News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Pimpinan KPK Bilang Prabowo Benar-benar Salah Paham Tafsirkan Hal yang Diucapkan Anies soal Hal ini ..

Mantan pimpinan KPK sekaligus jubir capres nomor urut , Saut Situmorang mengatakan Prabowo Subianto salah tafsir pernyataan dari Anies Baswedan soal demokrasi.
Rabu, 13 Desember 2023 - 12:17 WIB
Kolase foto mantan wakil ketua KPK, Saut Situmorang (kiri), dan Capres nomor urut 2 , Prabowo Subianto.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / Rizki Amana / Muhammad Bagas tvOnenews

tvOnenews.com - Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang mengatakan bahwa Prabowo Subianto salah menafsirkan pernyataan dari Anies Baswedan soal demokrasi.

Gelaran debat pertama Capres-Cawapres 2024 dilaksanakan di Kantor KPU, pada Senin Malam pukul 19.00 WIB (12/12/2023). Prabowo Subianto dan Anies Baswedan Baswedan berdebat soal demokrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini bermula dari pertanyaan moderator yang bertemu tentang demokrasi.

"Salah satu pilar demokrasi adalah partai politik, namun kepercayaan publik terhadap partai politik di Indonesia selalu rendah," ujar moderator.

"Pertanyaan, apa kebijakan yang akan Anda lakukan untuk melakukan pembenahan tata kelola partai politik?" tanya moderator, Ardianto Wijaya.


Ketiga Capres di agenda debat perdana Pilpres 2024 di kantor KPU. (tvOnenews/Muhammad Bagas)

Menjawab akan hal tersebut, Capres nomor urut 1, Anies Baswedan menyatakan bahwa kimi rakyat tidak percaya dengan demokrasi di era pemerintahan sekarang.

"Saya rasa lebih dari sekedar partai politik, rakyat tidak percaya kepada proses demokrasi yang sekarang terjadi, itu jauh lebih luas dari sekedar partai politik," ujarnya yang disambut tepuk tangan dari para pendukungnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini berpendapat bahwa ketika berbicara demokrasi ada tiga bagian.

"Satu adalah adanya kebebasan berbicara, yang kedua adanya oposisi yang bebas untuk mengkritik pemerintah dan menjadi penyeimbang pemerintah," tuturnya.

"Yang ketiga, adanya proses Pemilu, proses Pilpres yang netral, transparan, jujur, adil, dan kalau kita saksikan akhir-akhir ini, dua ini mengalami problem," ujarnya.

Anies menyatakan bahwa kita menyaksikan bagaimana kebebasan berbicara menurun, termasuk mengkritik partai politik, dan angka demokrasi yang menurun.

"Bahkan pasal-pasal yang memberikan kewenangan untuk digunakan secara karet kepada pengkritik, misalnya UU ITE, atau pasal 14,15 UU Nomor 1 Tahun 1946, itu semua membuat kebebasan berbicara menjadi terganggu," terangnya.

Selain itu, Anies juga menyinggung soal minimnya keberadaan oposisi selama ini.

Di kesempatan yang sama, Capres nomor urut 2 yakni Prabowo Subianto menanggapi pernyataan dari Anies Baswedan soal Demokrasi.

Menurutnya, Anies tak akan jadi Gubernur DKI Jakarta kalau demokrasi tidak berjalan. 

"Mas Anies Mas Anies, saya berpendapat Mas Anies ini agak berlebihan, Mas Anies mengeluh tentang demokrasi ini dan itu, Mas anies dipilih jadi Gubernur DKI menghadapi pemerintah yang berkuasa, saya yang mengusung bapak," ucap Prabowo sambil menunjuk Anies yang disambut sorak dari pendukung Capres nomor urut 2.

"Kalau demokrasi kita tidak berjalan, tidak mungkin anda menjadi Gubernur," tegas Prabowo di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Selasa (12/12/2023). 


Prabowo Subianto. (tvOnenews/Muhammad Bagas)

Dia kembali menekankan bahwa kalau Presiden Jokowi diktator maka Anies tidak mungkin jadi gubernur.

