News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

'Inilah Penculik Aktivis 1998' Lengkap dengan Foto Prabowo Terpampang di Laman Utama Koran Achtung, TKN Tak Tinggal Diam

Koran Achtung dilaporkan ke Bareskrim oleh TKN Prabowo-Gibran karena diduga memfitnah capres nomor urut 2 Prabowo lewat laman berjudul Inilah Penculik Aktivis 1998 lengkap dengan fotonya.
Sabtu, 13 Januari 2024 - 07:31 WIB
Koran Achtung disebut fitnah Prabowo
Sumber :
  • Media Center TKN

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Komandan Echo (Hukum dan Advokasi) Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Habiburokhman, mengatakan pihaknya menerima laporan masyarakat soal Koran Achtung. 

Pada laman utama koran tersebut terpampang judul "Inilah Penculik Aktivis 1998" lengkap dengan foto Prabowo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait hal ini, pihaknya akan melaporkan Koran Achtung ke polisi karena dinilai telah memfitnah calon presiden (capres) nomor urut 2.

"Kami sementara memantau dulu dalam satu-dua hari. Setelah mengkompilasi, mengumpulkan semua bukti, baru kami akan melaporkan secara resmi. Lapor ke mana? Ke Bareskrim karena ini murni pidana. Enggak ada kaitannya dengan pemilu, dalam konteks penegakan hukumnya, ini murni pidana," ujar Habiburokhman saat di Media Center TKN Prabowo-Gibran, Jumat (12/1/2024).

"Isinya confirmed fitnah. Misalnya, ‘Inilah Penculik Aktivis 1998’, ‘Inilah Korbannya’. Ini gambar Prabowo. Foto Pak Prabowo difitnah sebagai penculik," sambungnya.

tvonenews

Habiburokhman menyebut Koran Achtung beredar beberapa hari ini di kota-kota besar seperti Jakarta, Jawa Barat, Lampung, Riau, Aceh dan Sumatera Utara.

Menurut dia, kemunculan koran itu adalah salah satu indikasi upaya menggagalkan Pemilu 2024.

Meski demikian, Habiburokhman mengaku pihaknya belum bisa mengidentifikasi pembuat dan penyebar koran tersebut.

"Terduga pelaku wallahualam, tidak tahu, tidak diketahui dalam lidik. Nah, itu bahasanya kalau kepolisian," terang dia. 

Terlepas dari itu, Habiburokhman menyebut isi koran tersebut adalah fitnah karena Prabowo bukanlah pelaku penculikan terhadap aktivis.

Setidaknya, kata dia, ada empat fakta hukum yang menguatkan hal itu. 

Pertama, tidak ada satu pun keterangan saksi dalam persidangan Tim Mawar yang menyebutkan adanya perintah atau arahan Prabowo untuk melakukan penculikan.

Kedua, keputusan Dewan Kehormatan Perwira dengan terperiksa Letjen (Purn) Prabowo Subianto bukanlah merupakan putusan pengadilan dan bukan keputusan lembaga setengah peradilan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketiga, keputusan Presiden B.J. Habibie yang memberhentikan Prabowo secara hormat dengan menghargai jasa-jasa dan pengabdian Prabowo selama bertugas di TNI.

"Terakhir yang terpenting menurut saya adalah sudah lebih dari 16 tahun sejak tahun 2006 Komnas HAM tidak pernah bisa melengkapi hasil penyelidikan perkara pelanggaran HAM berat, penculikan aktivis, yang dinyatakan kurang lengkap oleh Kejaksaan Agung. Padahal menurut ketentuan Pasal 20 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 (tentang Pengadilan HAM) waktu Komnas HAM untuk melengkapi hasil penyelidikan tersebut hanyalah 30 hari," pungkasnya. (ant/nsi)  

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi Sanksi Pelatih Red Sparks Imbas Pelecehan Seksual, KOVO Turut Beri Keputusan Bagi 2 Klub Liga Voli Korea

Resmi Sanksi Pelatih Red Sparks Imbas Pelecehan Seksual, KOVO Turut Beri Keputusan Bagi 2 Klub Liga Voli Korea

KOVO tak hanya memberikan sanksi pada staf pelatih Red Sparks yang melakukan pelecehan seksual pada pemain serta pelatih utama Red Sparks.
Betrand Peto Buka Suara Terkait Video Pesta Alkohol yang Tersebar di Media Sosial

Betrand Peto Buka Suara Terkait Video Pesta Alkohol yang Tersebar di Media Sosial

Betrand Peto akhirnya buka suara terkait video pesta alkohol yang tersebar di media sosial, tegaskan bahwa itu video lama.
Daftar 36 Legenda Manchester United dan Arsenal yang Akan Tampil di Jakarta, Ada Berbatov hingga Thierry Henry

Daftar 36 Legenda Manchester United dan Arsenal yang Akan Tampil di Jakarta, Ada Berbatov hingga Thierry Henry

Duel tersebut bakal menghadirkan sejumlah mantan bintang Liga Inggris yang pernah menjadi bagian dari rivalitas panas kedua klub.
PSIM Masih Nol Kemenangan, Shin Tae-yong Minta Persija Tak Remehkan Lawan

PSIM Masih Nol Kemenangan, Shin Tae-yong Minta Persija Tak Remehkan Lawan

Persija dijadwalkan kembali akan memanaskan mesin dalam persaingan Super League 2026/2027. Setelah jeda internasional, Macan Kemayoran bakal menghadapi PSIM Yogyakarta di pekan keempat.
Skandal Pelecehan Seksual Liga Voli Korea Muncul Titik Terang, Mantan Pelatih Red Sparks Kena Sanksi 5 Tahun

Skandal Pelecehan Seksual Liga Voli Korea Muncul Titik Terang, Mantan Pelatih Red Sparks Kena Sanksi 5 Tahun

Komite Disiplin Korea Volleyball Federation (KOVO) menjatuhkan sanksi berat berupa larangan beraktivitas selama lima tahun kepada mantan pelatih Red Sparks.
Tiga Tahun Genosida, Dompet Dhuafa Ajak Rakyat Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Tiga Tahun Genosida, Dompet Dhuafa Ajak Rakyat Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Tiga tahun genosida, Dompet Dhuafa ajak rakyat Indonesia terus dukung kemerdekaan Palestina.

Trending

Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Persib Bandung berhasil mencatatkan remontada dengan kemenangan 3-1 atas Port FC di Stadion Thammasat, Kamis (8/10/2026).
Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Persib tampil gemilang dalam laga pekan perdana di ASEAN Club Championship 2026/2027.
Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Pedangdut asal Thailand, Afisan Jehdueramae atau Jirayut bangga bisa masuk media pemberitaan asal Thailand karena dukung Timnas Indonesia dan The War Elephants.
John Herdman Bicara soal Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Singgung Jepang dan Qatar

John Herdman Bicara soal Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Singgung Jepang dan Qatar

John Herdman menyadari Timnas Indonesia mendapat tantangan berat di Piala Asia 2027. Tergabung bersama Jepang, Qatar, dan Thailand, Herdman justru antusias.
Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Kim Da-in siap membangun duet bersama Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Setter timnas Korea Selatan itu pun mengungkap keunggulan Megatron dalam tim.
Tiga Gol dalam Sepuluh Menit Akhir, Kecerdasan Adaptasi Pemain Persib Dipuji Igor Tolic

Tiga Gol dalam Sepuluh Menit Akhir, Kecerdasan Adaptasi Pemain Persib Dipuji Igor Tolic

Lebih dulu ketinggalan satu gol, Persib Bandung membalas lewat tiga gol di menit-menit akhir pertandingan.
Pemilik Kos di Pinang Ranti Ceritakan Awal Mula Mayat Perempuan Terikat Tali Rafia dan Kaos Hitam Ditemukan, Sebut Korban Pelajar

Pemilik Kos di Pinang Ranti Ceritakan Awal Mula Mayat Perempuan Terikat Tali Rafia dan Kaos Hitam Ditemukan, Sebut Korban Pelajar

Pemilik kos menceritakan awal mula mayat perempuan terikat tali rafia ditemukan di salah satu kamar yang disewakannya di Pinang Ranti. Sundiyah menceritakan awalnya dia hendak mengecek kamar yang sebelumnya akan disewa oleh seorang pria yang mengaku bernama Daniel. Hingga akhirnya berujung mayat itu ditemukan.
Selengkapnya

Viral