News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik Kekeliruan Data Sirekap hingga Kecurangan Pemilu, Mahfud MD Tegas Minta Dibentuk Lembaga Independen

Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 03, Mahfud MD menanggapi kekeliruan data di Sirekap KPU terhadap Pilpres 2024
Selasa, 20 Februari 2024 - 23:06 WIB
Polemik Kekeliruan Data Sirekap hingga Kecurangan Pemilu, Mahfud MD Tegas Minta Dibentuk Lembaga Independen
Sumber :
  • Tim tvOne/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 03, Mahfud MD menanggapi kekeliruan data di Sirekap KPU terhadap Pilpres 2024.

Menurutnya, KPU bisa menggunakan lembaga independen untuk investigasi menyeluruh guna mengungkap sumber kekeliruan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menuturkan kekeliruan Sirekap bukan hanya dipermasalahkan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, melainkan juga hampir seluruh warga Indonesia.

“Bukan hanya TPN, ya, masyarakat pada umumnya di Indonesia mempersoalkan Sirekap. Bahkan, sudah ada yang mengusulkan tentang audit digital forensik untuk Sirekap itu," kata Mahfud di Kantor Mahfud Initiative, Jakarta, Selasa (20/2/2024).

Mahfud menjelaskan audit tersebut harus dilakukan lembaga independen, meski KPU menilai bisa dikerjakan secara internal.

Dia mengatakan lembaga independen bisa meminimalkan indikasi kecurangan.

“Perlu diadakan audit digital forensik terhadap Sirekap dan sistem data KPU sekalian. Saya mendengar dari KPU, sudah diaudit lembaga yang berwenang," jelasnya.

Eks Menko Polhukam itu merasa audit di KPU tidak bisa hanya dari lembaga yang berwenang.

Sebab, dia merasa pihak luar mesti dimintai kerja sama untuk mengungkap kecurangan pemilu tersebut.

"Menurut saya, bukan lembaga berwenang yang mengaudit. Karena ini soal politik dan kepercayaan publik. Harus lembaga independen, para ahli IT dari berbagai perguruan tinggi, dan itu bisa," kata dia.

Selain itu, Mahfud menyoroti pernyataan anggota KPU, Idham Holik beberapa waktu lalu yang mengatakan bahwa Sirekap siap diaudit. 

Mahfud menenkankan kejujuran pemilu itu menyangkut semua, terutama masa depan bangsa dan demokrasi.

"Nah, ayo dong, lembaga independen tapi, bukan lembaga yang berwenang," imbuhnya.

Sebelumnya, anggota KPU RI Betty Epsilom Indroos membenarkan bahwa petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) tidak dapat mengoreksi hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 yang salah terbaca oleh Sistem Rekapitulasi Informasi (Sirekap).

"Untuk perolehan suara pilpres, memang KPPS hanya dapat memberikan konfirmasi sesuai atau tidak sesuai hasil  pembacaan Sirekap," ungkap Betty pada Konferensi Pers di Gedung KPU, Jakarta, Senin (19/2/2024)

Betty mengungkapkan koreksi data yang tidak sesuai dilakukan KPU kabupaten/kota melalui mekanisme Sirekap web (https://sirekap-web.kpu.go.id), sementara sistem dapat membacanya jika terjadi ketidaksesuaian.

Dia menegaskan bahwa Sirekap adalah sebuah sistem informasi yang telah dirancang untuk memastikan kontrol, pemantauan, dan keamanan data yang terjaga.

KPU membantah klaim bahwa sistem ini bisa dimanipulasi untuk kepentingan tertentu, dan menggarisbawahi bahwa penggunaannya telah memberikan dukungan yang besar dalam hal akuntabilitas dan transparansi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sirekap dikembangkan dan dibangun sebagai sistem informasi yang dapat terkontrol, termonitor, dan terjaga. Dalam penggunaannya, sudah sangat mendukung dari sisi akuntabilitas dan transparansi," demikian pernyataan KPU RI dari keterangan pers yang diterima, Selasa (20/2/2024).

Sirekap atau Sistem Informasi Rekapitulasi adalah aplikasi yang dikembangkan KPU. Aplikasi ini berfungsi untuk mempublikasikan hasil penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).(ant/lpk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cuma Butuh 1 Poin Lolos Fase Knock Out ACL Two, Marc Klok Kenang Masa Sulit Persib Tampil di Asia

Cuma Butuh 1 Poin Lolos Fase Knock Out ACL Two, Marc Klok Kenang Masa Sulit Persib Tampil di Asia

Persib Bandung berhasil menyapu bersih putaran pertama babak penyisihan Grup E ACL Two dengan menaklukkan seluruh pesaingnya, FC Seoul, The Cong Viettel FC dan Melbourne Victory dengan kemenangan. 
Harga Emas Antam Hari Ini 4 November 2026 Turun Jadi Rp2.537.000 per Gram, Saatnya Beli

Harga Emas Antam Hari Ini 4 November 2026 Turun Jadi Rp2.537.000 per Gram, Saatnya Beli

Harga emas Antam hari ini 4 November 2026 turun menjadi Rp2.537.000 per gram. Begitu juga dengan harga beli kembali (buyback) yang ikut turun ke angka Rp2.307.000 per gram.
Pesan Bijak Habib Bahar untuk Herri Pras yang Kini Viral sampai Digeruduk OTK

Pesan Bijak Habib Bahar untuk Herri Pras yang Kini Viral sampai Digeruduk OTK

Dikenak sebagai konten kreator kontroversi, Herri Pras digeruduk sejumlah orang yang mendatangi kediamannya pada Senin, 2 November 2026. Kini kasusnya didalami.
Cara Cek Desil Penerima Bansos PKH dan BPNT, Bisa Diakses Lewat HP

Cara Cek Desil Penerima Bansos PKH dan BPNT, Bisa Diakses Lewat HP

Cara cek desil bansos 1–4 pakai NIK KTP melalui situs Kemensos. Simak arti desil, prioritas PKH-BPNT, serta apakah otomatis dapat bantuan.
Lamine Yamal Lampaui Rekor Mbappe, Jadi Pemain Remaja Tersubur dalam Sejarah Liga Champions

Lamine Yamal Lampaui Rekor Mbappe, Jadi Pemain Remaja Tersubur dalam Sejarah Liga Champions

Lamine Yamal kembali mengukir sejarah bersama Barcelona setelah berhasil melampaui rekor gol Kylian Mbappe di Liga Champions. Golnya ke gawang Aston Villa.
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL hari ini 4 November 2026 rute Jakarta International Stadium (JIS)-Jakarta Kota tersedia dalam puluhan perjalanan. Cek di sini.
Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Ada belasan perjalanan yang tersedia. Simak sebelum berangkat. Inilah jadwal KRL rute Jakarta Kota-Nambo hari ini 4 November 2026.
Shalat Dhuha Afdholnya Jam Berapa? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Shalat Dhuha Afdholnya Jam Berapa? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Shalat Dhuha afdholnya jam berapa? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang waktu terbaik shalat Dhuha, syuruq, dan batas akhirnya.
Selengkapnya

Viral