"Saya waktu itu oposisi Mas Anies, Anda ke rumah saya, kita oposisi,  Anda oposisi Anda terpilih," tegasnya. 

Sementara itu, Saut Situmorang selaku juru bicara Anies Baswedan hadir di acara 'Menuju Istana 2024' tvOne, ia menanggapi jawaban dari Prabowo Subianto soal tema demokrasi.

"Kalau ada waktu adik-adik (mahasiswa) semua, diputar ulang, sebenarnya pak Anies ngomong apa? sehingga pak Prabowo menanggapi itu, pelan-pelan dilihat gitu," ujarnya dilansir dari Youtube tvOnenews.

Mantan Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang mengatakan bahwa esensi atau maksud yang disampaikan oleh Anies Baswedan adalah bukan dia tidak suka demokrasi.

"No,no,no, tanya tuh anak Paramadina di belakang tuh, justru yang dipertanyakan adalah tiga hal tentang demokrasi saat ini, jalannya itu nggak bener, ngomong susah, itu kan kaitannya spanduk ada satu tuh," ungkapnya.

"Jadi ada tiga hal, jadi bukan dia nggak suka demokrasi, cuman ini pelan-pelan didengar lagi deh supaya kita bisa capture benar, bahwa yang disampaikan oleh paslon nomor urut 2, jadi sebenarnya salah tangkap juga," ungkapnya.


Saut Situmorang, Juru Bicara Anies Baswedan. (tvOne)

Saut menuturkan bahwa pihak Prabowo Subianto salah tangkap dari maksud yang disampaikan oleh Anies Baswedan.

"Jadi massage yang dia sampaikan adalah bukan dia tidak suka demokrasi, kemudian pas bilang kamu hasil demokrasi, Yes of course, tetapi demokrasinya yang tidak dijalankan dengan baik," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Termasuk kalau kita ngomong, dipanggil, demokrasi itu kan kalau bahasanya Mas Habib ini kan parle, parle itu bicara, itulah demokrasi," ujarnya.

Sementara Saut berpendapat jika bicara kita dikunci, demokrasinya dimana, itu yang dimaksud oleh Anies Baswedan. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Liga Italia! Cesc Fabregas Serius Bikin Como Meroket Usai Bantai Pisa

Hasil Liga Italia! Cesc Fabregas Serius Bikin Como Meroket Usai Bantai Pisa

Como 1907 kembali meraih hasil positif pada lanjutan Liga Italia 2025/2026. Tim asuhan Cesc Fabregas itu menaklukkan Pisa dengan skor 3-0 pada pertandingan pekan ke-19 yang digelar di Stadion Arena Garibaldi, Pisa, Rabu (7/1/2026).
Persija Siap Tantang Persib di Bandung, Mauricio Souza: Kami Punya Objektif Sendiri!

Persija Siap Tantang Persib di Bandung, Mauricio Souza: Kami Punya Objektif Sendiri!

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengatakan bahwa timnya kini fokus menatap laga kontra Persib Bandung pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026
Bukan karena Performa! Begini Alasan Sebenarnya Arema FC Pinjamkan Muhammad Rafli Terungkap

Bukan karena Performa! Begini Alasan Sebenarnya Arema FC Pinjamkan Muhammad Rafli Terungkap

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengungkapkan alasan di balik keputusan klub meminjamkan gelandang serang Muhammad Rafli ke klub lain pada bursa transfer paruh musim ini.
Rais Syuriyah Akui Kembali ke Masa NU Belum Terbentuk Saat Kegiatan Napak Tilas di PWNU Kaltim

Rais Syuriyah Akui Kembali ke Masa NU Belum Terbentuk Saat Kegiatan Napak Tilas di PWNU Kaltim

Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur (PWNU Kaltim), Ali Cholil menyampaikan refleksi mendalam usai memimpin rombongan Napak Tilas Isyarah Pendirian Nahdlatul Ulama di Jawa Timur.
Drama Babak Tambahan, Aljazair Lolos ke Perempat Final Piala Afrika 2025

