News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelajar SMP di Sampit Dikeroyok 30 Orang Kakak Kelas Hingga Pingsan

Seorang siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dikeroyok kakak kelasnya hingga tidak sadarkan diri.
Jumat, 17 Desember 2021 - 13:38 WIB
Nurul Ikhsan (14) terbaring lemah di rumahnya
Sumber :
  • Tim Tvone-Didi Syachwani

Kotawaringin Timur, Kalteng - Seorang siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengalami perundungan dari para kakak kelasnya. Ia dikeroyok hingga pingsan dan harus dilarikan ke rumah sakit. 

"Pengeroyokan anak kami tersebut dilakukan oleh sekitar 30 orang dari kelas VIII dan IX. Kejadiannya di dalam ruang kelas," ungkap Musriah, ibu kandung korban, Jumat (17/12/2021).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut keterangan korban Nurul Ikhsan (14) siswa klas VII, pengeroyokan itu terjadi lantaran korban menolak memenuhi permintaan kakak kelas yang memaksanya memberi uang Rp 20 ribu, yang dimiliki korban waktu itu.

"Anak saya dipalak oleh para pelaku, uang jajan sekolahnya sebesar Rp 20 ribu hendak diminta, tapi ditolak oleh anak saya. Mereka marah dan langsung mengeroyok anak saya ramai-ramai hingga pingsan," terang ibu korban.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban yang pingsan sampai harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit, karena mengalami sesak nafas. Namun syukurlah tidak sampai harus menjalani rawat inap.

"Alhamdulillah kondisinya mulai membaik dan usai menjalani perawatan di rumah sakit sudah bisa kami bawa pulang ke rumah," ujar Musriah.

Sementara itu, menurut ayah korban, Muhammad Idi Yusuf, aksi pengeroyokan tersebut terjadi pada Kamis (15/12/2021) kemarin. Akibat pengeroyokan ini, anaknya mengalami banyak luka memar di tubuh hingga kepalanya akibat dibenturkan pelaku ke dinding sekolah. Dirinya selaku orangtua korban mengaku tidak terima atas perlakuan dari kakak kelas anaknya yang telah berbuat semena-mena dan nyaris saja membuat anaknya celaka.

"Ini saya anggap sudah perbuatan kriminal dan saya tidak mau kalau penyelesaiannya hanya di sekolah, tapi harus melalui jalur hukum. Untung saja kejadiannya di sekolah, coba kalau di luar sekolah, mungkin anak saya bisa lebih fatal," kata Yusuf.

Sementara itu kepala sekolah SMPN 4 Sampit, Suyatmi, mengaku sangat menyesalkan sekali kejadian ini dan secara jujur diakuinya jika peristiwa ini tidak terpantau sama sekali oleh para guru.

"Kami para guru saat itu kebetulan tengah sibuk mengisi nilai e-raport siswa yang baru saja menyelesaikan ulangan sekolah," kata Suyatmi.

Pihak sekolah memang tidak meliburkan siswa, sebab para guru masih berkepentingan dengan para siswa yaitu melakukan remedial atau ulangan perbaikan bagi siswa yang nilainya rendah. Selama mengisi waktu para siswa di sekolah, akhirnya diadakan acara pertemuan kelas, pertandingan olahraga dan berbagai lomba seni seperti lomba menyanyi dan membaca puisi.

Soal penyebab terjadinya pengeroyokan itu, Suyatmi membantah jika penyebabnya adalah pemalakan, tapi akibat terjadi kesalahpahaman antara korban dan kakak kelas.

"Masalahnya sebenarnya hanya sepele, yaitu akibat saling tatap mata antara korban dengan kakak kelasnya. Rupanya tatapan mata korban dianggap sebagai sebuah bentuk tantangan oleh kakak kelasnya," terang Suyatmi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas kejadian ini, menurut Suyatmi, pihak sekolah tentunya akan memberikan sanksi kepada para pelaku pengeroyokan itu, namun dirinya berharap supaya persoalan ini bisa diselesaikan secara damai dan dirinya siap untuk memediasikan kedua belah pihak.

"Namun jika memang mediasi ini tidak berhasil, kami mempersilahkan saja kepada keluarga korban untuk menyelesaikan masalah ini melalui jalur hukum. Tapi alangkah baiknya jika diselesaikan di sekolah saja," harap Suyatmi. (Didi Syachwani/Ask)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai 15 Juli 2026, Tarik Tunai Tanpa Kartu di Mandiri Dikenai Biaya

Mulai 15 Juli 2026, Tarik Tunai Tanpa Kartu di Mandiri Dikenai Biaya

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mulai mengenakan biaya untuk layanan tarik tunai tanpa kartu (cardless withdrawal) melalui aplikasi Livin' by Mandiri.
KPK Tetapkan Bupati Langkat Syah Afandin Tersangka Kasus Suap Proyek

KPK Tetapkan Bupati Langkat Syah Afandin Tersangka Kasus Suap Proyek

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Langkat, Syah Afandin (SAF) sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek.
RSHS Ungkap Kondisi Terkini Yuvita Korban Penyekapan Sadis 3 Tahun di Bandung: Alhamdulillah

RSHS Ungkap Kondisi Terkini Yuvita Korban Penyekapan Sadis 3 Tahun di Bandung: Alhamdulillah

Pihak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mengabarkan bahwa kondisi kesehatan Yuvita Tri Rezeki (29) kian membaik. 
Hashim Djojohadikusumo Tegaskan Program MBG Jalan Terus dan Tidak akan Berhenti

Hashim Djojohadikusumo Tegaskan Program MBG Jalan Terus dan Tidak akan Berhenti

Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, memberikan jaminan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan bagi anak-anak serta ibu hamil akan terus dilaksanakan tanpa henti.
Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Argentina Vs Tanjung Verde

Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Argentina Vs Tanjung Verde

Argentina vs Tanjung Verde dalam lanjutan babak 32 besar Piala Dunia 2026 pada Sabtu, 4 Juli, pukul 05.00 WIB di Stadion Miami, Amerika Serikat (AS).
Belum Sempat Duduk Bareng Ruben Onsu Sudah Gugat Hak Asuh Anak, Sarwendah: Lucu Aja!

Belum Sempat Duduk Bareng Ruben Onsu Sudah Gugat Hak Asuh Anak, Sarwendah: Lucu Aja!

Rencana pertemuan damai antara Ruben Onsu dan Sarwendah terancam batal setelah gugatan hak asuh anak resmi masuk ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Trending

Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Australia Vs Mesir

Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Australia Vs Mesir

Timnas Mesir sedikit diunggulkan berkat performa konsisten di fase grup Piala Dunia 2026, akan tetapi, Australia juga berpeluang memberikan perlawanan.
Cristiano Ronaldo Ucap 'Bismillah' saat Bela Portugal Piala Dunia 2026, Kebiasaan Main di Liga Pro Saudi?

Cristiano Ronaldo Ucap 'Bismillah' saat Bela Portugal Piala Dunia 2026, Kebiasaan Main di Liga Pro Saudi?

Ronaldo menghebohkan medsos saat diduga mengucap "bismillah" dalam laga Portugal vs Kroasia. Apakah itu jadi kebiasaannya setelah bermain di Liga Pro Saudi?
Digelar 15 Juli 2026! Sarwendah Ngaku Sudah Lama Tunggu Ruben Onsu Gugat Hak Asuh Anak, Kenapa?

Digelar 15 Juli 2026! Sarwendah Ngaku Sudah Lama Tunggu Ruben Onsu Gugat Hak Asuh Anak, Kenapa?

Setelah gugatan hak asuh anak didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kubu Sarwendah justru mengaku telah lama menunggu langkah hukum tersebut.
Belum Sempat Duduk Bareng Ruben Onsu Sudah Gugat Hak Asuh Anak, Sarwendah: Lucu Aja!

Belum Sempat Duduk Bareng Ruben Onsu Sudah Gugat Hak Asuh Anak, Sarwendah: Lucu Aja!

Rencana pertemuan damai antara Ruben Onsu dan Sarwendah terancam batal setelah gugatan hak asuh anak resmi masuk ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Argentina Vs Tanjung Verde

Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Argentina Vs Tanjung Verde

Argentina vs Tanjung Verde dalam lanjutan babak 32 besar Piala Dunia 2026 pada Sabtu, 4 Juli, pukul 05.00 WIB di Stadion Miami, Amerika Serikat (AS).
RSHS Ungkap Kondisi Terkini Yuvita Korban Penyekapan Sadis 3 Tahun di Bandung: Alhamdulillah

RSHS Ungkap Kondisi Terkini Yuvita Korban Penyekapan Sadis 3 Tahun di Bandung: Alhamdulillah

Pihak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mengabarkan bahwa kondisi kesehatan Yuvita Tri Rezeki (29) kian membaik. 
Hashim Djojohadikusumo Tegaskan Program MBG Jalan Terus dan Tidak akan Berhenti

Hashim Djojohadikusumo Tegaskan Program MBG Jalan Terus dan Tidak akan Berhenti

Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, memberikan jaminan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan bagi anak-anak serta ibu hamil akan terus dilaksanakan tanpa henti.
Selengkapnya

Viral