News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Lagu 'Anak Sekecil Itu Berkelahi dengan Mahfud' untuk Gibran, TKN: Mas Gibran Kaget

Debat cawapres yang berlangsung Minggu (21/1/2024) lalu, menuai kontroversi. Banyak yang berkomentar tentang penampilan Gibran yang berani menyerang Mahfud MD
Senin, 29 Januari 2024 - 15:17 WIB
Gibran saat sedang diwawancarai oleh para wartawan
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Debat cawapres yang berlangsung pada Minggu (21/1/2024) lalu banyak menuai kontroversi. Banyak yang berkomentar tentang penampilan Gibran yang berani menyerang Mahfud MD. 

Sampai viral lagu 'Sore Tugu Pancoran' milik Iwan Fals yang diubah liriknya menjadi 'Anak sekecil itu berkelahi dengan Mahfud' lagu tersebut viral di media sosial dan dinyanyikan untuk Gibran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Michael F Umbas menceritakan momen saat sedang makan bersama setelah membersihkan pantai di Sanur, Bali, pada Sabtu (27/01/2024).

Tiba-tiba Gibran dinyanyikan lagu 'anak sekecil itu berkelahi dengan Mahfud'.

Berdasarkan vidio yang beredar, Gibran tampak sedang makan dengan tenang dan tersenyum ketika penonton meneriakkan kata 'Mahfud'. Umbas yang juga ada di lokasi mengungkap reaksi dari Gibran setelah mendengar lirik tersebut.

"Lucu, lucu, lucu, kata Mas Gibran," katanya mengutip di akun tiktok @ratuje13.

Umbas mengatakan kehadiran Gibran itu memenuhi undangan dari relawan dan para pendukungya yang berada di Bali. 

Pada waktu makan bersama, terdapat penyanyi yang menawarkan ingin menyanyikan sebuah lagu khusus untuk Gibran.

"Ya waktu itu Mas Gibran ada acara diundang relawan Semeton Gibran dan para pendukung di Bali. Nah, pas sesi sharing dan break makan, ada penyanyi lokal yang nawarin mau nyanyi, katanya lagu khusus untuk Mas Gibran," lanjutnya.

Ketika itu, Gibran ditemani oleh Istrinya, Selvi Ananda. Menurutnya, Gibran dan Selvi menikmati lagu tersebut. 

Namun saat memasuki bagian reff, penonton meneriakkan kata 'Mahfud' untuk mengubah kata "waktu" dalam lirik asli lagu tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lagu tersebut akhirnya terdengar menjadi "anak sekecil itu berkelahi dengan Mahfud'.

"Mas Gibran sambil makan nasi jinggo kaget pas masuk ke reff lagu, dan baru ngeh kalau lagu itu terkait dirinya," imbuhnya. (MG4/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral