News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Bicara dengan Nada Tinggi saat Anies Singgung MK, Katanya Gak Takut Gak Dipilih Rakyat: Sorry Yee ..

Capres nomor urut 2, Anies Baswedan menyinggung soal putusan MK kepada Prabowo Subianto, di mana hal itu langsung mendapat reaksi tegas dari Prabowo di debat.
Rabu, 13 Desember 2023 - 11:02 WIB
Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto di debat perdana Capres-Cawapres 2024.
Sumber :
  • Muhammad Bagas / tim tvOnenews.com

tvOnenews.com - Calon Presiden (Capres) nomor urut  1, Anies Baswedan menyinggung soal putusan MK pada saat gelaran debat perdana Capres-Cawapres 2024 di Kantor KPU, pada Senin Malam (12/12/2023).

Anies Baswedan dalam kesempatan debat pertama Pilpres 2024 di Kantor KPU menyinggung soal putusan MK (Mahkamah Konstitusi) yang berhubungan dengan pendaftaran Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Cawapres Gibran Rakabuming.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pada tanggal 25 pak Prabowo mendaftar ke KPU sebagai pasangan Calon Presiden calon Wakil Presiden sesudah keputusan MK, dan kemudian di MK dibentuk MKMK yang hasilnya mengatakan bahwa terjadi pelanggaran etika berat," ujarnya.

"Yang menyebabkan keputusan yang dibuat oleh MK secara etika bermasalah, kemudian bapak (Prabowo) punya waktu sampai tanggal 13 November karena di situ adalah waktu terakhir untuk mengambil keputusan bila ada perubahan," tuturnya.


Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. (tvOnenews/Abdul Gani Siregar)

Lanjut Anies mengatakan kepada Prabowo,"Sesudah bapak mendengar bahwa ternyata pencalonan persyaratannya bermasalah secara etika, pertanyaan saya, apa perasaan Bapak? ketika mendengar bahwa ada pelanggaran etika di situ?" tutur Anies.

Di kesempatan yang sama, moderator memberi waktu buat Prabowo Subianto untuk menjawab pertanyaan dari Anies Baswedan terkait putusan MK.

"Jadi Mas Anies ya memang suatu perkembangan politik itu ada beberapa segi perspektif, jadi tim saya para pakar hukum yang mendampingi saya, menyampaikan bahwa dari segi hukum, tidak ada masalah," ujarnya.

Prabowo menyatakan bahwa masalah yang dianggap pelanggaran etika adalah sudah diambil tindakan dan keputusan waktu itu oleh pihak yang diberi wewenang.

Meski tindakan itu masih diperdebatkan, karena menurut Prabowo bahwa yang bersangkutan masih memproses.

"Tetapi intinya adalah bahwa keputusan itu final dan tidak dapat dirubah, ya saya laksanakan." tuturnya yang disambut tepuk tangan dari pendukungnya.

"Dan kita ini bukan anak kecil Mas Anies, Anda juga paham, sudah lah ya, sekarang begini, intinya rakyat yang putuskan, rakyat yang menilai kalau rakyat tidak suka Prabowo dan Gibran, nggak usah pilih kami saudara-saudara," ungkapnya.


Capres dan Cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomer urut 02 Memasuki ruang Debat Pertamanya di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (12/12/2023). (tvOnenews/Muhammad Bagas)

Kemudian Prabowo Subianto sambil menunjuk Anies Baswedan, dirinya menyatakan bahwa tidak takut, tidak punya jabatan.

"Dan saya tidak takut, tidak punya jabatan Mas Anies, sorry yee, sorry yee," yang diikuti tepuk tangan dan tawa dari pendukungnya.

Tampak di belakang Prabowo Subianto di bangku penonton di antaranya, Gus Miftah, Irma Hutabarat, Budiman Sudjatmiko, Wiranto, dan Hashim Djojohadikusumo (Adik Prabowo Subianto).

"Mas Anies saya tidak punya apa-apa, saya sudah siap mati untuk negara ini," sambung Prabowo.

Sebagai informasi, sebagai pihak pro kontra soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batas usia minimal calon Presiden dan calon wakil Presiden (Capres-Cawapres).

Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian perkara 90/PUU-XXI/2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di mana, seseorang yang belum berusia 40 tahun mencalonkan diri sebagai presiden atau wakil presiden.

Gibran Rakabuming pun lolos kualifikasi sebagai Cawapres dan akhirnya dipasangkan dengan Prabowo Subianto. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wakapolri Wanti-wanti Aksi Black September, Anak Buah Diminta Cegah Konflik

Wakapolri Wanti-wanti Aksi Black September, Anak Buah Diminta Cegah Konflik

Polri mulai mewaspadai potensi aksi unjuk rasa yang disebut berkaitan dengan isu Black September. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo meminta jajarannya meningkatkan kesiapan, khususnya menghadapi prediksi aksi yang akan terpusat pada 24 September 2026
ART Asal Lampung Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar: Buat Beli Rumah dan Modal Nikah

ART Asal Lampung Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar: Buat Beli Rumah dan Modal Nikah

Viral di media sosial TikTok pengakuan seorang ART asal Lampung yang nekat mencuri emas milik majikannya senilai hampir Rp1 miliar hanya untuk modal pernikahan.
Jose Mourinho Kirim Pesan Serius kepada Inter Milan Jelang Duel di Liga Champions, Real Madrid Usung Misi Kebangkitan

Jose Mourinho Kirim Pesan Serius kepada Inter Milan Jelang Duel di Liga Champions, Real Madrid Usung Misi Kebangkitan

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, mengirimkan pesan serius menjelang laga kontra Inter Milan. Duel di Liga Champions ini akan menjadi momen untuk timnya bangkit.
Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Baru Juga Lolos ke Piala Asia U-20 2027, Timnas Indonesia U-20 Terima Kabar Buruk soal Drawing

Baru Juga Lolos ke Piala Asia U-20 2027, Timnas Indonesia U-20 Terima Kabar Buruk soal Drawing

Timnas Indonesia U-20 berpotensi bakal masuk neraka dalam Piala Asia U-20 2027. Hal ini setelah beredar kabar bahwa Garuda Nusantara akan masuk pot 3.
Kejagung Tegaskan Tak Dampingi Febrio di Kasus Kematian Sutrimo

Kejagung Tegaskan Tak Dampingi Febrio di Kasus Kematian Sutrimo

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung RI, Anang Supriatna menegaskan institusinya menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Trending

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

AT diamankan pihak kepolisian setelah ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan menggelar aksi unjuk rasa dan meminta klarifikasi guru tersebut pada hari Senin kemarin.
Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

AT diamankan polisi usai aksi ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan Subang menggeruduk kantornya hingga sempat terjadi kejar-kejaran saat dirinya hendak melarikan diri
Selengkapnya

Viral