GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernah Dibantu Prabowo Pakai Duit Miliaran untuk Jadi Gubernur DKI dan Ingkar Janji tak Maju Capres, Gus Miftah: Anies tak Punya Etika

Pendakwah  Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah menilai Anies Baswedan tidak mempunyai etika dengan ingkar janji tidak maju menjadi calon presiden padahal sudah dibantu ratusan miliar saat maju sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Minggu, 17 Desember 2023 - 06:14 WIB
Gus Miftah
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Pendakwah  Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah menilai Anies Baswedan tidak mempunyai etika dengan ingkar janji tidak maju menjadi calon presiden padahal sudah dibantu ratusan miliar saat maju sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Coba lebih tidak beretika mana, ketika Mas Prabowo menerima putusan MK dengan menjadikan Mas Gibran sebagai Cawapres, dengan majunya Mas Anies sebagai Capres yang dulu beliau jadi Gubernur diangkat oleh Pak Prabowo mengeluarkan uang ratusan miliar kemudian Mas Anies berjanji tidak akan maju sebagai Presiden kalau Pak Prabowo sebagai Presiden,” kata Gus Miftah saat bercerita di hadapan para kiai kampung se karisidenan Kediri yang berkumpul di Pondok Pesantren Al Kamal Kunir, Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar, Jumat (15/12/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Miftah yang saat itu ikut mendapingi Prabowo saat debat Capres mengatakan Prabowo enggan menyerang balik Anies dan Ganjar karena tidak ingin mempermalukan 2 Capres tersebut di depan masyarakat Indonesia.

“Pak Prabowo itu kita kasih kesempatan, kita kasih data untuk menyerang kembali Mas Anies dan Ganjar yang selama debat itu sangat tendensius dengan Pak Prabowo. Tapi Pak Prabowo jawabnya jangan tidak usah, kita tidak usah membuat mereka malu di depan masyarakat Indonesia,” kata Gus Miftah.

Menurutnya kalau Prabowo mau menghajar balik kedua Capres tersebut ada peluang yang terbuka lebar. Misalnya ketika berbicara soal etika.

Prabowo kata dia, bisa saja mengungkit soal etika berpolitik dari Anies. Sebagaimana diketahui Anies sempat berjanji tidak akan maju sebagai Capres jika Ketum Gerindra maju. Namun hal itu dilakukan atau tidak diungkit sedikit pun oleh Prabowo.

Sebaliknya Anies justru menyerang soal etika berpolitik Prabowo yang mencalonkan Gibran sebagai Cawapres.

“Coba lebih tidak beretika mana, ketika Mas Prabowo menerima putusan MK dengan menjadikan Mas Gibran sebagai Cawapres, dengan majunya Mas Anies sebagai Capres yang dulu beliau jadi Gubernur diangkat ololeh Pak Prabowo mengeluarkan uang ratusan miliar kemudian Mas Anies berjanji tidak akan maju sebagai Presiden kalau Pak Prabowo sebagai Presiden,” ucap Gus Miftah.

Berikut ini adalah Hak Jawab yang disampaikan Gus Miftah terkait berita ini:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikonfirmasi ulang terkait dengan itu, Gus Miftah dalam pesan tertulisnya menuliskan, bahwa hanya menjawab pertanyaan, kyai kenapa Prabowo tidak membalas Anies Baswedan saat debat capres soal etika. Gus Miftah menjawab ada team yang kasih masukan untuk membalas ke Anies. Tapi Prabowo tidak mau melakukan itu, karena Prabowo menghormati Anies. Hubungan Gus Miftah dan mas Anies sangat baik.

(ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Sambangi BEI, Dasco Bergerak ke Bank Indonesia saat RDG BI Digelar, Ada Apa?

Usai Sambangi BEI, Dasco Bergerak ke Bank Indonesia saat RDG BI Digelar, Ada Apa?

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengunjungi Bank Indonesia usai mendatangi BEI di tengah pelemahan IHSG dan RDG BI berlangsung.
Begini Simulasi Konvoi Hattrick Juara Persib, Wagub Jabar Beda Rute Dibanding Musim Lalu

Begini Simulasi Konvoi Hattrick Juara Persib, Wagub Jabar Beda Rute Dibanding Musim Lalu

Persib Bandung selangkah lagi menjadi juara dengan hanya butuh hasil imbang dari Persijap di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Sabtu (23/5/2026). 
PDIP Sarankan Wapres Gibran Berkantor di IKN, Watubun: Supaya Ada Manfaatnya

PDIP Sarankan Wapres Gibran Berkantor di IKN, Watubun: Supaya Ada Manfaatnya

PDIP melalui Ketua Dewan Kehormatan PDIP Komarudin Watubun menyarankan Wapres Gibran berkantor di IKN. Hal ini dikatan Watubun saat berkomentar terkait putusan
IHSG Dibuka Melemah di Tengah Penantian Suku Bunga BI, Rupiah dan Gejolak Global Jadi Sorotan

IHSG Dibuka Melemah di Tengah Penantian Suku Bunga BI, Rupiah dan Gejolak Global Jadi Sorotan

IHSG dibuka melemah di tengah sikap wait and see pelaku pasar terhadap keputusan suku bunga BI dan tekanan global dari konflik Iran-AS.
Diabaikan John Herdman, 4 Pemain Senior Ini Justru Bisa Jadi Senjata Baru Timnas Indonesia

Diabaikan John Herdman, 4 Pemain Senior Ini Justru Bisa Jadi Senjata Baru Timnas Indonesia

John Herdman fokus pada pemain muda, tetapi Teja Paku Alam, Adam Alis, Ezra Walian, dan Irfan Jaya masih punya kualitas besar untuk Timnas Indonesia.
BMKG Catat 208 Gempa Guncang Bengkulu hingga Mei 2026, Warga Diminta Waspada

BMKG Catat 208 Gempa Guncang Bengkulu hingga Mei 2026, Warga Diminta Waspada

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kepahiang mencatat aktivitas gempa bumi di Provinsi Bengkulu mencapai 208 kejadian sejak Januari hingga Selasa (19/5/2026).

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

Pendakwah KH Anwar Zahid viral usai sentil polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI, candaan soal 'artikulasi' bikin ribuan jemaah tertawa pecah.
Selengkapnya

Viral