News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anies Sebut Cak Imin dan Mahfud Bawa Etika Tinggi di Debat Cawapres, Kalau Gibran?

Calon presiden (capres) nomor urut 01 Anies Baswedan menyebut Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan Mahfud MD sama sama membawa etika yang tinggi.
Senin, 22 Januari 2024 - 11:22 WIB
Momen Debat Cak Imin, Gibran dan Mahfud
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Muhammad Bagas

Jakarta, tvOnenews.com - Calon presiden (capres) nomor urut 01 Anies Baswedan menyebut Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan Mahfud MD sama sama membawa etika yang tinggi.

Anies mengatakan, bahwa kekompakan antara Cak Imin dan Mahfud MD bukan ada kesepakatan apapun, melainkan keduanya hanya menjaga marwah debat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini bukan soal kompak dalam artian kesepakatan, ini soal kompak sama sama menjaga marwah debat. bahwa debat itu adalah sebuah proses berfikir bersama," katanya pasca debat cawapres, Minggu (21/1/2024).

Anies juga menilai, bahwa keduanya menjaga derajat perdebatan menjadi terhormat. Pada debat tersebut Cak Imin dan Mahfud sama sama menjaga kehormatan tersebut.

"Justru itu lah yg harus dilihat oleh rakyat Indonesia dalam sebuah perdebatan tentu ada perbedaan pandangan tapi disampaikan dengan senyum disampaikan dengan rasa hormat," ungkapnya.

"Disampaikan dengan menghargai walaupun isinya bisa jadi bukan sesuatu yang nyaman didengar tapi etik dalam prosesnya dijaga dan itu yang membuat Gus Imin dan pak Mahfud nampak kelihatan sama. sama apa? sama sama bawa etik yang tinggi," tutupnya.

Sebelumnya, debat cawapres sempat memanas saat Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) terlihat kesal dengan tingkah Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka di debat yang digelar semalam.

Ia tampak mengajarkan soal etika ke Gibran dalam menjawab pertanyaan yang diberikan oleh Wali Kota Solo itu.

"Pak Gibran semua ada etikanya, termasuk kita diskusi, bukan tebak-tebakan definisi, atau tebak-tebakan singkatan," ujar Cak Imin.

Ia menyebut seharusnya momen debat dijadikan sebagai ajang diskusi pengambilan kebijakan untuk negara.

"Sehingga, jangan jangan kalau kita tebak-tebakan definisi di sini, saya ragu kita levelnya SD, SMP, atau jangan-jangan ijazah kita palsu semua di sini," lanjutnya.

Hal diucapkan Cak Imin saat menjawab pertanyaan dari Gibran tentang lithium ferro phosphate (LFP).

"Etika, etika itu adalah etika lingkungan, apapun yang menjadi kebijakan kita, menyangkut produksi, pengambilan tambang sumber daya alam, apapun yang digunakan untuk pembangunan bangsa ini, rujukannya adalah etika lingkungan," jelasnya.

Sementara itu, dalam debat itu juga, Gibran menyebut Mahfud MD marah gara gara tidak bisa menjawab pertanyaan sulit darinya pada saat debat.

Awalnya Mahfud MD bertanya kepada Gibran soal impor komoditas pangan dalam debat cawapres 2024 yang diawali sindiran soal pertanyaan receh.

Setelah memberikan pernyataan sindiran untuk Gibran, Mahfud MD lanjut memberikan pertanyaan terkait impor komoditas pangan.

"Pada 2019 Jokowi penyampaikan tidak akan mengimpor komoditas-komoditas pangan jika terpilih jadi presiden. Ternyata kata Pak Prabowo 4 tahun memimpin Pak Jokowi masih mengimpor. Dan itu merugikan banyak petani," kata Mahfud.

"Nanti dicek itu pertanyaan Pak Prabowo kepada Pak Jokowi saat itu. Pak Jokowi bilang tak akan impor, tapi sampai sekarang kita masih mengimpor banyak. Malah makin banyak mafianya impor mengimpor bahan pangan. Apa usulannya untuk menyelesaikan masalah 5 tahun lalu?" sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal itu Gibran menebut Mahfud MD marah gara-gara pertanyaan sulit kepadanya.

"Sepertinya Prof Mahfud agak ngambek ya! soalnya saya sudah dua kali meberikan pertanyaan yang sulit. Selalu dikomenin pertanyaan receh. Kalau receh ya dijawab loh pak, segampang itu," kata Gibran menjawab sindiran Mahfud. (aha/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

Indonesia saat ini menghadapi tiga krisis lingkungan yang saling berkaitan, yakni persoalan sampah, pencemaran air, dan perubahan iklim.
Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya dibayangi krisis kebugaran jelang lawan Persija di GBK. Bernardo Tavares akui banyak pemain bermasalah, tapi Bajul Ijo tetap optimistis.
Persija Mulai Keteteran Bersaing dengan Persib Pada Sisa Kompetisi Super League, Manajemen Macan Kemayoran Mulai Beri Peringatan

Persija Mulai Keteteran Bersaing dengan Persib Pada Sisa Kompetisi Super League, Manajemen Macan Kemayoran Mulai Beri Peringatan

Persija terancam keluar dari persaingan juara usai tiga laga tanpa kemenangan. Bambang Pamungkas mendesak tim bangkit di delapan laga sisa.
Bertemu Menteri Hukum, Platform Digital Berkomitmen Mendukung Aturan Pemerintah terkait Perlindungan Anak

Bertemu Menteri Hukum, Platform Digital Berkomitmen Mendukung Aturan Pemerintah terkait Perlindungan Anak

Menteri Hukum Republik Indonesia menerima audiensi delegasi US-ASEAN Business Council (USABC) bersama perwakilan perusahaan teknologi global, seperti META, Google, APPLE, dan SALESFORCE.
Tidak Dilarang tapi Baju Bergambar saat Shalat Bisa Jadi Makruh dengan Alasan ini

Tidak Dilarang tapi Baju Bergambar saat Shalat Bisa Jadi Makruh dengan Alasan ini

Jangan lagi sepelekan pakai baju bergambar saat shalat. Sebab hukumnya bisa jadi makruh
Viral Motor Listrik BGN, Kepala BGN Tegaskan Penganggaran Masuk RPATA dan Bukan Program Baru

Viral Motor Listrik BGN, Kepala BGN Tegaskan Penganggaran Masuk RPATA dan Bukan Program Baru

Viral motor listrik BGN, Kepala BGN jelaskan penganggaran masuk RPATA sesuai PMK. Realisasi 21.801 unit untuk dukung Program MBG.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral