Kampanye Akbar Perdana di Bekasi, Partai Buruh Yakin Jemput Suara hingga Lolos ke Senayan
- istimewa
"Dengan izin Tuhan, maka yang pertama kami lakukan adalah menghapus Omnibuslaw UU Cipta Kerja, yang sangat tidak manusiawi. Outshorcing seumur hidup, tanah dirampas, impor meraja lela, upah murah, buruh perempuan tidak dilindungi," kata dia.
Selanjutnya, Partai Buruh juga akan memberikan solar, dan perahu gratis untuk nelayan. Kemudian, memberikan sebanyak 200 ribu beasiswa setiap tahunnya untuk anak-anak buruh dan kaum miskin. UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) digaransi akan disahkan, guru dan tenaga honorer akan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
"Dan yang paling penting, 5 jaminan sosial kami janjikan kepada rakyat,” tegasnya.
Termasuk, memperjuangkan program jaminan makanan. Baginya, haram hukumnya orang kelaparan di Indonesia yang diasumsikan sebagai negeri yang kaya.
“Masuk ke ATM setiap keluarga miskin 27 juta orang atau 30 juta orang miskin mendekati miskin. Di kali Rp500 ribu setiap bulan seumur hidup akan mendapatkan tunjangan makanan. Anggarannya cuma Rp180 triliun, tidak sampai Rp300 triliun. Bukan makanan matang, tapi tunjangan makanan," paparnya.
Selanjutnya, tunjangan pendidikan, dan tunjangan perumahan. Dahulu, katanya, baik PNS, TNI-Polri, buruh swasta, dan orang tidak mampu begitu pensiun punya rumah. Sekarang, orang tidak bisa membeli rumah. Tunjangan lainnya adalah ketersediaan air bersih dan tunjangan pengangguran.
“Buruh-buruh menanggur akan diberikan tunjangan unemployment insurance, itulah janji politik Partai Buruh. Demi mewujudkan welfare state. Bekasi adalah tanah kelahiran Partai Buruh, dari Bekasi, akan merebut Indonesia menjadi penyeimbang partai kapitalis, kelas modal, orang kaya. Maka penyeimbangnya Partai Buruh,” pungkasnya.(lpk)
Load more