News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terjadi Kembali, Risma Ngamuk-ngamuk ke Pendamping PKH di NTT: Dosa Kalian Semua!

Mensos Tri Rismaharini murka terhadap pendamping PKH NTT. Tak hanya itu, amarahnya kembali meledak karena pendamping PKH usulkan Kemensos untuk beri motor trail
Senin, 26 Februari 2024 - 05:15 WIB
Terjadi Kembali, Risma Ngamuk-ngamuk ke Pendamping PKH di NTT: Dosa Kalian Semua!
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini ngamuk hingga murka terjadi kembali. Kali ini, pendamping PKH (Program Keluarga Harapan—penyalur bantuan Kemensos) di Desa Golo Wune, Pegunungan Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mendapatkan amukan dari menteri tersebut, pada Sabtu (25/2/2024).

"Jangan ketawa, saya ngomong serius ini. Saya enggak pernah dapat laporan dari kalian masalah-masalah seperti ini. Dosa kalian semua! Dosa kalian!" pungkas Risma.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Risma marah bukan tanpa alasan dan sebab, ia marah lantaran mengetahui dari media tentang Maria Evin, seharusnya, Risma tahu dari pendamping PKH.

Menurut Risma, Maria adalah ibu yang mengurus 3 anak seorang diri di gubuk reyot. Suami Maria pergi merantau dan tidak kembali.

Nah, dalam perbincangan dengan Risma, pendamping PKH itu awalnya mengusulkan Kemensos untuk memberikan motor trail supaya para pendamping PKH dapat menjangkau area sulit.

Di situlah Risma amarahnya meledak, karena pendamping PKH di Papua pun bisa melaksanakan tugasnya tanpa motor trail.

"Saya harus keras soalnya. Saya di Kemensos keras saya ngomong, coba tanya, dulu di Kemensos saya datang jam 7 pagi, setengah 7, gak ada yang datang. Sekarang saya datang setengah 7, banyak yang datang," pungkas Risma. 

"Saya pulang, dulu, jam 4 sore, 5 sore, sudah enggak ada orang. Sekarang penuh di kantor sampai jam 9 malam. Berubah. Karena kita tidak akan pernah selesai kalau mereka belum sejahtera. Hayo. Mana loh pertanggungjawaban kalian," sambungnya.

"Saya keras karena itu dititipkan Tuhan kepada kita, bukan hanya agama, kita dibayar untuk ngurusi mereka. Paham!? Saya keras lho, saya enggak mau foto dengan kalian. Paham ya anak-anakku semuanya!?" ujarnya kembali.

Tidak hanya itu saja, ia juga singgung soal kerja dengan hati untuk membantu orang miskin, dan banyak orang di sekitar masih hidup dengan tidak layak.

"Saya ngomong sama staf saya, 'Bu, ke Labuan Bajo, ibu rekreasi,' gila itu saya melihat orang miskin saja enggak tega, ngapain saya rekreasi? Saya enggak mau itu gunakan itu," kata Risma.

"Masih banyak saudara kita yang membutuhkan perhatian kita. Kalau mereka hidupnya lebih bagus, kita berhak untuk hidup lebih bagus, tapi kalau kalau mereka belum, kita tidak berhak, termasuk saya. Paham anak-anakku semuanya? Ayolah, ayo kerja yang ikhlas," pungkasnya.

"Saya ingat, ada anak pendamping PKH dari Yahukimo itu, itu dia untuk saya ngomong mau vidcall dengan kalian, yang terjadi dia harus jalan kaki 3 hari 2 malam jalan kaki hanya untuk dapat sinyal, dia bisa vidcall dengan saya," tambahnya.

Selain itu, Risma juga mengingatkan soal banyak orang yang lebih sengsara.

"Yang kerja gini seperti saya itu urusannya dengan Tuhan, bukan masalah duniawi. Saya habis kerja keras begini saya masih pakai alat untuk penyangga ini, sakit sekali, tapi saya pastikan enggak ada mundur. Saya mau ke sini hari ini, saya pergi ke sini meskipun risikonya saya kumat lagi tapi itu saya ambil," ujar Risma.

"Saya nangis waktu koma di Papua, saking sakitnya, tapi risiko saya ambil, pergi ke sini lagi. Jadi anak-anakku ayolah, apa yang mau kita cari di hidup ini. Kita besok mati, enggak ada yang bisa menunda mati," imbuhnya. (aag)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Kemenimipas Periksa 52 Warga Binaan

Buntut Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Kemenimipas Periksa 52 Warga Binaan

Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rudi Setiawan mengatakan, pejabat yang dinonaktifkan merupakan yang memiliki tanggung jawab dalam lapas tersebut.
3 Fakta Terbaru dari Viralnya Ombudsman Sidak Lapas Cibinong Diduga Punya "Fasilitas Mewah"

3 Fakta Terbaru dari Viralnya Ombudsman Sidak Lapas Cibinong Diduga Punya "Fasilitas Mewah"

Ombudsman melakukan sidak ke Lapas Cibinong. Hasil temuannya jadi viral dimedia sosial hingga mendapatkan respons tegas.dari Menimipas, berikut penjelasannya.
PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Penghormatan Mendiang Guruh Soekarnoputra

PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Penghormatan Mendiang Guruh Soekarnoputra

Rano Karno menyampaikan bahwa masa berkabung ini harus menjadi momentum bersama untuk terus menjaga api semangat dan kepedulian mendiang Guruh Soekarnoputra terhadap rakyat kecil.
Skandal Mesum Pegawai di Dapur MBG, Operasional SPPG Surabayan Lamongan Ditutup Total

Skandal Mesum Pegawai di Dapur MBG, Operasional SPPG Surabayan Lamongan Ditutup Total

Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Surabayan-Sukodadi, Kabupaten Lamongan, dipastikan bakal dihentikan secara permanen terhitung mulai Senin, ..
Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Doa dan Bimbingan Para Ulama untuk Personel Polri

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Doa dan Bimbingan Para Ulama untuk Personel Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo minta doa dan bimbingan para ulama bagi seluruh personel Polri yang menjalankan tugas memberikan pelayanan, perlindungan,
Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Kedua putusan tersebut menyentuh dua aspek fundamental dalam hubungan antara perusahaan asuransi dan pemegang polis

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral