News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kerap Ditegur soal Gaya Bahasa Kasar, Prabowo: Saya Mantan Serdadu Nggak Bisa Ngomong Manis-manis

Prabowo Subianto merasa tak kuasa menahan semangatnya ketika berpidato soal kebangsaan kepada masyarakat.
Minggu, 28 Januari 2024 - 18:31 WIB
Prabowo Subianto
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Julio Trisaputra

Semarang, tvOnenews.com - Capres nomor 02, Prabowo Subianto merasa tak kuasa menahan semangatnya ketika berpidato soal kebangsaan kepada masyarakat.

Menurut dia, kebiasaan tersebut membuatnya kerap ditegur para elite di Jakarta, karena dianggap kasar dalam berbicara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut dikatakan Prabowo saat menghadiri Kampanye Akbar Kirab Kebangsaan di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (28/1/2024).

"Saudara-saudara sekalian, saya sering ditegur oleh elite-elite Jakarta. Kok, Pak Prabowo ngomongnya kasar-kasar. Aku ini mantan serdadu, ya ngomongnya begitu," kata Prabowo di lokasi.

Prabowo menjelaskan bahwa sikap tersebut bukan menunjukan hal kasar, melainkan kejujuran tanpa membohongi rakyat.

"Aku nggak bisa ngomong manis-manis, nggak bisa ngomong bulet, ngalor-ngidul. Nggak jelas, kata-kata manis, omon-omon terus," jelasnya.

Selanjutnya, Prabowo menuturkan ingin tampil apa adanya tanpa kebohongan.

Menurut dia, Paslon 02 Prabowo-Gibran jelas akan melanjutkan pemerintahan Presiden Jokowi.

"Jadi, saudara-saudara sekalian, yang jelas kami Prabowo-Gibran, Koalisi Indonesia Maju, ada Menko Polhukam Airlangga Hartarto, pernah jadi menteri berkali-kali, ada Mas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) lulusan terbaik di mana-mana, Pak Zulhas Menteri Perdagangan, dan anak muda kita Mas Gibran," kata dia.

Dia menuturkan pandangan negatif terhadap Gibran pun sirna ketika tampil menggebrak panggung debat Pilpres 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Katanya bocah cilik, ora ngerti opo-opo, masih ingusan. Sorry ye, ternyata tiap kali beliau muncul di debat, eh kita naik terus," ucap Prabowo.

"Saudara-suadara hampir semua survei kita sudah satu putraran, tapi kita tidak boleh lengah, kita tidak boleh santai," imbuhnya.(lpk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top Skor Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Belum Mampu Tembus Top 10, Viktoriia Danchak Melesat ke Papan Atas

Top Skor Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Belum Mampu Tembus Top 10, Viktoriia Danchak Melesat ke Papan Atas

Top skor Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Megawati Hangestri belum mampu bertengger di papan atas usai Hyundai Hillstate tumbang dari IBK Altos.
Update Penggerebekan di Kampung Bahari: Polisi Tangkap Bandar Narkoba Inisial K yang Masuk Daftar 18 Target Operasi

Update Penggerebekan di Kampung Bahari: Polisi Tangkap Bandar Narkoba Inisial K yang Masuk Daftar 18 Target Operasi

Polda Metro Jaya mengamankan pria berinisial K saat penggerebekan Kampung Bahari, Jakarta Utara, pada Minggu (1/11/) yang diduga sebagai bandar narkoba.
Viral Emak-Emak Berebut Uang dari Atap Rumah, Warga Rela Panas-panasan demi Dapat Saweran

Viral Emak-Emak Berebut Uang dari Atap Rumah, Warga Rela Panas-panasan demi Dapat Saweran

Video emak-emak berebut uang dan sembako dari atap rumah viral di media sosial. Praktik serupa dikenal dalam tradisi udik-udikan, saweran, hingga awur-awur di sejumlah daerah.
Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Hyundai Hillstate bertengger di papan bawah usai menelan kekalahan telak dari IBK Altos.
Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso mendukung soal Surat Edaran (SE) larangan penggunaan rokok elektrik (Vape) untuk anggota hingga -
Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Persib bermodal kemenangan 2-0 atas Melbourne Victory. Igor Tolic sudah membaca kelemahan lawan, tetapi meminta anak asuhnya konsisten penuh selama 90 menit.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral