News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anggota TNI Disebut Pukul Kepala Relawan Ganjar dengan Batu, Gatot Nurmantyo: Jangan Mempolitisasi, Kita Tunggu Hasil Visum

Mantan Panglima TNI, Jenderal Purn Gatot Nurmantyo angkat bicara soal pengeroyokan oleh oknum TNI terhadap relawan Ganjar-Mahfud MD di Boyolali, Jawa Tengah
Minggu, 7 Januari 2024 - 14:13 WIB
Mantan Panglima TNI, Jenderal Purn Gatot Nurmantyo
Sumber :
  • Youtube Refly Harun

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Panglima TNI, Jenderal Purn Gatot Nurmantyo angkat bicara soal kabar pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum TNI terhadap relawan Ganjar-Mahfud MD di Boyolali, Jawa Tengah.

Menurutnya, anggota TNI bukanlah sosok yang mudah marah jika tidak ada hal yeng memicu hal tersebut terjadi. Ia meminta agar hal ini tidak dipolitisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"TNI itu organisasi, bukan gerombolan, bukan orang yang mudah marah. Kejadian konvoi itu, dari 06.30, itu bolak balik. Jadi, tolong kita sama-sama jangan mem-politisasi ini," kata Gatot dalam akun Instagramnya, dikutip pada Minggu (7/1/2024).

Gatot juga menyoroti soal knalpot yang digunakan oleh relawan Ganjar-Mahfud. Menurutnya suara tersebut lebih besar daripada knalpot brong.

"Karena itu bukan knalpot brong, bukan knalpot yang dimodifikasi. Tetapi itu knalpot yang dipotong sampai dengan leher angsa kalau istilah motor itu, jadi suaranya 2 kali lipat dari knalpot brong," lanjutnya.

Terkait pemukulan yang dilakukan oleh anggota TNI kepada relawan Ganjar-Mahfud dengan batu, ia meminta agar hal itu menunggu hasil visum.

"Kemudian yang dikatakan dipukul oleh batu, kita tunggu saja visum. Apakah benar TNI memukul orang pakai batu. Ini keterlaluan kalau benar, tapi saya tidak yakin itu. Biarkan visum yang berbicara dan membuka semuanya," jelasnya.

Ia menyinggung soal Undang Undang Pemilu Pasal 280 soal ketertiban umum yang menurutnya para relawan telah mengganggu ketertiban umum dengan menggunakan knalpot yang berisik dan menyebabkan polusi udara.

"Tetapi ingat, bahwa undang-undang pemilu pasal 280, itu dilarang mengganggu ketertiban umum. Dengan knalpot itu mengganggu, belum lagi kita lihat itu menyebabkan polusi udara, jadi sama-sama kita melihat itu semuanya dengan kacamata jernih dan kacamata hukum," tutupnya.

Bantah Relawan Dalam Pengaruh Minuman Keras

Tim hukum dari Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud membantah pernyataan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang menuduh korban pemukulan oknum TNI di Boyolali berada di bawah pengaruh minuman keras. Tuduhan tersebut dinilai jauh dari kebenaran dan tidak berdasarkan fakta.

Tim hukum menuturkan, dari hasil investigasi tim hukum TPN Ganjar-Mahfud dan diperkuat hasil rekam medis di rumah sakit dipastikan korban tidak di bawah pengaruh alkohol. 

“Selain dari rekam medis dan keterangan para korban tersebut, kami juga memintai keterangan para saksi yang menerangkan korban tidak sama sekali berada di bawah pengaruh alkohol,” kata Herulest mewakili tim hukum dari TPN Ganjar-Mahfud di Jakarta, Sabtu (6/1/2023). 

Ia menjelaskan, pihaknya menelusuri fakta-fakta tersebut sejak 4 Januari lalu mulai dari rumah para korban hingga kantor DPC PDI Perjuangan Boyolali.

Karena itu, tim kuasa hukum TPN Ganjar-Mahfud menyimpulkan pihaknya keberatan dengan tuduhan Jenderal Maruli itu. 

Ia menilai, itu hanya mencari alasan pembenaran atas pemukulan terhadap korban yang merupakan pendukung pasangan Capres Nomor Urut 3 Ganjar-Mahfud.

“Kita tidak perlu terpengaruh atas isu tersebut yang bertujuan untuk mengalihkan perhatian kita dari kasus sebenarnya yakni kasus penganiayaan oleh oknum TNI di Boyolali yang memakan korban relawan Ganjar-Mahfud yang tidak lain adalah warga negara Indonesia yang dilindungi hak-haknya oleh negara,” tutur dia.

“Kami akan terus memperjuangkan hak-hak para korban demi tegaknya keadilan," tandasnya.

Untuk diketahui, Tim hukum TPN Ganjar-Mahfud pun telah mengajukan perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk relawan Ganjar yang menjadi korban penganiayaan oknum anggota TNI di Boyolali, Jawa Tengah. 

Selain meminta perlindungan, tim hukum TPN Ganjar-Mahfud akan mengajukan tuntutan agar para korban mendapat kompensasi atau biaya restitusi akibat insiden pengeroyokan tersebut. 

Selanjutnya, tim hukum TPN Ganjar-Mahfud meminta Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) mengeluarkan surat perlindungan bagi para relawannya yang menjadi korban kekerasan oknum TNI di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, pihak TNI membenarkan adanya pengeroyokan yang dilakukan oleh anggotanya terhadap sejumlah orang di Boyolali yang merupakan pendukung Ganjar-Mahfud. 

Terdapat 7 orang yang mengalami kekerasan, 2 di antaranya harus dirawat ke rumah sakit. Pihak TNI menyebut anggotanya terganggu dengan suara knalpot brong milik para korban yang sedang melintas di depan markas.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengurus IA ITB Jakarta Dilantik, David Hamka Dorong Inovasi Pangan Cegah Stunting

Pengurus IA ITB Jakarta Dilantik, David Hamka Dorong Inovasi Pangan Cegah Stunting

Pengurus Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) Jakarta resmi dilantik dalam agenda yang digelar di Hotel Four Seasons Jakarta, Kamis, (3/9/2026).
Ekowisata Tak Lagi Sekadar Menikmati Alam, Ini Konsep 7E yang Bisa Mengubah Cara Destinasi Dikembangkan

Ekowisata Tak Lagi Sekadar Menikmati Alam, Ini Konsep 7E yang Bisa Mengubah Cara Destinasi Dikembangkan

Pengembangan destinasi ekowisata kini tak cukup hanya mengandalkan keindahan alam. Konsep 7E menggabungkan ekologi, budaya, ekonomi, edukasi hingga
Hasil Kualifikasi Piala Asia U-20: Timnas Indonesia Amankan Puncak Klasemen Grup H Usai Permalukan Tuan Rumah

Hasil Kualifikasi Piala Asia U-20: Timnas Indonesia Amankan Puncak Klasemen Grup H Usai Permalukan Tuan Rumah

Timnas Indonesia U-20 berhasil mengkudeta puncak klasemen Grup H setelah menang dari Laos dengan skor 3-0. 
Pemprov Jateng Pastikan Kawal Hak 756 Karyawan PT SGS Kabupateb Semarang Korban PHK

Pemprov Jateng Pastikan Kawal Hak 756 Karyawan PT SGS Kabupateb Semarang Korban PHK

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan akan mendampingi ratusan pekerja PT SGS (Sumber Graha Sejahtera) kabupaten Semarang yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
Dugaan Ormas Terlibat Demo Ricuh di Simpang Gramedia, Kesbangpol DIY: Jangan Ada Generalisasi

Dugaan Ormas Terlibat Demo Ricuh di Simpang Gramedia, Kesbangpol DIY: Jangan Ada Generalisasi

Dugaan keterlibatan organisasi masyarakat (ormas) dalam kericuhan aksi demonstrasi di kawasan simpang Gramedia Yogyakarta menjadi sorotan.
iPhone 18 Minggu Depan Rilis di Indonesia? Bocoran Harga dan Fitur Barunya Bikin Penasaran  

iPhone 18 Minggu Depan Rilis di Indonesia? Bocoran Harga dan Fitur Barunya Bikin Penasaran  

iPhone 18 Pro dan Pro Max dikabarkan hadir September 2026, benarkah? Simak bocoran fitur, prediksi harga hingga kabar iPhone lipat pertama Apple. Bahkan

Trending

Gaji Megawati Hangestri Jauh Lebih Kecil dari Jordan Wilson di Hillstate? Ini Detailnya

Gaji Megawati Hangestri Jauh Lebih Kecil dari Jordan Wilson di Hillstate? Ini Detailnya

Meskipun akan jalani tahun ketiganya di liga voli Korea, namun gaji Megawati Hangestri di Hillstate ternyata masih jauh lebih kecil ketimbang Jordan Wilson.
80 Siswa di Sidoarjo Masih Dirawat Akibat Keracunan MBG, Ini Respons BGN

80 Siswa di Sidoarjo Masih Dirawat Akibat Keracunan MBG, Ini Respons BGN

Sebanyak 80 siswa keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di dua sekolah di Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Komnas HAM Soroti Pengungsi Konflik Papua, Akses Pendidikan dan Kesehatan Terancam Putus

Komnas HAM Soroti Pengungsi Konflik Papua, Akses Pendidikan dan Kesehatan Terancam Putus

Komnas HAM menyoroti persoalan pengungsi akibat konflik dan kekerasan di Papua yang kehilangan akses pendidikan serta kesehatan hingga mengancam generasi.
Patroli Siber Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Perempuan Diamankan

Patroli Siber Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Perempuan Diamankan

Direktorat Reserse Siber Polda Sumatera Utara mengungkap praktik siaran langsung atau live streaming bermuatan pornografi melalui media sosial TikTok. Seorang perempuan berinisial IP alias Inda Pratiwi diamankan setelah diduga menggunakan siaran langsung untuk memperoleh gift atau hadiah virtual dari penonton.
HP realme RAM 8GB Tangguh untuk Belajar Online, Cocok untuk Anak Sekolah

HP realme RAM 8GB Tangguh untuk Belajar Online, Cocok untuk Anak Sekolah

HP realme RAM 8 GB tangguh untuk belajar online dan aktivitas sekolah. Simak pilihan realme dengan baterai awet dan penyimpanan luas.
Lawan Maraknya Pinjol Ilegal dan Bank Titil, BPR Danamas Buka Kantor Layanan Baru di Surabaya

Lawan Maraknya Pinjol Ilegal dan Bank Titil, BPR Danamas Buka Kantor Layanan Baru di Surabaya

Maraknya ancaman jeratan utang berbunga tinggi dari pinjaman online (pinjol) ilegal dan bank pasar, membuat sektor perbankan daerah turun tangan guna mendukung program pemerintah dalam pengelolaan dana masyarakat kecil dan pelaku UMKM.
Jawaban Berkelas Megawati Hangestri usai Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Jawaban Berkelas Megawati Hangestri usai Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri mendapat julukan baru dari media Korea Selatan setelah bergabung dengan Hyundai Hillstate. Dijuluki “Kim Yeon-koung Indonesia”, Megatron.
Selengkapnya

Viral