News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejumlah Penumpang KA Lokal Bandung Raya Masih Terjebak di Dua Gerbong, Basarnas: Belum Dilakukan Upaya Penyelamatan karena Hal Ini

Sejumlah penumpang masih terjebak di dalam dua gerbong KA Lokal Bandung Raya, imbas bertabrakanya KA Turangga dan kereta lokal tersebut di Cicalengka, Bandung
Jumat, 5 Januari 2024 - 09:39 WIB
Kondisi gerbong kereta yang hacur usai KA Turangga dan KA bandung Raya bertabrakan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com -  Sejumlah penumpang masih terjebak di dalam dua gerbong KA Lokal Bandung Raya, imbas bertabrakanya KA Turangga dan kereta lokal tersebut di Km 181+700 petak jalan antara Stasiun Haurpugur-Stasiun Cicalengka pada Jumat pukul 06.03 WIB.

Menurut Basarnas, kondisi kedua gerbong tersebut belum dapat dievakuasi, karena kondisi kedua gerbong masih dalam kondisi yang tidak stabil dan justru akan membahayakan jika dilakukan penangan oleh petugas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tentunya masih ada korban yang terjebak tetapi kondisi gerbong tersebut tidak stabil karena mengancam keselamatan tim penyalamat yang ada di lapangan," ungkap Basarnas.

Basarnas menambahakan, saat ini yang tengah dilakukan oleh petugas adalah dengan melakukan evakuasi gerbong di sekitar kedua gerbong yang tidak stabil tersebut.

"Saat ini sedang dilakukan evakusi gerbong terdekat dari gerbong yang tidak stabil," tambahnya lagi.

Kedua gerbong yang dalam kondisi tidak stabil dan belum dilakukan upaya penyelmatan berasal dari gerbong keret lokal bandung Raya.

Guna evakusi berjalan dengan lancar, Basarnas pun mengimbau agar masyarakat untuk tidak mendekat ke area kecelakaan kereta, karena masih banyak kondisi yang membahayakan.

"kami imbau masayarakat untuk menjauh ke radius aman, karena dari pantauan petugas masih banyak hal-hal yang membahayakan, seperti percikan api, tumpahan bahan bakar," uangkapnya.

Diketahui, peristiwa nahas ini pun turut menelan korban jiwa. Setidaknya dari pantauan tim tvOnenews di lokasi kejadian tiga orang dilaporkan tewas termasuk masinis, Assisten Masinis dan pegawai kereta.

Saat ini sejumlah korban jiwa tengah dievakusi kesejumlah puskesmas dan rumah sakit terdekat, salah satunya di RSU Cicalengka, Bandung, Jawa Barat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dampak dari kecelakaan kereta api di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Rute dua (2) rangkaian Kereta Api (KA) dari Surabaya tujuan Bandung dialihkan perjalanannya.

Keterangan Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif merinci, dua kereta api yang mengalami peralihan jalur perjalanan antara lain, KA Pasundan relasi Surabaya Gubeng - Kiaracondong dan KA Argo Wilis relasi Surabaya Gubeng - Bandung.

"KA Pasundan berangkat dari Stasiun Surabaya Gubeng pada pukul 05.50 WIB, sedang KA Argo Wilis berangkat [pukul] 08.15 WIB," katanya dikutip melalui keterangan tertulis, Jumat (5/1/2024). (mii)

 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

YouTuber Herri Pras menjadi sorotan setelah kediamannya didatangi sekelompok pria yang diduga berasal dari komunitas bela diri. Ini pesan Hanny Kristianto.
Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai tengah mengalami pergeseran paradigma. 
Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan menyiapkan regulasi terkait peredaran kratom dan rokok elektrik atau vape guna mencegah penyalahgunaan yang dapat membahayakan masyarakat.
Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Timnas Indonesia hadapi persoalan di lini depan jelang FIFA Matchday November 2026. Di tengah kondisi tersebut, nama Irfan Jaya layak masuk radar John Herdman.
Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Tim Spesialis Forensik Rumah Sakit Kramat Jati mengungkap hasil pemeriksaan anak (20 bulan) yang dibunuh ayah tiri, AR (22) dan ibu kandungnya, JM (20) di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/10).
Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Video yang memperlihatkan YouTuber Herri Pras didatangi sekelompok pria hingga mendapat tindakan fisik mendadak viral di media sosial. Ini dugaan motifnya.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Selengkapnya

Viral