Bang. Benar kata Adian, Kita tidak lagi mengenal Jokowi,” sindir warganet lain. (Kmr)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sudah Mandi Wajib Sebelum Shalat Id, Apakah Masih Perlu Wudhu? Begini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

Sudah Mandi Wajib Sebelum Shalat Id, Apakah Masih Perlu Wudhu? Begini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

Sudah mandi wajib sebelum Shalat Id, apakah masih perlu wudhu? Simak penjelasan Ustaz Khalid Basalamah tentang syaratnya.
Mahfud MD Jadi Khatib Shalat Idul Fitri di Masjid Agung Al Azhar, Temanya Singgung Fithrah Negara

Mahfud MD Jadi Khatib Shalat Idul Fitri di Masjid Agung Al Azhar, Temanya Singgung Fithrah Negara

Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, telah mengumumkan jadwal dan pelaksanaaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi.
Memangnya Harus Lewat Jalan Berbeda saat Pulang Shalat Idul Fitri? Kata Ustaz Adi Hidayat Berkaitan Sunnah

Memangnya Harus Lewat Jalan Berbeda saat Pulang Shalat Idul Fitri? Kata Ustaz Adi Hidayat Berkaitan Sunnah

Melintasi jalan yang berbeda setelah shalat Idul Fitri (shalat Ied). Ustaz Adi Hidayat (UAH) sebut itu amalan sunnah Nabi Muhammad SAW dijelaskan dalam hadis.
Gubernur Sumut dan Seskab RI Bagikan 2.500 Bingkisan Presiden di malam Idul Fitri

Gubernur Sumut dan Seskab RI Bagikan 2.500 Bingkisan Presiden di malam Idul Fitri

Gubernur Sumut Bobby Nasution membagikan sebanyak 2.500 paket bingkisan berisi bahan makanan dari Presiden RI Prabowo Subianto kepada masyarakat Sumut di malam
Terkait Umumkan Lebaran Selain Pemerintah, MUI: Haram Hukumnya

Terkait Umumkan Lebaran Selain Pemerintah, MUI: Haram Hukumnya

Majelis Ulama Indonesia (MUI) jelaskan terkait penetapan Lebaran merupakan kewenangan pemerintah. Selain itu, MUI menyinggung adanya larangan mengumumkan hari
Ketika Ketinggalan Rakaat Shalat Ied, Haruskah Menambah Takbir Sendiri? Begini Penjelasan Buya Yahya

Ketika Ketinggalan Rakaat Shalat Ied, Haruskah Menambah Takbir Sendiri? Begini Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya menjelaskan sikap jemaah shalat Idul Fitri (shalat Ied) yang inisiatif menambah takbir sendiri setelah ketinggalan rakaat yang dikerjakan oleh imam.

Trending

Hukum Sengaja Meninggalkan Khutbah Shalat Idul Fitri, Sebenarnya Dosa atau Tidak?

Hukum Sengaja Meninggalkan Khutbah Shalat Idul Fitri, Sebenarnya Dosa atau Tidak?

Mengacu dari sejumlah hadis riwayat Rasulullah SAW dan kesepakatan ulama, hukum meninggalkan khutbah shalat Idul Fitri (shalat Ied) diperbolehkan dalam Islam.
Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar acara Malam Takbiran dan Pawai Obor di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026).
Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
Catat! Ini Sunnah-sunnah Hari Raya Idul Fitri Sesuai Ajaran Rasulullah SAW yang Bisa Diamalkan

Catat! Ini Sunnah-sunnah Hari Raya Idul Fitri Sesuai Ajaran Rasulullah SAW yang Bisa Diamalkan

Sunnah Hari Raya Idul Fitri sesuai ajaran Rasulullah SAW, mulai dari shalat Id, makan sebelum berangkat, hingga amalan yang sering terlupakan.
Seskab Teddy: Istana Presiden Dibuka untuk Masyarakat Halal Bihalal Lebaran

Seskab Teddy: Istana Presiden Dibuka untuk Masyarakat Halal Bihalal Lebaran

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Istana Kepresidenan, Jakarta akan dibuka untuk masyarakat umum dalam kegiatan halal bihalal pada Hari Raya Idul
Keerom Papua Diguncang Gempa M 5,6

Keerom Papua Diguncang Gempa M 5,6

Gempa bumi terjadi di wilayah Keerom, Papua. Kekuatan gempa mencapai 5,6 magnitudo. "Gempa Mag:5,6," tulis akun X BMKG, Sabtu (21/3/2026).
Ihwal Angka Kecelakaan Mudik 2026, Korlantas Polri: Turun 3 Persen, Korban Jiwa 24 Persen

Ihwal Angka Kecelakaan Mudik 2026, Korlantas Polri: Turun 3 Persen, Korban Jiwa 24 Persen

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memberikan sinyal positif soal evaluasi arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Berdasarkan hasil monitoring nasional,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT