News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Video Viral Narasi Politikus PDIP Diduga Hina Prabowo Mirip Binatang, TKN: Kok, Bisa Seperti Itu

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Habiburokhman tak habis pikir menanggapi video viral narasi politikus PDIP Cornelis yang diduga menghina Prabowo Subianto mirip binatang dengan bahasa daerah.
Selasa, 13 Februari 2024 - 03:30 WIB
Video Viral Narasi Politikus PDIP Diduga Hina Prabowo Mirip Binatang, TKN: Kok, Bisa Seperti Itu
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Habiburokhman tak habis pikir menanggapi video viral narasi politikus PDIP Cornelis yang diduga menghina Prabowo Subianto mirip binatang dengan bahasa daerah.

Habiburokhman mengatakan pihaknya sangat kecewa dengan pernyataan eks Gubernur Kalimantan Barat itu yang diduga menyerang fisik Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terkait Pak Cornelis, saya sendiri sebenarnya kalau beliau menyampaikan hal tersebut, karena yang disampaikan dalam bahasa daerah, saya tidak mengerti artinya," kata Habiburokhman di Jakarta, Senin (12/2/2024).

Namun, Habiburokhman mengatakan telah mengerti sesuai diterjemahkan ke Bahasa Indonesia.

Menurut dia, pihaknya kecewa terhadap apa yang disebutkan Cornelis kepada Prabowo Subianto.

"Kalau begitu, kami cukup kecewa Pak Cornelis ini sebetulnya dengan kita saling kenal. Dikenal sebagai tokoh yang disegani masyarakat Kalimanta Barat," jelasnya.

Dia mengaku juga cukup kenal dengan Cornelis, karena sama-sama berada di parlemen.

"Dengan saya pribadi juga kenal sebetulnya, 'kok bisa seperti itu?' Padahal, di sisi lain, kita diminta Pak Prabowo untuk menjaga kehormatan dan menghormati pimpinan PDI Perjuangan, terutama Capres dan Cawapres, dan terutama Ibu Mega," tegasnya.

Selain itu, Habib mengaku Praboow Subianto kerap mengingatkan kepada siapa pun agar tidak menyerang seseorang secara pribadi.

Sebab, dia menuturkan kerap mendapat peringatan jika menyampaikan narasi yang terlalu menyudutkan seseorang.

"Jangan sampai kita menyempaikan narasi yang sifatnya personal, mengolok-olok seperti itu. Saya kalau sempat ngomong begitu, misalnya, agak-agak minyindir capres yang arahnya pribadi, saya langsung kena pluit (pelanggaran)," katanya.

"Saya sendiri sudah kena kartu kuning 2 kali selama kampanye ini karena di TV saya ngomong agak menyudutkan capres tertentu, ngomong kesukaan filmnya capres tertentu. Saya kena pluit itu, saya kena tegur enggak boleh ngomong begitu karena itu urusan personal," imbuhnya.

Sebelumnya, viral video narasi dugaan penghinaan Cornelis kepada Prabowo Subianto dengan bahasa daerah Dayak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibatnya, Cornelis dilaporkan Advokat LISAN ke Bawaslu terkait dugaan penghinaan tersebut.

"Bahasanya sangat kasar dan sangat biadab menyudutkan Pak Prabowo dengan menyamakan Pak Prabowo dengan salah satu binatang. Kemudian juga mengejek kondisi fisik Pak Prabowo," kata Ketua LISAN Hendarsam Marantoko di Bawaslu, Jakarta Pusat, Senin (12/2/2024).(lpk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap Alasan KDM Rekomendasikan Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Bank BJB

Terungkap Alasan KDM Rekomendasikan Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Bank BJB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi selaku pemegang saham pengendali PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank bjb) beberkan alasan rekomendasikan Susi Pudjiastuti.
Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Posisi Timnas Indonesia untuk menyabet gelar juara ASEAN Cup pertama kali dalam sejarah tampak terancam dengan pertimbangan AFF untuk mengajak Australia gabung.
Pasar Kanjengan Semarang Terbakar, Ratusan Kios Pedagang Hangus

Pasar Kanjengan Semarang Terbakar, Ratusan Kios Pedagang Hangus

Api langsung membesar, membakar ratusan kios Pasar Kanjengan yang berada di belakang kompleks Pasar Johar Semarang, Jawa Tengah.
Tersangka Penganiayaan Bayi di Daycare Banda Aceh Bertambah, Polisi Jerat dengan Pasal 77B

Tersangka Penganiayaan Bayi di Daycare Banda Aceh Bertambah, Polisi Jerat dengan Pasal 77B

Tersangka penganiayaan bayi di tempat penitipan anak atau daycare Baby Preneur di Banda Aceh bertambah. Kini polisi sudah menetapkan 3 tersangka dalam kasus
Setelah 1 Mei Jika Perang Tetap Berlangsung, Partai Demokrat Pertimbangkan Gugat Trump

Setelah 1 Mei Jika Perang Tetap Berlangsung, Partai Demokrat Pertimbangkan Gugat Trump

Jika Presiden Amerika Serikat Donald Trump tetap melanjutkan perang dengan Iran setelah 1 Mei tanpa persetujuan legislatif, Partai Demokrat di Kongres AS mempertimbangkan untuk menggugat Trump.
Viral, Detik-detik Pemuka Agama Diduga Cabuli 50 Siswi di Pati, Kuasa Hukum Korban: Ada yang SMP

Viral, Detik-detik Pemuka Agama Diduga Cabuli 50 Siswi di Pati, Kuasa Hukum Korban: Ada yang SMP

Mencuat kabar terkait detik-detik pemuka gama di Pati, Jateng diduga cabuli 50 siswi. Kabar itu viral di media sosial, hingga menyedot perhatian dan komentar

Trending

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, secara tegas mendesak polisi untuk tindak tegas dan menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang
Joong Archen Disambut Meriah di Jakarta, Fans Padati Acara Pop-up Parfum di Grand Indonesia

Joong Archen Disambut Meriah di Jakarta, Fans Padati Acara Pop-up Parfum di Grand Indonesia

Joong Archen kembali menyapa penggemarnya di Indonesia dengan menghadiri acara pop-up store Viktor&Rolf yang digelar di Grand Indonesia, Rabu (29/4/2026). 
Megawati Hangestri MVP Proliga 2026, Kalahkan Dominasi Irina Voronkova?

Megawati Hangestri MVP Proliga 2026, Kalahkan Dominasi Irina Voronkova?

Megawati tampil sebagai motor serangan utama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026. Meski begitu, Irina Voronkova hadir sebagai pembanding ideal dua pemain
Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, secara terbuka menyampaikan penyesalannya atas pernyataan yang dinilai kurang tepat setelah peristiwa kecelakaan kereta api di Bekasi.
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Selengkapnya

Viral