Drama Babak Tambahan, Aljazair Lolos ke Perempat Final Piala Afrika 2025

Timnas Aljazair memastikan langkah ke babak perempat final Piala Afrika 2025 setelah menaklukkan Timnas Republik Demokratik (RD) Kongo dengan skor tipis 1-0 pada laga babak 16 besar. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Moulay Hassan, Rabat, Rabu (7/1/2026) dini hari.
Serahkan Karya Buku ke Kemenkum, Praktisi HKI Perkenalkan Paradigma Baru Hukum Hak Cipta

Serahkan Karya Buku ke Kemenkum, Praktisi HKI Perkenalkan Paradigma Baru Hukum Hak Cipta

Buku berjudul 'Hak Cipta dengan Deklaratif Tercatat' karya Ichwan Anggawirya yang juga sebaai praktisi Hukum Kekayaan Intelektual (HKI) resmi diserahkan kepada Kementerian Hukum (Kemenkum).

Trending

Kontroversi Belum Selesai, Reaksi Ruben Amorim Usai Dipecat Manchester United Viral

Kontroversi Belum Selesai, Reaksi Ruben Amorim Usai Dipecat Manchester United Viral

Reaksi Ruben Amorim setelah resmi dipecat Manchester United langsung menyita perhatian publik. Sikap tenang dan santai yang ditunjukkannya justru memunculkan beragam reaksi, di tengah gejolak internal yang tengah melanda klub raksasa Inggris tersebut.
Indonesia Pecah Kebuntuan Aturan Saudi, Menang Tender Lahan Strategis untuk Kampung Haji di Makkah

Indonesia Pecah Kebuntuan Aturan Saudi, Menang Tender Lahan Strategis untuk Kampung Haji di Makkah

Pemerintah Indonesia selangkah lagi mewujudkan proyek ambisius Kampung Haji di Makkah setelah resmi memenangkan penawaran lahan strategis di jantung Kota Suci.
Hasil Liga Italia: Menang di Markas Lecce, AS Roma Tempel Ketat Inter Milan

Hasil Liga Italia: Menang di Markas Lecce, AS Roma Tempel Ketat Inter Milan

AS Roma sukses memetik kemenangan mutlak 2-0 atas Lecce pada pekan ke-19 Liga Italia yang digelar di Stadion Via del Mare, Lecce, Rabu (7/1/2026) dini hari WIB.
Bali dan Yogyakarta Minggir Dulu, Jawa Tengah sebagai Provinsi dengan Pendapatan Pariwisata Tertinggi

Bali dan Yogyakarta Minggir Dulu, Jawa Tengah sebagai Provinsi dengan Pendapatan Pariwisata Tertinggi

Dari laporan BPS, pendapatan sektor pariwisata Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menduduki peringkat pertama sebesar Rp2,77 triliun, mengalahkan Bali dan DI Yogyakarta.
Hasil Liga Italia! Cesc Fabregas Serius Bikin Como Meroket Usai Bantai Pisa

Hasil Liga Italia! Cesc Fabregas Serius Bikin Como Meroket Usai Bantai Pisa

Como 1907 kembali meraih hasil positif pada lanjutan Liga Italia 2025/2026. Tim asuhan Cesc Fabregas itu menaklukkan Pisa dengan skor 3-0 pada pertandingan pekan ke-19 yang digelar di Stadion Arena Garibaldi, Pisa, Rabu (7/1/2026).
IBL 2026 Dimulai, Pelatih Dewa United Tegaskan Tak Ada Pemain Aman

IBL 2026 Dimulai, Pelatih Dewa United Tegaskan Tak Ada Pemain Aman

Pelatih Dewa United Banten, Agustin Julbe Bosch, menegaskan seluruh pemain memiliki komitmen kuat untuk memberikan kontribusi positif bagi tim dalam menghadapi Indonesian Basketball League (IBL) 2026 yang akan dimulai pada Sabtu (10/1/2026).
Link Live Streaming Malaysia Open 2026: 8 Wakil Indonesia Perjuangkan Tiket ke 16 Besar

Link Live Streaming Malaysia Open 2026: 8 Wakil Indonesia Perjuangkan Tiket ke 16 Besar

Berikut link live streaming Malaysia Open 2026 yang berlangsung hari ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT