GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inilah Indikator Suatu TPS Dikatakan Rawan Jelang Pemungutan Suara

20 indikator tersebut yakni lima indikator TPS rawan yang paling banyak terjadi, sembilan indikator yang banyak terjadi, dan enam indikator yang tidak banyak terjadi namun tetap perlu diantisipasi.
Senin, 12 Februari 2024 - 21:28 WIB
Arsip petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) menata kotak suara di Gelanggang Remaja Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvonenews.com - Ada 20 indikator tempat pemungutan suara (TPS) yang masuk kategori rawan menjelang pemungutan suara pada Rabu (14/2/2024).

Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu DKI Jakarta Burhanuddin mengatakan, 20 indikator tersebut yakni lima indikator TPS rawan yang paling banyak terjadi, sembilan indikator yang banyak terjadi, dan enam indikator yang tidak banyak terjadi namun tetap perlu diantisipasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami memetakan TPS rawan Pemilu 2024 untuk mengantisipasi gangguan atau hambatan pada hari pemungutan suara," kata Burhanuddin kepada wartawan di Jakarta, Senin (12/2/2024).

Adapun pemetaan kerawanan tersebut dilakukan terhadap tujuh variabel dan 22 indikator, diambil dari sedikitnya 203 kelurahan di 6 kabupaten/ kota yang melaporkan kerawanan TPS di wilayahnya.

"Pengambilan data TPS rawan dilakukan selama lima hari pada 3 hingga 7 Februari 2024," jelasnya.

Disebutkan variabel dan indikator TPS rawan adalah sebagai berikut:

1. Penggunaan hak pilih (DPT yang tidak memenuhi syarat, DPTb, DPK, dan KPPS di luar domisili);
2. Keamanan (riwayat kekerasan dan/atau intimidasi);
3. Kampanye (politik uang dan/atau ujaran kebencian di sekitar TPS);
4. Netralitas (penyelenggara, ASN, TNI/Polri, Kepala Desa dan/atau Perangkat Desa). 
5. logistik (riwayat kerusakan, kekurangan/kelebihan, tertukar, dan/atau keterlambatan);
6. Lokasi TPS (sulit dijangkau, rawan bencana, dekat dengan lembaga pendidikan/pabrik/perusahaan, dekat dengan posko/ rumah tim kampanye peserta pemilu, dan/atau lokasi khusus);
7. Jaringan listrik dan internet.

Lima indikator TPS rawan yang paling banyak terjadi yakni 8.453 TPS yang terdapat pemilih tambahan (DPTb), 1.317 TPS di wilayah rawan bencana (banjir, tanah longsor,dan/atau gempa), dan 282 TPS yang terdapat potensi pemilih memenuhi syarat namun tidak terdaftar di daftar pemilih tambahan (DPT) dan daftar pemilih khusus (DPK).

Kemudian 256 TPS terdapat pemilih DPT yang sudah tidak memenuhi syarat dan 207 TPS yang terdapat kendala jaringan internet di lokasi TPS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lalu, sembilan indikator TPS rawan yang banyak terjadi yakni 177 TPS memiliki riwayat keterlambatan pendistribusian di TPS (maksimal H-1) pada saat pemilu/ pemilihan, dan 131 TPS terdapat kendala aliran listrik di lokasi," tambahnya.

Kemudian, 121 TPS yang berada di dekat posko/rumah tim kampanye peserta pemilu, 93 TPS terdapat praktik pemberian uang atau barang pada masa kampanye dan masa tenang di sekitar lokasi TPS dan 82 TPS dekat lembaga pendidikan yang siswanya berpotensi memiliki hak pilih.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Laga Gila di Paris! PSG Lolos Dramatis Usai Ditahan 10 Pemain Monaco

Laga Gila di Paris! PSG Lolos Dramatis Usai Ditahan 10 Pemain Monaco

Juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions usai bermain imbang 2-2 melawan AS Monaco pada leg kedua play-off knockout, Kamis (26/2/2026).
Dalih Ibu Tiri Tega Aniaya Nizam hingga Meninggal Bikin Geleng-geleng Kepala, Boroknya Dibongkar Polisi

Dalih Ibu Tiri Tega Aniaya Nizam hingga Meninggal Bikin Geleng-geleng Kepala, Boroknya Dibongkar Polisi

Polisi ungkap dalih ibu tiri berinisial TR (46) di Sukabumi, tega menganiaya anaknya Nizam Syafei (12) hingga tewas. Ternyata kekerasan sudah dilakukan sejak..
Teks Khutbah Jumat 27 Februari 2026 Singkat: Bukan Berarti Tidak Ada Maksiat di Bulan Ramadhan

Teks Khutbah Jumat 27 Februari 2026 Singkat: Bukan Berarti Tidak Ada Maksiat di Bulan Ramadhan

Berikut teks khutbah Jumat 27 Februari 2026 singkat berjudul 'Bukan Berarti Tidak Ada Maksiat di Bulan Ramadhan'.
Francesco Bagnaia Dikabarkan Sepakati Kontrak Jangka Panjang dengan Aprilia, Pecco Umumkan Tinggalkan Ducati Sebelum Seri Pertama MotoGP 2026

Francesco Bagnaia Dikabarkan Sepakati Kontrak Jangka Panjang dengan Aprilia, Pecco Umumkan Tinggalkan Ducati Sebelum Seri Pertama MotoGP 2026

Sejumlah media Italia menyebut Francesco Bagnaia sudah sepakati kontrak jangka panjang dengan Aprilia mulai MotoGP 2027.
Comeback Kilat Real Madrid! Gol Tchouameni dan Vinicius Bikin Benfica Tersingkir dari Liga Champions

Comeback Kilat Real Madrid! Gol Tchouameni dan Vinicius Bikin Benfica Tersingkir dari Liga Champions

Juara bertahan Eropa, Real Madrid, memastikan langkah ke babak 16 besar Liga Champions setelah menaklukkan Benfica dengan skor 2-1 pada leg kedua play-off, Kamis (26/2/2026).
Ungkapan Isi Hati Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk setelah Tampil Starter di Lille

Ungkapan Isi Hati Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk setelah Tampil Starter di Lille

Bek kiri Timnas Indonesia Calvin Verdonk kembali dipercaya tampil sebagai starter saat LOSC Lille menghadapi Angers SCO pada pekan ke-23 Ligue 1 2025/2026. Laga

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

AFC resmi merilis hasil sidang komite disiplin dan etik, Persib Bandung kena sanksi berat?
Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Inilah identitas pengemudi mobil Toyota Calya yang lawan arus hingga diamuk massa di Gunung Sahari, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Polisi Amankan Sejoli Pengemudi Calya Hitam yang Lawan Arus hingga Tabrak Sejumlah Kendaraan di Sawah Besar

Polisi Amankan Sejoli Pengemudi Calya Hitam yang Lawan Arus hingga Tabrak Sejumlah Kendaraan di Sawah Besar

Polisi amankan pengemudi dan penumpang mobil Calya hitam usai lawan arah menabrak sejumlah kendaraan hingga diamuk massa di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar
Ada Apa dengan Dortmund? Atalanta Ungkap Hubungan Memanas saat Duel di Liga Champions

Ada Apa dengan Dortmund? Atalanta Ungkap Hubungan Memanas saat Duel di Liga Champions

CEO Atalanta, Luca Percassi, melontarkan candaan bernada sindiran saat laga penentuan babak play-off Liga Champions melawan Borussia Dortmund, Kamis (26/2/2026)
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi kepada PSSI Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Series 2026, Ada Masalah Apa?

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi kepada PSSI Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Series 2026, Ada Masalah Apa?

AFC resmi menghukum PSSI jelang FIFA Series 2026 akibat pelanggaran aturan laga internasional. Denda dijatuhkan, apakah ada dampaknya ke Timnas Indonesia?
Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik menegangkan pengemudi mobil Toyota Calya berwarna hitam nyaris diamuk massa di kawasan Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
5 Top Skor Lokal Super League Ini Bisa Geser Ole Romeny di Timnas Indonesia, John Herdman Punya Senjata Baru di FIFA Series 2026

5 Top Skor Lokal Super League Ini Bisa Geser Ole Romeny di Timnas Indonesia, John Herdman Punya Senjata Baru di FIFA Series 2026

Performa Ole Romeny disorot, John Herdman punya opsi 5 striker lokal Super League. Mereka berpeluang dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT