GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bahas Dugaan Kecurangan Pemilu 2024, PTI Temui DPD Singgung Cawe-cawe Presiden Jokowi

Sekjen PTI Satyo Purwanto mengatakan pihaknya mengkhawatirkan proses pemilu tidak sehat seusai cawe-cawe yang dilakukan Presiden Jokowi.
Rabu, 31 Januari 2024 - 23:21 WIB
Bahas Dugaan Kecurangan Pemilu 2024, PTI Temui DPD Singgung Cawe-cawe Presiden Jokowi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Poros Transisi Indonesia (PTI) mendatangi gedung Nusantara V, Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) untuk meminta audiensi dugaan kecurangan proses pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Sekjen PTI Satyo Purwanto mengatakan pihaknya mengkhawatirkan proses pemilu tidak sehat seusai cawe-cawe yang dilakukan Presiden Jokowi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, hal itu tidak sejalan dengan ucapan presiden soal ASN, TNI-Polri, dan pejabat publik mesti netral dalam pelaksanaan pemilu.

"Faktanya beliau menganulir itu semua. Ini bukan kali pertama kita sama-sama tahu presiden berkali-kali melakukan tidak sesuainya kata dan perbuatan bahkan menganulir pernyataan sebelumnya. Akibat dari perilaku presiden seperti ini, kami khawatir, menangkap adanya indikasi ketidaksesuaian psikis presiden karena kerap kali diduga kedapatan melakukan kebohongan di depan masyarakat," kata Satyo di DPD RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (31/1/2024).

Dia menjelaskan pihaknya mendatangi DPD RI yang menyatakan sebagai lembaga legislasi nasional memiliki kewenangan menyerap aspirasi masyarakat. 

Menurutnya, PTI yang dipimpin Faizal Assegaf tersebut mengaku mendapat perhatian dari Pimpinan BAP-DPD RI.

"Dan kami meminta, baik secara pribadi sebagai senator maupun kelembagaan mengirimkan surat terbuka kepada presiden, mempertanyakan tentang kesehatan beliau terkait cawe-cawe dan kegilaan politik dinasti yang mungkin akan terjadi," ujar Satyo.

"Kita harus optimis ada peluang dengan surat terbuka ini akan menjadi warning buat kita semua, ada potensi bahaya bahkan tidak main-main, jika ada kajian, survei jika pemilu dilaksanakan curang," tambahnya. 

Ketika hampir semua lembaga negara, pejabat publik ikut kampanye dan memihak, potensi disintegrasi bangsa itu bukan tidak mungkin akan terjadi. 

"Sehingga potensi disintegrasi itu mungkin saja akan terjadi," tandasnya.

Dia mengungkap alasan pihaknya bertemu DPD RI, lantaran DPR RI menolak surat pertemuan sebelumnya.

"DPD RI seperti lentera yang bisa menerima kami. Dan kami berharap DPD RI bisa memberikan surat terbuka kepada presiden," ucap Satyo. 

Sementara itu, Ketua BAP-DPD RI, Tamsil Linrung mengatakan bahwa menyikapi perkembangan politik khususnya terkait dengan perkembangan Pemilu 2024. 

Dia menururkan mereka memiliki keresahan, karena baru sekarang ini ada pemilu yang dilakukan, jauh hari orang selalu menarasikan tentang dugaan kecurangan dan terkonfirmasi dengan sikap dan pernyataan presiden yang inkonsisten.

"Tapi semua itu kemudian berujung kepada pertanyaan tentang kesehatan presiden. Apakah presiden mengalami depresi sehingga begitu banyak inkonsistensi, (audiensi) tadi disebutkan ratusan jumlahnya dalam bahasa lain adalah sebuah kebohongan," kata Tamsil.

Padahal, sambung Tamsil, kalau kebohongan yang sistematis seperti itu sudah berbahaya dalam kelangsungan berbangsa. 

"Karena itu, demi menyelamatkan negeri ini kita harus punya sikap yang tegas untuk mengetahui kondisi kesehatan presiden," tukasnya.

Oleh karena itu, kemungkinan DPD RI segera akan bersurat secara pribadi dalam mendengarkan hal ini untuk mengetahui rekam jejak kesehatan presiden, sekurang-kurangnya dalam satu tahun ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita akan bersurat ke presiden sendiri supaya membuka secara transparan rekam medisnya. Jika memang ada masalah dengan kesehatan itu harus dikasih, jika tidak ada masalah, kenapa begitu banyak inkonsistensi dalam pernyataannya sebagai presiden, kita tahunya presidennya cuma (satu,red) itu tapi pernyataannya sangat antagonis antara satu pernyataan dengan pernyataan lain dalam waktu tidak lama," tuturnya.

"Saya akan teruskan beberapa catatan tadi kepada Pimpinan Dewan Perwakilan Daerah RI untuk selanjutnya bagaimana lembaga ini menyikapi aspirasi yang berkembang tadi. Jangan sampai kemudian orang sungguh-sungguh akan menilai karena tidak direspon, wah jangan-jangan (benar, red), jadi harus direspon presiden," tutup Tamsil.(lpk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aksi Matel Masuk Mobil dan Ancam Sopir Viral, Polisi Ungkap Tunggakan Cicilan 3 Bulan  

Aksi Matel Masuk Mobil dan Ancam Sopir Viral, Polisi Ungkap Tunggakan Cicilan 3 Bulan  

Aksi debt collector masuk ke mobil dan diduga mengancam pengemudi saat menagih tunggakan di Cengkareng viral. Polisi menangkap pelaku dan menjelaskan
Presiden Prabowo Subianto: Kirim Masker dan APD Sebanyak Mungkin ke Daerah Terdampak Karhutla

Presiden Prabowo Subianto: Kirim Masker dan APD Sebanyak Mungkin ke Daerah Terdampak Karhutla

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajaran kementerian dan lembaga terkait untuk segera meningkatkan distribusi masker serta alat pelindung diri (APD) ke berbagai wilayah yang kini tengah dikepung kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap.
Tetap Tenang dan Cek Fakta ditengah Ramainya Isu di Medsos

Tetap Tenang dan Cek Fakta ditengah Ramainya Isu di Medsos

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan meminta masyarakat tidak panik menyikapi isu potensi kerusuhan di Jakarta yang belakangan kembali ramai dengan narasi “Rusuh Agustus Jilid II”.
4 Tokoh Terima Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026, Ada Butet Kartaredjasa dan Haedar Nashir

4 Tokoh Terima Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026, Ada Butet Kartaredjasa dan Haedar Nashir

Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026 mengusung semangat “Aksi Nyata Untuk Indonesia”. Tahun ini, penghargaan tersebut diberikan kepada empat tokoh, termasuk Butet Kartaredjasa dan Haedar Nashir.
Stafsus Raja Juli Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Pastikan Jadwalkan Ulang

Stafsus Raja Juli Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Pastikan Jadwalkan Ulang

Stafsus Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni, Andi Saiful Haq, mangkir dalam pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sejatinya Andi dijadwalkan
Mauro Zijlstra Buka Suara Usai Dipinjamkan Persija ke Arema FC, Striker Timnas Indonesia Akui Ini Keputusan yang Tepat

Mauro Zijlstra Buka Suara Usai Dipinjamkan Persija ke Arema FC, Striker Timnas Indonesia Akui Ini Keputusan yang Tepat

Mauro Zijlstra angkat bicara soal kepindahannya ke Arema FC. Striker muda Timnas Indonesia itu menilai keputusan tersebut tepat untuk perkembangan kariernya.

Trending

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Nama Lylia ramai dikaitkan dengan video viral kasir minimarket berdurasi 7 menit di TikTok, X, dan Telegram. Simak fakta terbaru dan risiko link palsu.
Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Terus Dicari, Benarkah Ada? Ini Bedanya dengan “Yank Uwes Yank Part 2”

Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Terus Dicari, Benarkah Ada? Ini Bedanya dengan “Yank Uwes Yank Part 2”

Pencarian video viral kasir Minimarket 7 menit terus ramai. Simak fakta, pola penyebaran link, serta perbandingannya dengan isu “Yank Uwes Yank Part 2”.
Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Klarifikasi tersebut sebagai respons berita viral terkait calon mahasiswa kedokteran Unhan yang mengundurkan diri setelah adanya larangan penggunaan hijab.
Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Peristiwa kebakaran hebat terjadi di area kawasan Pasar Bintara, Kota Bekasi, tepatnya di depan Stasiun Cakung pada Minggu (24/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Suami pedagang perabot & seragam sekolah di Pasar Bintara, Kota Bekasi, Mulyanto sedih puluhan lapak dan kios termasuk milik sang istri ludes akibat kebakaran.
Polisi Temukan Bukti 35 Korek Api, Bensin hingga Bibit Sawit, Hutan di Kalimantan Sengaja Dibakar?

Polisi Temukan Bukti 35 Korek Api, Bensin hingga Bibit Sawit, Hutan di Kalimantan Sengaja Dibakar?

Penyidik juga akan memeriksa transaksi keuangan para tersangka untuk melacak sumber dana yang digunakan dalam kegiatan pembukaan lahan di kalimantan
Selengkapnya

Viral