News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Data Pemilih Carut Marut, KPU Tak Segan-segan Nonaktifkan 7 Anggota PPLN Kuala Lumpur

Imbas terjadinya insiden serius dari pendataan pemilih yang menyebabkan pemilu di Kuala Lumpur harus dilakukan PSU. Hal ini buat KPU nonaktifkan 7 Anggota PPLN
Senin, 26 Februari 2024 - 19:51 WIB
Data Pemilih Carut Marut, KPU Tak Segan-segan Nonaktifkan 7 Anggota PPLN Kuala Lumpur
Sumber :
  • tim tvOne - Julio

Jakarta, tvOnenews.com - Imbas terjadinya insiden serius dari pendataan pemilih yang menyebabkan pemilu di Kuala Lumpur harus dilakukan pemungutan suara ulang (PSU). Ternyata membuat KPU ambil langkah tegas hingga tak segan-segan menonaktifkan seluruh Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur, Malaysia.

“Kami sudah menonaktifkan atau memberhentikan sementara tujuh (7) anggota PPLN. Karena kan ada problem dalam tata kelola Pemilu di Kuala Lumpur,” pungkas Ketua KPU Hasyim Asyari kepada wartawan di Kantor KPU, Jakarta, Senin (26/2/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lanjutnya ia mengatakan, KPU RI lah yang akan langsung mengambil alih PSU di Kuala Lumpur dengan berkoordinasi dengan sekretariat jenderal di kantor perwakilan Kuala Lumpur. 

Nantinya, proses PSU akan dilakukan mulai dari pencocokan dan penelitian (coklit) pemilih.

"Karena ini ada prosedur-prosedur yang tidak sesuai ya sehingga perlu kita ulang supaya prosedurnya benar dan kemudian kemurnian suara dari pemilih yang ada di Kuala Lumpur bisa terjaga,” bebernya.

Sebelumnya, KPU dan Bawaslu sepakat agar pemungutan suara metode pos dinilai bermasalah serius sejak proses pencocokan dan penelitian (Coklit). 

Hal tersebut menyusul dari proses coklit yang dilakukan oleh PPLN Kuala Lumpur, Bawaslu menemukan hanya sekitar 12 persen pemilih di Kuala Lumpur yang tercoklit, padahal ada 490 ribu data yang harus dimutakhirkan. 

Akibatnya, pemilihan di Kuala Lumpur terjadi pembludakan dan banyak pemilih yang tak tersampaikan haknya.

Selain itu, Ketua KPU sampaikan, saat ini pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk mempersiapkan PSU di sana.

“Hari ini kita rapat dengan Kemenlu juga yang memberikan support atau fasilitasi bagi KPU untuk pelayanan pemilih di luar negeri," pungkasnya.

Sebelumnya dikabarkan, KPU mempertimbangkan tak akan menggunakan metode pos dan KSK (Kotak Suara Keliling) untuk pemungutan suara ulang di Kuala Lumpur, Malaysia. 

Hal tersebut menyusul atas temuan dugaan pelanggaran administratif oleh Bawaslu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di samping itu, Hasyim menyebut bahwa khusus untuk Kuala Lumpur, rekapitulasinya pun akan menyusul. 

Sebab, dalam aturan KPU, rekapitulasi PPLN paling lambat dilakukan hingga 22 Februari 2024. Bahkan, ia menegaskan, rekapitulasi di Kuala Lumpur tak akan melebihi dari rekapitulasi nasional yakni 20 Maret 2024.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kenapa Seseorang Tetap Mendapat Dosa Meski Setan Dikurung saat Bulan Ramadhan? Ternyata Begini Penjelasan Ulama

Kenapa Seseorang Tetap Mendapat Dosa Meski Setan Dikurung saat Bulan Ramadhan? Ternyata Begini Penjelasan Ulama

Di bulan Ramadhan, pahala setiap amalan dilipatgandakan, sehingga kesempatan untuk meraih keberkahan terbuka sangat luas. Mengapa seseorang tetap berbuat dosa?
Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia: Amanat Reformasi Tercederai

Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia: Amanat Reformasi Tercederai

Wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Bawah kementerian tengah menjadi sorotan publik. PB SEMMI tegas menolak keras wacana tersebut.
Saat-saat Denada Disebut Serahkan Ressa Rizky saat Usia 10 Hari, Keluarga Paman Sempat Diancam Pakai Pistol

Saat-saat Denada Disebut Serahkan Ressa Rizky saat Usia 10 Hari, Keluarga Paman Sempat Diancam Pakai Pistol

Kuasa hukum Al Ressa Rizky Rossano, Ronald Armada dan Mama Ratih cerita momen Denada Tambunan dan keluarganya menyerahkan Ressa kepada pihak keluarga pamannya.
Pesan Menyayat Hati Adik Lula Lahfah Usai Kepergian Kakak Tercintanya: Hancur Banget Hatiku

Pesan Menyayat Hati Adik Lula Lahfah Usai Kepergian Kakak Tercintanya: Hancur Banget Hatiku

Meninggalnya selebgram Lula Lahfah meninggalkan duka yang mendalam bagi orang-orang terdekatnya, tak terkecuali adik tercintanya, Shaquille Sultan Pahlevi.
Martin Ødegaard Blak-blakan Soal Biang Kerok Kekalahan Arsenal 2-3 dari MU! Kapten Arsenal Sebut Begini

Martin Ødegaard Blak-blakan Soal Biang Kerok Kekalahan Arsenal 2-3 dari MU! Kapten Arsenal Sebut Begini

Arsenal tumbang di Emirates! Ødegaard ungkap biang kekalahan. The Gunners justru gagal mengamankan poin penuh setelah kalah dramatis dengan skor 2-3 dari tim
Arsenal Tersungkur 2-3 di Tangan Manchester United, Mikel Arteta: Sejujurnya Kemenangan ini Terjadi dengan Cara yang Sangat Aneh!

Arsenal Tersungkur 2-3 di Tangan Manchester United, Mikel Arteta: Sejujurnya Kemenangan ini Terjadi dengan Cara yang Sangat Aneh!

Arsenal tampil meyakinkan sejak peluit awal dibunyikan. Tekanan tinggi dan penguasaan bola membuat Manchester United kesulitan mengembangkan permainan di babak

Trending

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Emil Audero gagal membawa poin bagi timnya, Cremonese setelah kalah dari Sassuolo, klub yang dibela Jay Idzes di Stadion Mapei, pada Minggu (25/1/2026). Lewat gol cepat, Cremonese kalah tipis 0-1 dari Sassuolo. 
Pemilik Sertifikat Tanah Lama seperti Girik, Letter C hingga Verponding Tahun 1967-1997 Diminta Segera Urus Konversi ke Sistem Pendaftaran Modern, Mulai 2 Februari 2026 Tak Berlaku

Pemilik Sertifikat Tanah Lama seperti Girik, Letter C hingga Verponding Tahun 1967-1997 Diminta Segera Urus Konversi ke Sistem Pendaftaran Modern, Mulai 2 Februari 2026 Tak Berlaku

Pemilik sertifikat tanah lama seperti girik, letter C hingga verponding tahun 1967-1997 diminta untuk segera mengurus konversi ke sistem pendaftaran modern.
Lucky Element Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Jeruk Purut

Lucky Element Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Jeruk Purut

Lucky Element akan dimakamkan hari ini, Senin 26 Januari 2026, di TPU Jeruk Purut. Rekan musisi dan penggemar bersiap mengantar peristirahatan terakhir.
Polisi Duga Reza Arab Ada di TKP Lula Lahfah Meninggal Dunia

Polisi Duga Reza Arab Ada di TKP Lula Lahfah Meninggal Dunia

Polisi menduga kekasih selebgram Lula Lahfah, Reza Arap, berada di tempat kejadian perkara (TKP) saat peristiwa kematian Lula. Dugaan tersebut didasarkan pada -
Keadaan Berbalik, Eggi Sudjana Kini Laporkan Roy Suryo dan Pengacaranya Ahmad Khozinudin ke Polisi

Keadaan Berbalik, Eggi Sudjana Kini Laporkan Roy Suryo dan Pengacaranya Ahmad Khozinudin ke Polisi

Roy Suryo dan pengacaranya, Ahmad Khozinudin dilaporkan ke polisi oleh Eggi Sudjana. Diketahui, mereka sempat terlibat dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Warga Indonesia Wajib Tahu! Pemilik Nomor HP Tak Bisa Aktif Sembarangan, Ini Peraturan Barunya

Warga Indonesia Wajib Tahu! Pemilik Nomor HP Tak Bisa Aktif Sembarangan, Ini Peraturan Barunya

Warga Indonesia wajib mengetahui soal aturan baru terkait nomor HP. Pasalnya, Pemerintah resmi menerbitkan Permenkomdigi Nomor 7 Tahun 2026 tentang Registrasi
Mabuk, 5 Prajurit TNI AL Keroyok Guru di Talaud Sulut, Panglima TNI Angkat Bicara

Mabuk, 5 Prajurit TNI AL Keroyok Guru di Talaud Sulut, Panglima TNI Angkat Bicara

Lima prajurit TNI AL melakukan pengeroyokan terhadap seorang guru di Talaud, Sulawesi Utara diduga karena mabuk. Panglima TNI Agus Subiyanto pun angkat bicara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT