News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Maju Jadi Wakil Ganjar, Mahfud MD Pernah Tuding Romahurmuziy Berbohong Usai di ‘PHP’ Jokowi Tahun 2019

Ganjar Pranowo dan Mahfud MD maju menjadi pasangan Capres dan Cawapres dengan nomor urut 3. Mahfud sempat gagal maju Pilpres 2019, Romahurmuziy ungkap alasannya
Rabu, 29 November 2023 - 20:53 WIB
Romahurmuziy Jelaskan Penyebab Mahfud MD di PHP Jokowi Tahun 2019
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Ganjar Pranowo dan Mahfud MD kini maju menjadi pasangan Capres dan Cawapres dengan nomor urut 3.

Mahfud MD akan menemani Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 dengan menjadi Cawapres. Ia terlihat mulai menjalankan rangkaian kegiatan kampanye. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada beberapa momen, Mahfud MD terlihat mengenakan kemeja putih Ganjar dengan kemeja hitamnya.

Saat mendaftar cawapres, Mahfud mengaku baju yang ia kenakan merupakan baju yang sebelumnya sudah disiapkan untuk mendaftar cawapres di Pilpres 2019.

Sebelumnya, ia sempat gagal untuk dideklarasikan menjadi cawapres Jokowi meski sudah sempat mengukur baju. 

Mahfud mendadak digantikan dengan Ma’ruf Amin beberapa menit menjelang pengumuman cawapres.

“Keberangkatan saya pribadi. Hari ini saya memakai baju putih yang 5 tahun lalu saya siapkan untuk mendaftar ke KPU. ini dulu tidak jadi dipakai meskipun sudah jadi, tetapi ternyata ada pesan Tuhan, ditunda dulu, kemudian dipakai ke KPU dan hari ini dipakai,” ujar Mahfud di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (19/10/2023).

Ditengah ramainya perbincangan publik mengenai pasangan Capres dan Cawapres, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, kini kembali viral sebuah keterangan dari mantan Ketua Umum PPP, Muhammad Romahurmuziy.

Romahurmuziy menjadi salah satu saksi dimana Mahfud MD seketika namanya diubah dan tidak jadi dideklarasikan menjadi pasangan dari Presiden Jokowi.

Seperti apa ceritanya, simak informasinya berikut ini.

Romahurmuziy Ungkap Detik-detik Mahfud MD Batal Jadi Wapres Jokowi


Kolase foto Menko Polhukam, Mahfud MD dan Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy. (Kolase tvOnenews)

Ketua Majelis Pertimbangan PPP (Partai Persatuan Pembangunan) mengungkapkan alasan bahwa Mahfud MD adalah nominator terkuat nomor 1, karena ada 5 nama saat itu diantaranya adalah Mahfud MD, Sri Mulyani, Moeldoko, Muhammad Gatot Nurmantyo.

"Karena nama yang terkuat di lingkungan Presiden berdasarkan survei 5 nama ini, tidak nama KH Ma'ruf Amin waktu itu," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di mana saat itu, Romi mengaku datang kepada Mahfud MD untuk membuat komitmen, untuk mendukung mencalonkan Mahfud MD sebagai Wapres.

"PPP mencalonkan pak Mahfud, kemudian bapak membantu PPP, caranya adalah bantu kami portofolio kabinet ketika bapak nanti jadi Wapres," ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral